• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Demam pada Anak Bisa Jadi Tanda Tumbuh Gigi

Demam pada Anak Bisa Jadi Tanda Tumbuh Gigi

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta - Ketika gigi mulai tumbuh, biasanya antara usia 4 hingga 7 bulan, tanda-tandanya tidak akan sulit dikenali. Mulut mengeluarkan air liur, tubuh menghangat, hingga kurangnya nafsu makan menjadi gejala khas ketika sang buah hati mengalami tumbuh gigi. Namun, bagaimana jika bayi mengalami demam? Apakah itu adalah tanda lain dari tumbuh gigi? Atau mungkinkah ia terserang penyakit tertentu? 

Demam Ringan pada Anak, Salah Satu Gejala Tumbuh Gigi

Sebenarnya, demam memang bisa menjadi salah satu ciri khas bahwa sang buah hati sedang tumbuh gigi. Namun, kenaikan suhu tubuh anak terbilang tidak signifikan. Jika anak mengalami demam tinggi, maka kondisi bukan pertanda tumbuh gigi, melainkan ia sedang terserang penyakit tertentu. 

Mengutip dari WebMD, setiap bayi memiliki tanda yang berbeda ketika menghadapi fase tumbuh gigi. Ada bayi yang tidak menunjukkan gejala tertentu, misalnya rewel ketika tumbuh gigi, sementara ada pula yang bahkan menangis dalam waktu yang terbilang lama ketika menghadapi fase ini. 

Baca juga: Begini Pertolongan Pertama saat Anak Demam

Nah, mungkin, bayi ibu sedang mengalami tumbuh gigi apabila mengalami gejala, seperti:

  • Banyak mengeluarkan air liur;

  • Menjadi rewel dan cerewet;

  • Menangis lebih sering dari biasanya;

  • Ingin mengunyah sesuatu.

Mengetahui Beda Tumbuh Gigi dan Masalah Lainnya

Orangtua pasti tahu tumbuh gigi dapat membuat sang buah hati rewel dan mudah menangis. Namun, kenaikan suhu tubuh yang signifikan dan tinggi bisa menjadi tanda infeksi dan bukannya tumbuh gigi. Inilah yang perlu menjadi perhatian para orangtua. 

Apabila bayi mengalami demam tinggi, lekas marah yang berlebihan, kurangnya nafsu makan, frekuensi tidur meningkat, atau gejala lain seperti muntah, batuk, dan ruam, sangat kecil kemungkinannya bahwa ia sedang mengalami tumbuh gigi. Ini artinya, ibu harus segera membawanya ke dokter spesialis anak untuk mendapatkan pengobatan. 

Baca juga: Kenapa Demam pada Anak Bisa Sebabkan Kelumpuhan?

Cara agar lebih mudah dan anak segera mendapatkan penanganan medis, gunakan aplikasi Halodoc. Kini ibu bisa menggunakan aplikasi untuk chat dengan dokter atau membeli obat. Selain itu, ibu bisa menggunakan aplikasi untuk membuat janji dengan dokter di rumah sakit terdekat. Jadi, tidak perlu lagi khawatir mengantre kalau mau berobat. 

Menangani Demam pada Bayi di Rumah

Jika bayi ibu mengalami demam bukan karena tumbuh gigi, jangan panik. Lakukan beberapa tindakan penanganan sederhana berikut ini di rumah:

  • Berikan anak banyak asupan cairan, karena demam tinggi bisa memicu dehidrasi. Biasanya, pemberian ASI dan air putih saja bisa membantu meringankan demam. 

  • Pastikan ia tidur dengan nyenyak, karena setiap orang pasti membutuhkan istirahat cukup ketika sedang sakit, terlebih bayi yang sedang demam.

  • Pastikan bayi mengenakan pakaian yang nyaman, sehingga tubuhnya tidak terlalu banyak mengeluarkan keringat dan tidurnya pun menjadi lebih nyenyak. Ibu bisa mencoba meletakkan waslap dingin di dahinya untuk membantu mengurangi tingginya demam. 

Baca juga: Tahap Kemampuan Menggenggam pada Bayi Berdasarkan Usianya

Ternyata, demam memang bisa menjadi tanda anak sedang tumbuh gigi, tetapi tidak ketika suhu tubuh anak meningkat dengan drastis. Jadi, ibu bisa mulai mengenali tanda tumbuh gigi pada anak dan demam karena penyakit lebih dini, kan? 



Referensi: 
WebMD. Diakses pada 2020. Can Teething Cause a Fever?
Healthline Parenthood. Diakses pada 2020. Can Teething Cause Fever in Babies?
Parents. Diakses pada 2020. The Best baby Teething Advice from Experts.