Benarkah Tumbuh Gigi Sebabkan Anak Demam?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
benarkah-tumbuh-gigi-sebabkan-anak-demam-halodoc

Halodoc, Jakarta – Demam yang terjadi pada anak sering dikaitkan dengan proses tumbuh kembang yang terjadi, termasuk pertumbuhan gigi. Memang, masih banyak orangtua yang percaya bahwa naiknya suhu tubuh anak yang menyebabkan demam merupakan hal yang wajar terjadi sebagai tanda tumbuh gigi. Tapi hati-hati, hal itu ternyata mitos belaka, lho! 

Pada dasarnya, tumbuh gigi pada bayi atau anak bisa menjadi hal yang menyakitkan dan mengganggu. Kondisi ini ditandai dengan gejala, seperti sering menggigit benda yang ada di sekitarnya, mengeluarkan air liur lebih banyak, rewel, sering menangis, sulit tidur dengan nyenyak, serta sulit atau tidak mau makan. Tumbuh gigi pada bayi dan anak sama sekali tidak akan menyebabkan demam atau gejala lain yang sering dikaitkan, misalnya diare.  

Gigi bayi sebenarnya sudah mulai terbentuk dan berkembang dalam gusi, bahkan sejak bayi masih berada di kandungan. Hal itu membuat bakal gigi sudah dapat muncul saat bayi berusia tiga bulan. Biasanya, gigi bayi yang pertama akan tumbuh adalah dua gigi bawah paling depan yang kemudian diikuti dua gigi atas paling depan. Setelahnya, gigi bayi akan terus tumbuh dan lengkap seluruhnya pada usia tiga tahun. 

Baca juga: Kenali 7 Tanda Anak Tumbuh Gigi

Lalu, Kenapa Bayi Demam saat Tumbuh Gigi?

Tidak ada bukti medis yang menyebut bahwa bayi yang tumbuh gigi pasti akan mengalami demam. Artinya, demam pada bayi bisa jadi terjadi, karena hal lain termasuk serangan virus dan bakteri, yaitu penyebab paling sering anak mengalami demam. Demam pada anak yang terjadi, karena virus biasanya muncul saat sistem kekebalan tubuh Si Kecil sedang berusaha melawan virus penyebab penyakit. Seperti virus pilek, flu, ataupun jenis penyakit lainnya. 

Demam yang muncul karena infeksi virus biasanya akan mereda dengan sendirinya dalam waktu tiga hari. Jenis demam yang satu ini juga biasanya tidak perlu ditangani dengan konsumsi antibiotik. Demam juga bisa sebabkan oleh bakteri dan terjadi sebagai dampak dari perlawanan tubuh terhadap infeksi yang terjadi. 

Jenis infeksi yang sering memicu demam adalah infeksi telinga, pneumonia, dan infeksi saluran kencing. Demam karena infeksi bakteri harus mendapatkan perhatian khusus, karena bisa memicu kondisi yang lebih buruk jika tidak ditangani dengan benar. Salah satu cara untuk melawan demam karena bakteri adalah dengan mengonsumsi antibiotik. 

Seorang anak disebut mengalami demam jika suhu tubuhnya sudah mencapai 38 derajat Celsius atau lebih. Untuk mengetahui dan memastikannya, ibu mengukur suhu tubuh Si Kecil menggunakan alat bernama termometer. Jika setelah diukur suhu tubuh masih berada di bawah angka tersebut, artinya anak tidak mengalami demam.

Baca juga: Tumbuh Gigi Bikin Rewel? Atasi Dengan Cara Ini

Sayangnya, mengukur suhu tubuh menggunakan termometer sering dilakukan dengan cara yang kurang tepat. Termometer digital bisa digunakan untuk mengukur suhu tubuh anak dengan meletakkannya pada mulut, telinga, ketiak, ataupun di bagian pelipis. Padahal, cara yang dianjurkan untuk mengukur suhu tubuh dengan akurat adalah dengan memasukkan termometer ke bagian anus anak. 

Selain akurat, cara ini merupakan yang paling mudah untuk diterapkan pada bayi. Namun sebelum memasukkannya, pastikan untuk mencuci termometer terlebih dulu hingga bersih. 

Mengatasi demam pada anak bisa dilakukan dengan meningkatkan asupan cairan, yang juga berfungsi untuk mencegah dehidrasi. Selain itu, naiknya suhu tubuh Si Kecil juga bisa diatasi dengan konsumsi obat penurunan panas, seperti bodrexin Demam yang sudah lama dipercaya dan terbukti bisa membantu menurunkan panas dengan rasa jeruk yang manis. Ada dua varian dari obat demam ini, yaitu sirup dan tablet. 

Untuk Si Kecil yang berusia di bawah 2 tahun, ibu bisa memberikan bodrexin Demam Sirup sesuai dosis yang dianjurkan dalam kemasan. Sedangkan bagi anak-anak berusia 2 tahun ke atas yang sudah bisa mengunyah dengan baik, ibu bisa berikan bodrexin Tablet. bodrexin Demam sudah dikenal dan dipercaya sebagai obat yang ampuh menurunkan panas demam, meredakan rasa nyeri, dan demam setelah imunisasi. Selain itu, rasa jeruknya yang manis pasti disukai oleh anak-anak. 

Baca juga: 5 Tanda Anak Demam Harus Dibawa ke Dokter

Pastikan untuk selalu menyediakan bodrexin Demam di rumah sebagai pertolongan pertama saat anak sakit. Ibu bisa membeli produk ini di aplikasi Halodoc. Dengan layanan antar, obat yang dibeli akan dikirim ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play.

Referensi:
Webmd. Diakses pada 2019. Teething Cause Fever
Kindshealth. Diakses pada 2019. Fever.