
Benarkah Dehidrasi Jadi Penyebab Vertigo saat Puasa? Ini Faktanya
Dehidrasi memang bisa memicu atau memperparah gejala vertigo saat puasa.

DAFTAR ISI
- Apa Itu Vertigo dan Mengapa Terasa Berputar?
- Hubungan Dehidrasi dan Munculnya Gejala Vertigo
- Mengapa Vertigo Lebih Rentan Menyerang Saat Puasa?
- Tanda Vertigo Akibat Dehidrasi yang Perlu Diwaspadai
- Siapa yang Lebih Berisiko Mengalami Vertigo Saat Puasa?
- Cara Mengatasi dan Mencegah Vertigo Selama Berpuasa
Saat berpuasa, terutama di siang hari yang terik, tidak sedikit orang mengeluhkan kepala terasa ringan, pusing, bahkan sensasi berputar seperti mau jatuh. Kondisi ini sering membuat khawatir dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Banyak yang bertanya-tanya, apakah benar dehidrasi jadi penyebab vertigo saat puasa? Mengingat selama berjam-jam tubuh tidak mendapat asupan cairan, wajar jika muncul dugaan adanya gangguan keseimbangan.
Dehidrasi memang bisa memicu atau memperparah gejala vertigo saat puasa. Namun, mekanismenya tidak sesederhana hanya karena kurang minum. Berikut penjelasan lengkapnya.
Apa Itu Vertigo dan Mengapa Terasa Berputar?
Vertigo adalah sensasi seolah-olah diri sendiri atau lingkungan sekitar bergerak atau berputar, padahal sebenarnya tidak. Kondisi ini berbeda dengan pusing biasa.
Vertigo biasanya berkaitan dengan gangguan pada:
- Telinga bagian dalam (sistem vestibular)
- Saraf keseimbangan
- Otak yang mengatur orientasi tubuh
Ketika sistem ini terganggu, otak menerima sinyal yang tidak selaras antara mata, telinga, dan posisi tubuh. Akibatnya, muncul sensasi berputar, kehilangan keseimbangan, bahkan mual dan muntah.
Saat puasa, kondisi tubuh yang berubah bisa membuat sistem keseimbangan lebih sensitif, terutama jika ada faktor pemicu seperti dehidrasi.
Hubungan Dehidrasi dan Munculnya Gejala Vertigo
Dehidrasi terjadi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang masuk. Saat ini terjadi, volume darah dalam tubuh ikut menurun.
Penurunan volume darah dapat menyebabkan aliran oksigen dan nutrisi ke otak berkurang. Selain itu, telinga bagian dalam yang berperan sebagai pusat keseimbangan tubuh juga sangat bergantung pada keseimbangan cairan.
Jika keseimbangan ini terganggu, sinyal yang dikirim ke otak bisa menjadi tidak stabil. Inilah alasan mengapa dehidrasi jadi penyebab vertigo saat puasa, terutama jika:
- Tubuh banyak kehilangan cairan akibat keringat
- Cuaca panas dan lembap
- Aktivitas fisik cukup berat
- Asupan cairan saat sahur dan berbuka tidak mencukupi
Akibatnya, seseorang bisa merasakan sensasi pusing berputar atau kehilangan keseimbangan secara tiba-tiba.
Ketahui lebih lanjut Penyebab Vertigo Melonjak di Bulan Puasa dan Cara Mengatasinya
Mengapa Vertigo Lebih Rentan Menyerang Saat Puasa?
Selain kurang cairan, ada beberapa faktor lain yang membuat vertigo lebih mudah muncul selama puasa.
1. Penurunan Tekanan Darah (Hipotensi)
Kurangnya cairan dalam tubuh dapat menyebabkan tekanan darah menurun. Saat tekanan darah turun terlalu rendah, suplai darah ke otak menjadi tidak optimal.
Kondisi ini bisa menimbulkan pusing saat berdiri mendadak (hipotensi ortostatik), kepala terasa ringan, hingga sensasi berputar yang menyerupai vertigo.
2. Perubahan Pola Tidur
Selama bulan puasa, pola tidur sering berubah karena harus bangun lebih awal untuk sahur dan mungkin tidur lebih larut.
Kurang tidur dapat mengganggu fungsi sistem saraf dan memperburuk gangguan keseimbangan, terutama pada orang yang memang memiliki riwayat vertigo sebelumnya.
3. Melewatkan Sahur
Tidak sahur meningkatkan risiko hipoglikemia atau gula darah rendah. Gejalanya meliputi:
- Lemas
- Pusing
- Keringat dingin
- Jantung berdebar
Gejala ini sering disalahartikan sebagai vertigo, padahal penyebab utamanya adalah kadar gula darah yang menurun drastis.
Di episode Halodoc Talks pertama ini, kamu bisa liat penjelasan terkait bagaimana tubuh beradaptasi selama Ramadan dan tantangan kesehatan yang paling sering muncul, seperti maag, vertigo, dan gangguan pencernaan.
Berangkat dari data Halodoc dari tahun ke tahun, Fibriyani Elastria (Chief Marketing Officer Halodoc) dan dr. Irwan Heriyanto, MARS (Board of Medical Excellence Halodoc) mengulas mengapa persiapan kesehatan sejak awal menjadi kunci agar puasa berjalan lebih lancar dan nyaman.
Ingin insight lebih lengkap seputar kesiapan dan tantangan kesehatan selama Ramadan hingga Idulfitri?
Baca selengkapnya di Indonesia Health Insights Report Q1 2026
Tanda Vertigo Akibat Dehidrasi yang Perlu Diwaspadai
Berikut beberapa gejala yang dapat muncul ketika dehidrasi memicu gangguan keseimbangan:
- Sensasi pusing berputar (ruangan terasa bergerak)
- Mual atau muntah
- Keringat dingin
- Tubuh terasa lemas
- Rasa melayang atau hampir pingsan (lightheadedness)
- Mulut kering dan jarang buang air kecil
Jika gejala membaik setelah minum dan beristirahat, kemungkinan besar dehidrasi memang menjadi pemicunya.
Siapa yang Lebih Berisiko Mengalami Vertigo Saat Puasa?
Beberapa kelompok orang lebih rentan mengalami vertigo selama puasa, antara lain:
- Orang dengan riwayat vertigo berulang
- Penderita tekanan darah rendah
- Penderita anemia
- Lansia
- Orang dengan gangguan telinga bagian dalam
Jika termasuk dalam kelompok ini, penting untuk lebih memperhatikan kecukupan cairan dan pola makan selama puasa.
Ingin badan lebih sehat saat berpuasa? Catat, Ini Pola Hidup Sehat untuk Pengidap Hipertensi di Bulan Puasa
Cara Mengatasi dan Mencegah Vertigo Selama Berpuasa
Agar puasa tetap lancar dan nyaman, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:
- Terapkan rumus minum 2-4-2: 2 gelas saat berbuka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas saat sahur.
- Batasi konsumsi garam berlebihan: Hal ini bisa meningkatkan rasa haus.
- Hindari kafein berlebihan: Minuman yang bersifat diuretik dapat memicu kehilangan cairan.
- Pilih makanan bergizi saat sahur: Pilih terutama yang mengandung protein dan serat agar energi lebih stabil.
- Bangun secara perlahan: Bangun dari posisi duduk atau berbaring untuk mencegah penurunan tekanan darah mendadak.
- Segera duduk atau berbaring: Saat serangan muncul istirahat di tempat yang tenang hingga gejala mereda.
Dengan menjaga keseimbangan cairan dan pola hidup yang baik, risiko vertigo saat puasa bisa diminimalkan.
Dehidrasi bisa menjadi penyebab vertigo saat puasa karena kurangnya cairan dapat menurunkan volume darah dan mengganggu keseimbangan tubuh. Namun, faktor lain seperti tekanan darah rendah, kurang tidur, dan hipoglikemia juga dapat berperan.
Jika gejala vertigo tetap muncul meski kebutuhan cairan sudah tercukupi atau terasa semakin berat, sebaiknya jangan diabaikan karena bisa menjadi tanda gangguan kesehatan lain yang memerlukan penanganan medis.
Jika kamu sering mengalami pusing berputar yang tak kunjung reda saat puasa, jangan ragu hubungi dokter di Halodoc untuk penanganan yang tepat.
Mereka bisa memberikan informasi dan saran perawatan yang tepat sekaligus meresepkan obat.
Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun.
Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter tepercaya:



