Advertisement

Biduran: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati!

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Erlian Dimas SpDVE   18 Juni 2025

Biduran adalah masalah kulit yang umum terjadi dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor.

Biduran: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati!Biduran: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati!

Daftar Isi:

  1. Gejala Biduran
  2. Penyebab Biduran
  3. Biduran Akibat Infeksi
  4. Pengobatan Biduran
  5. Obat Biduran di Halodoc
  6. Perawatan Mandiri di Rumah
  7. Kesimpulan
  8. Pertanyaan Seputar Biduran

Biduran atau dikenal juga dengan istilah urtikaria, adalah reaksi kulit yang menimbulkan bentol (wheals) yang terasa gatal. Bentol ini bisa berukuran kecil hingga besar, dan dapat muncul di bagian tubuh mana saja. Biduran bisa berlangsung singkat (akut) atau dalam jangka waktu yang lebih lama (kronis).

Yuk, mari kenali lebih jauh tentang biduran, termasuk penyebab dan cara mengatasinya!

Gejala Biduran

Gejala utama biduran adalah munculnya bentol atau bilur pada kulit. Berikut adalah gejala lain yang mungkin menyertai biduran:

  • Gatal pada kulit yang terkena.
  • Bentol berwarna merah atau sewarna kulit.
  • Bentol dapat berubah ukuran dan bentuk, serta berpindah-pindah.
  • Pembengkakan pada bibir, kelopak mata, atau tenggorokan (angioedema).

Gejala biduran dapat bervariasi pada setiap orang. Beberapa orang mungkin hanya mengalami gatal ringan, sementara yang lain mengalami gatal parah yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Mau tahu obat biduran yang ampuh? Baca di sini: Ini 7 Rekomendasi Obat Biduran yang Ampuh Redakan Gatal pada Kulit

Penyebab Biduran

Biduran dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain:

  • Alergi makanan: Makanan seperti kacang-kacangan, telur, susu, dan makanan laut adalah penyebab umum biduran.
  • Alergi obat: Antibiotik, aspirin, dan ibuprofen dapat memicu biduran pada beberapa orang.
  • Gigitan serangga: Sengatan atau gigitan serangga dapat menyebabkan reaksi alergi berupa biduran.
  • Infeksi: Infeksi virus, bakteri, atau jamur dapat memicu munculnya biduran.
  • Faktor fisik: Paparan suhu ekstrem, tekanan, atau gesekan pada kulit dapat menyebabkan biduran.
  • Zat aditif: Bahan tambahan pada makanan seperti pengawet atau pewarna makanan.
  • Lateks: Reaksi alergi terhadap lateks juga bisa memicu biduran.

Biduran Akibat Infeksi

Infeksi virus, bakteri, dan jamur dapat memicu sistem imun tubuh untuk melepaskan histamin. Histamin inilah yang kemudian menyebabkan munculnya gejala biduran. Beberapa jenis infeksi yang sering dikaitkan dengan biduran meliputi:

  • Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).
  • Sinusitis.
  • Infeksi saluran kemih (ISK).
  • Hepatitis.
  • Infeksi jamur.

Pengobatan Biduran

Pengobatan biduran bertujuan untuk meredakan gejala dan mengatasi penyebabnya. Beberapa pilihan pengobatan biduran meliputi:

  • Antihistamin: Obat ini membantu mengurangi gatal dan bentol pada kulit. Antihistamin tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, sirup, atau krim. Ini daftar obat histamin yang bisa kamu gunakan: 5 Daftar Obat yang Mengandung Antihistamin untuk Pereda Alergi
  • Kortikosteroid: Obat ini dapat digunakan untuk mengurangi peradangan pada kasus biduran yang parah. Kortikosteroid tersedia dalam bentuk tablet, krim, atau suntikan.
  • Epinephrine (Adrenalin): Pada kasus angioedema (pembengkakan) yang mengancam jiwa, dokter mungkin akan memberikan suntikan epinefrin.

Rekomendasi Obat Biduran di Halodoc

Berikut beberapa obat-obatan yang bisa kamu gunakan untuk mengatasi biduran:

  • Cetirizine 10 mg 10 Tablet. Antihistamin yang diindikasikan untuk mengobati rinitis menahun, rinitis alergi seasonal, konjungtivitis, pruritus, dan urtikaria atau biduran. 
  • Lerzin 10 mg 10 Kapsul.  Obat anithistamin yang dapat digunakan untuk mengobati biduran. 
  • Incidal-OD 4 Kapsul. Diindikasikan untuk rinitis menahun, rinitis alergi seasonal, konjungtivitis, pruritus, dan urtikaria atau biduran. 
  • Alloris 10 mg 10 Tablet. Mengandung loratadine dalam bentuk tablet yang bekerja sebagai antihistamin untuk mengatasi biduran. 
  • Loratadine 10 mg 10 Tablet. Merupakan turunan piperidin, yakni antihistamin yang diindikasikan untuk mengatasi biduran atau urtikaria. 
  • Claritin 10 mg 5 Tablet. Dapat digunakan untuk mengobati biduran maupun kondisi gejala alergi lain seperti hay fever dan urtikaria. 

Perawatan Mandiri di Rumah

Selain pengobatan dari dokter, ada beberapa perawatan mandiri yang dapat dilakukan di rumah untuk meredakan gejala biduran, antara lain:

  • Kompres dingin area kulit yang gatal.
  • Mandi dengan air dingin atau suam-suam kuku.
  • Gunakan sabun yang lembut dan tidak mengandung pewangi.
  • Hindari menggaruk kulit yang gatal.
  • Kenakan pakaian yang longgar dan berbahan katun.

Kesimpulan

Biduran adalah masalah kulit yang umum terjadi dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Penting untuk mengidentifikasi penyebab biduran dan cara menghindarinya.

Jika mengalami gejala biduran, segera konsultasikan pada dokter spesialis kulit di Halodoc! Dokter dapat membantu memberikan saran dan pengobatan yang paling sesuai untuk kondisimu.

Dapatkan juga obat atau produk kesehatan lainnya yang kamu butuhkan di Toko Kesehatan Halodoc. Produknya 100% asli (original) dan tepercaya. Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Diseases and Conditions. Hives and Angioedema.
NHS UK. Diakses pada 2025. Health A-Z. Hives.
WebMD. Diakses pada 2025. What Are Hives and Angioedema?

Pertanyaan Seputar Biduran

1. Apakah biduran menular?

Tidak, biduran tidak menular. Biduran adalah reaksi alergi atau reaksi tubuh terhadap suatu zat, bukan penyakit menular.

2. Berapa lama biduran berlangsung?

Biduran akut biasanya berlangsung kurang dari 6 minggu, sedangkan biduran kronis berlangsung lebih dari 6 minggu.

3. Apakah biduran bisa dicegah?

Beberapa jenis biduran dapat dicegah dengan menghindari pemicunya. Namun, tidak semua jenis biduran dapat dicegah.