
Berbagai Obat Medis untuk Bantu Meredakan Vertigo
Cara ampuh untuk mengatasi vertigo adalah dengan mengonsumsi obat yang tepat. Beberapa contoh obatnya adalah Flunarizine, Dramamine, Dimenhydrinate, hingga Betahistine yang bisa kamu beli di Halodoc.

DAFTAR ISI
Apa Penyebab Orang Terkena Vertigo?
Rekomendasi Obat untuk Atasi Vertigo
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Vertigo adalah pusing atau sakit kepala yang muncul dengan sensasi berputar. Gangguan ini tentu menghambat aktivitas karena membuat kamu sulit berdiri tegak. Untungnya ada beberapa jenis obat vertigo yang bisa kamu konsumsi untuk meredakan gejalanya.
Seseorang yang mengidap vertigo sebaiknya duduk atau berbaring sampai gejalanya mereda. Pasalnya, beraktivitas justru bisa membahayakan pengidap vertigo.
Nah, untuk meredakannya, simak beberapa jenis obat vertigo berikut ini!
Apa Penyebab Orang Terkena Vertigo?
Vertigo bukan sekadar pusing biasa, melainkan sensasi di mana kamu merasa diri sendiri atau sekeliling seolah-olah berputar secara mendadak.
Kondisi ini umumnya berakar pada gangguan sistem keseimbangan di telinga bagian dalam atau masalah pada sistem saraf pusat.
Berikut adalah beberapa penyebab utama vertigo yang paling sering terjadi:
1. Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV)
Ini adalah penyebab vertigo yang paling umum. BPPV terjadi akibat adanya kristal kalsium kecil yang terlepas dan masuk ke dalam saluran telinga dalam.
Hal ini memicu sensasi berputar singkat saat kamu mengubah posisi kepala secara mendadak, seperti saat bangun tidur atau menoleh.
2. Penyakit Meniere
Gangguan ini disebabkan oleh penumpukan cairan yang tidak normal di telinga bagian dalam.
Gejalanya biasanya meliputi vertigo yang berlangsung selama beberapa jam, telinga berdenging (tinnitus), hingga penurunan pendengaran.
3. Labirintitis dan Vestibular Neuronitis
Keduanya merupakan peradangan pada bagian telinga dalam atau saraf vestibular (saraf pengatur keseimbangan) yang biasanya dipicu oleh infeksi virus, seperti flu atau pilek.
Peradangan ini mengganggu pengiriman sinyal keseimbangan dari telinga ke otak.
4. Migrain Vestibular
Beberapa orang yang menderita migrain dapat mengalami vertigo bahkan tanpa disertai rasa sakit kepala yang hebat.
Sensasi pusing berputar ini terjadi akibat sensitivitas sistem saraf terhadap pemicu migrain.
5. Masalah pada Sistem Saraf Pusat
Dalam kasus yang lebih jarang, vertigo bisa menjadi gejala dari masalah yang lebih serius di otak, seperti:
Obat Vertigo yang Bisa Dicoba
Berikut jenis obat-obatan medis yang bisa mengatasi vertigo:
1. Benzodiazepin
Salah satu obat vertigo yang umumnya dokter resepkan adalah benzodiazepin. Penyebab utama vertigo disebabkan karena ketidakcocokan sensorik dari respons vestibular. Hal ini kemudian menyebabkan perasaan pusing seolah berputar.
Nah, benzodiazepin ini bekerja dengan menekan respons vestibular di sistem saraf pusat. Penggunaan obat ini perlu disertai resep dokter untuk menghindari risiko kecanduan, gangguan memori, dan efek samping negatif lainnya.
2. Betahistine
Obat vertigo selanjutnya adalah betahistine yang masuk dalam kategori analog histamin. Cara kerjanya dengan meningkatkan suplai darah ke telinga bagian dalam sehingga mengurangi sensasi berputar.
Meski begitu, obat ini tidak dianjurkan untuk pengidap asma bronkial dan tukak lambung karena bisa memperburuk kondisi tersebut.
3. Dimenhydrinate
Dimenhydrinate adalah obat vertigo yang masuk kategori antihistamin. Obat-obatan ini bisa kamu dapatkan tanpa resep dokter. Obat ini bekerja dengan mengontrol mual dan muntah yang berhubungan dengan vertigo.
Meski bisa kamu dapatkan tanpa resep dokter, kamu tetap wajib menggunakannya sesuai aturan yang tertera pada label kemasan. Ada pun efek samping yang perlu kamu perhatikan yaitu mulut kering dan mengantuk. Maka dari itu, hindari mengemudi setelah mengonsumsi obat ini.
4. Meclizine
Selain dimenhydrinate, meclizine adalah antihistamin yang bisa kamu jadikan obat vertigo fase akut. Meclizine juga menjadi satu-satunya obat yang bisa ibu hamil maupun ibu menyusui konsumsi.
Sebenarnya, obat ini sering menjadi obat untuk mabuk perjalanan dan mabuk laut. Namun, efeknya juga lumayan efektif untuk mengatasi vertigo. Efek samping yang perlu kamu waspadai, yaitu mulut kering dan kantuk.
5. Flunarizine
Flunarizine merupakan golongan obat calcium chanel blocker yang bisa membantu mengatasi vertigo. Nah, cara kerja obat vertigo ini yaitu dengan memblokir histamin dan mengatur keseimbangan di telinga bagian dalam.
Hindari mengemudi setelah mengonsumsi obat ini. Pasalnya, flunarizine bisa menyebabkan kantuk. Waktu yang paling tepat untuk mengonsumsinya adalah sebelum tidur.
Fakta Penting Terkait Flunarizine
1. Memiliki efek unik yaitu meningkatkan nafsu makan.
2. Memiliki efek sedatif ringan, sehingga sering menyebabkan rasa kantuk dan lemas di awal pemakaian.
3. Memiliki dua manfaat sekaligus, yaitu pencegah migrain dan obat vertigo berulang.
Sebelum menggunakan berbagai obat-obatan untuk mengatasi vertigo, kamu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis saraf untuk mendapatkan rekomendasi obat yang tepat sesuai kondisi mu.
Rekomendasi Obat untuk Atasi Vertigo
Ada beberapa obat vertigo yang bisa kamu temukan di apotek untuk membantu mengatasi gejala penyakit tersebut, antara lain:
1. Flunarizine 5 mg 10 Tablet

Obat yang satu ini memiliki sederet kegunaan untuk membantu mengatasi berbagai kondisi nyeri kepala. Mulai dari gangguan vestibular (telinga bagian dalam dan otak) karena adanya keluhan masalah peredaran darah seperti vertigo, pusing, tinitus, sulit berkonsentrasi, dan gangguan daya ingat.
Tak hanya itu, kondisi seperti kejang saat berjalan dan berbaring, kesemutan, dan telapak kaki dingin juga bisa diatasi obat ini.
Untuk penggunaannya, Flunarizine 5 mg 10 Tablet dianjurkan diminum sebelum atau sesudah makan dengan dosis 5-10 m/hari.
Nomor registrasi: GKL0402336610A1
Harga mulai dari: Rp27.200 per strip.
Dapatkan Flunarizine 5 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc.
Apakah obat Flunarizine boleh diberikan pada kasus vertigo anak? Jangan bingung, kamu bisa coba tanya HILDA!
HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
2. Betahistine 6 mg 10 Tablet

Obat vertigo ini memiliki kandungan betahistine mesylate dapat mengurangi tekanan di telinga bagian dalam.
Dengan kegunaannya ini, Betahistine 6 mg 10 Tablet dapat mengobati vertigo, tinitus, serta gangguan-gangguan lain yang berkaitan dengan penyakit meniere (gangguan telinga bagian dalam).
Obat ini dianjurkan diminum sebanyak 6 sampai 12 mg sebanyak 3 kali sehari saat makan.
Nomor registrasi: GKL2043006710A1
Harga mulai dari: Rp10.600 per strip.
Dapatkan Betahistine 6 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc.
3. Dramamine 50 mg 10 Tablet

Rekomendasi yang pertama adalah Dramamine 50 mg 10 Tablet. Obat vertigo ini memiliki kandungan dimenhydrinate, yang merupakan antihistamin untuk meredakan dan mencegah gejala karena mabuk perjalanan. Seperti mual, muntah, dan pusing.
Cara kerja dimenhydrinate sendiri adalah dengan menghambat simulasi saraf tertentu di bagian dalam otak dan telinga sehingga dapat menekan mual, muntah, pusing, dan vertigo.
Obat ini dapat diminum sebelum atau sesudah makan. Berikut dosis pemakaiannya:
- Dewasa: 3 sampai 4 kali sehari sebanyak 1-2 tablet.
- Anak di atas 12 tahun: 2 sampai 3 kali sehari sebanyak 1 tablet.
- Anak usia 8-12 tahun: 2 sampai 3 kali sehari sebanyak ½-1 tablet.
- Anak 6-8 tahun: 2 sampai 3 kali sehari sebanyak 0.25-0.5 tablet
Untuk mencegah mabuk perjalanan, kamu dapat meminum Dramamine 50 mg 10 Tablet 30 menit sebelum bepergian.
Nomor sertifikat halal: ID00410000132970521
Harga mulai dari: Rp25.300 per strip.
Dapatkan Dramamine 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc.
Mau tahu rekomendasi lainnya? Baca di artikel ini: Ini 7 Rekomendasi Obat Vertigo yang Ampuh dan Mudah Ditemukan.
Itulah obat-obatan yang baik untuk dikonsumsi pengidap asam lambung. Temukan juga obat vertigo atau suplemen lain yang direkomendasikan dokter hanya di Toko Kesehatan Halodoc.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.


