
Atasi dengan Tepat, Ini 5 Penyebab Picky Eater pada Anak
Picky eater bisa terjadi karena kurangnya pengenalan makanan pada anak atau anak yang bosan dengan tekstur dan makanannya.

DAFTAR ISI
Istilah “picky eater” atau pemilih makanan sering kali identik dengan perilaku anak kecil. Namun, kenyataannya kondisi ini juga banyak dialami oleh orang dewasa. Picky eater pada orang dewasa bukan sekadar masalah “manja” terhadap makanan, melainkan kondisi kompleks yang melibatkan preferensi sensorik, faktor psikologis, hingga kebiasaan yang terbentuk sejak kecil. Bagi sebagian orang, mencoba tekstur atau rasa makanan baru bisa memicu rasa cemas atau bahkan mual yang nyata.
Kondisi ini jika dibiarkan dapat berdampak serius pada kesehatan jangka panjang. Orang dewasa yang sangat pemilih dalam makanan cenderung memiliki variasi asupan nutrisi yang sangat terbatas. Akibatnya, mereka berisiko tinggi mengalami defisiensi vitamin dan mineral penting seperti zat besi, vitamin B12, atau serat. Selain dampak fisik, masalah ini juga bisa memengaruhi kehidupan sosial, di mana seseorang merasa enggan menghadiri jamuan makan karena takut tidak ada makanan yang bisa mereka konsumsi.
Penting bagi kamu untuk memahami bahwa menjadi pemilih makanan di usia dewasa dapat ditangani, baik melalui pendekatan perilaku maupun dukungan suplemen nutrisi untuk mencegah komplikasi kesehatan. Dukungan nutrisi sangat diperlukan untuk memastikan tubuh tetap mendapatkan bahan bakar yang tepat meskipun variasi makanan yang dikonsumsi masih terbatas.
Nah, mau tahu apa saja pilihan suplemen untuk mendukung kesehatan bagi kamu yang cenderung memilih-milih makanan? Berikut ulasannya!
Rekomendasi Suplemen Picky Eater yang Ampuh
Dukungan vitamin dan mineral sangat krusial bagi orang dewasa yang memiliki keterbatasan variasi makanan. Berikut adalah beberapa rekomendasi produk kesehatan yang dapat membantu menjaga metabolisme dan memenuhi kebutuhan nutrisi harian kamu.
1. Curcuma Force 10 Tablet
Curcuma Force mengandung ekstrak temulawak (Curcuma xanthorrhiza) yang diperkaya dengan piperin. Kandungan kurkuminoid di dalamnya bekerja secara alami untuk membantu memperbaiki nafsu makan dan menjaga fungsi hati. Bagi pemilih makanan, suplemen ini membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal sehingga tubuh lebih siap menerima asupan makanan.
Manfaat spesifik dari Curcuma Force adalah membantu meningkatkan sekresi empedu dan enzim pencernaan, yang secara tidak langsung dapat merangsang keinginan untuk makan dan memperbaiki penyerapan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1 tablet, diminum 3 kali sehari.
- Diminum sesudah makan untuk hasil yang optimal.
Obat ini termasuk golongan obat bebas yang aman dikonsumsi sesuai aturan pakai.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Curcuma Force 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Sangobion 10 Kapsul
Orang dewasa yang menghindari daging merah atau sayuran hijau sering kali kekurangan zat besi. Sangobion hadir sebagai suplemen penambah darah yang mengandung Ferrous Gluconate, Manganese Sulfate, Copper Sulfate, Vitamin C, Asam Folat, dan Vitamin B12. Kombinasi ini sangat efektif untuk mencegah dan mengatasi anemia defisiensi zat besi yang sering menghantui para picky eater.
Manfaat utama Sangobion adalah membantu pembentukan sel darah merah dan hemoglobin, sehingga mencegah gejala cepat lelah, pucat, dan sulit konsentrasi akibat kurangnya nutrisi darah.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1 kapsul sehari.
- Sebaiknya dikonsumsi pada waktu makan atau sesudah makan.
Obat ini termasuk golongan obat bebas yang dapat dikonsumsi secara mandiri sesuai kebutuhan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Sangobion 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc
Tanda Kamu Mungkin Seorang Picky Eater
- Sangat sensitif terhadap tekstur makanan tertentu (misalnya lembek atau berserat).
- Memiliki daftar “makanan aman” yang sangat sedikit (kurang dari 20 jenis makanan).
- Merasa sangat cemas atau mual saat diminta mencoba makanan baru di tempat umum.
3. Enervon Active 30 Tablet
Picky eater sering kali kekurangan vitamin larut air karena jarang mengonsumsi buah-buahan dan sayuran tertentu. Enervon Active mengandung kombinasi Vitamin C (Non-Acidic), Vitamin B kompleks (B1, B2, B6, B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc. Kandungan Zinc sangat penting karena kekurangan mineral ini bisa menyebabkan perubahan pada indra perasa, yang membuat makanan terasa tidak enak.
Manfaat Enervon Active adalah menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit meskipun asupan nutrisi harian kurang bervariasi, serta membantu metabolisme energi agar kamu tetap aktif sepanjang hari.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1 tablet sehari.
- Diminum setelah makan.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan untuk menghindari dosis berlebih.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Enervon Active 30 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
4. Nature’s Plus Vitamin B-Complex 60 Tablet
Vitamin B kompleks sangat krusial bagi kesehatan saraf dan fungsi otak. Nature’s Plus Vitamin B-Complex mengandung seluruh spektrum vitamin B yang diekstrak secara alami. Bagi individu yang membatasi kelompok makanan tertentu seperti biji-bijian atau protein hewani, suplemen ini sangat membantu memenuhi kebutuhan harian.
Cara kerjanya adalah dengan mengubah makanan yang kamu konsumsi menjadi energi secara lebih efisien serta mendukung kesehatan sistem saraf pusat, yang mana bisa membantu menurunkan tingkat stres terkait kecemasan terhadap makanan.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1 tablet sehari.
- Diminum sesudah makan pagi atau siang.
Obat ini termasuk kategori suplemen kesehatan dan tersedia bebas di apotek.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Nature’s Plus Vitamin B-Complex di Toko Kesehatan Halodoc
Mengapa Orang Dewasa Bisa Menjadi Picky Eater?
Memahami akar permasalahan sangat penting agar kamu tidak terus-menerus menyalahkan diri sendiri. Berikut adalah beberapa faktor utama yang mendasarinya:
1. Sensory Processing Disorder (SPD)
Beberapa orang dewasa memiliki sistem saraf yang memproses rangsangan sensorik secara berbeda. Mereka mungkin merasa rasa pahit pada sayuran jauh lebih intens daripada orang lain, atau merasa tekstur tertentu terasa seperti benda asing di dalam mulut. Hal ini membuat pengalaman makan menjadi sesuatu yang tidak menyenangkan.
2. Trauma Masa Kecil Terkait Makanan
Pengalaman buruk, seperti tersedak, dipaksa makan hingga muntah, atau keracunan makanan di masa kecil dapat meninggalkan memori bawah sadar. Otak kemudian memberikan sinyal bahaya terhadap makanan yang dianggap mirip dengan pemicu trauma tersebut.
3. Avoidant/Restrictive Food Intake Disorder (ARFID)
Dalam skala yang lebih ekstrem, picky eating bisa masuk ke kategori gangguan makan medis yang disebut ARFID. Orang dengan ARFID tidak peduli pada bentuk tubuh atau berat badan (seperti pada anoreksia), tetapi mereka benar-benar memiliki ketakutan atau ketidaktertarikan pada makanan tertentu yang menyebabkan penurunan berat badan drastis atau kekurangan gizi kronis.
Studi Mengenai Picky Eater pada Orang Dewasa
International Journal of Environmental Research and Public Health menerbitkan studi di tahun 2021 yang menjelaskan bahwa picky eating pada orang dewasa secara signifikan berkorelasi dengan tingkat kecemasan yang lebih tinggi dan variasi mikrobiota usus yang lebih rendah. Temuan ini menekankan pentingnya intervensi nutrisi dini.
Studi tersebut juga menyoroti bahwa pemberian suplemen vitamin B kompleks dan zinc terbukti dapat membantu memperbaiki sensitivitas reseptor perasa pada beberapa subjek. Hal ini memberikan harapan bahwa dukungan farmakologis dapat menjadi jembatan menuju pola makan yang lebih sehat.
Jika kondisi picky eater yang kamu alami mulai mengganggu kualitas hidup atau menyebabkan masalah kesehatan seperti anemia dan kelelahan kronis, segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.
Kamu juga bisa mendapatkan berbagai jenis vitamin dan suplemen untuk memenuhi kebutuhan nutrisimu dengan cara beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan diantar langsung ke rumah.
Punya Keluhan Sulit Makan atau Kurang Nafsu Makan? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu sering merasa sulit mencoba makanan baru atau nafsu makan menurun? Tidak perlu khawatir! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!
HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Adult Picky Eating: When to Worry.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Understanding ARFID in Adults.
Healthline. Diakses pada 2026. Strategies for Picky Eaters to Expand Their Palate.
National Eating Disorders Association (NEDA). Diakses pada 2026. Avoidant Restrictive Food Intake Disorder (ARFID).
NCBI – International Journal of Environmental Research and Public Health. Diakses pada 2026. The Impact of Picky Eating on Adult Health.
FAQ
1. Apakah picky eater dewasa bisa sembuh?
Bisa. Dengan bantuan terapi perilaku seperti CBT (Cognitive Behavioral Therapy) dan paparan makanan secara bertahap (food chaining), orang dewasa dapat memperluas jenis makanan yang bisa mereka konsumsi.
2. Apa perbedaan picky eater biasa dengan ARFID?
Picky eater biasa masih bisa makan dalam jumlah cukup meskipun pilihannya sedikit, sedangkan ARFID mengakibatkan kegagalan memenuhi kebutuhan nutrisi atau energi yang menyebabkan gangguan kesehatan serius.
3. Apakah kekurangan zinc memengaruhi nafsu makan?
Ya, zinc berperan dalam fungsi reseptor perasa dan penciuman. Kekurangan zinc dapat membuat makanan terasa hambar atau aneh, yang memperparah perilaku pemilih makanan.
4. Haruskah saya minum multivitamin setiap hari jika saya pemilih makanan?
Sangat disarankan untuk mencegah defisiensi nutrisi tersembunyi. Namun, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan jenis vitamin yang paling sesuai dengan pola makanmu.


