Ini Cara Mengatasi Asam Lambung Naik di Malam Hari
Jangan khawatir, ada beberapa cara mengatasi asam lambung naik di malam hari.

DAFTAR ISI
- Mengapa Asam Lambung Naik Lebih Sering Terjadi di Malam Hari?
- Cara Mengatasi Asam Lambung Naik di Malam Hari
- Rekomendasi Obat Asam Lambung Naik
- Pencegahan Asam Lambung Naik di Malam Hari
- Hubungi Dokter Ini Jika Mengalami Gejala Asam Lambung Naik
Asam lambung naik atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), adalah kondisi umum yang terjadi ketika asam lambung dari perut naik kembali ke kerongkongan.
Kondisi ini dapat menyebabkan gejala seperti mulas, regurgitasi, dan rasa tidak nyaman di dada.
Gejala asam lambung seringkali memburuk di malam hari, mengganggu tidur dan menurunkan kualitas hidup.
Jangan khawatir, berikut ini adalah cara-cara efektif dan komprehensif untuk mengatasi asam lambung naik pada malam hari.
Mengapa Asam Lambung Naik Lebih Sering Terjadi di Malam Hari?
Ada beberapa alasan mengapa gejala asam lambung cenderung memburuk di malam hari:
- Posisi Berbaring: Saat berbaring, gravitasi tidak lagi membantu menjaga asam lambung tetap di perut. Hal ini memudahkan asam lambung untuk naik ke kerongkongan.
- Produksi Air Liur Menurun: Air liur membantu menetralkan asam lambung dan membersihkan kerongkongan. Produksi air liur menurun saat tidur, sehingga perlindungan terhadap asam lambung berkurang.
- Pengosongan Lambung Melambat: Proses pengosongan lambung melambat di malam hari, yang berarti makanan dan asam lambung berada di perut lebih lama, meningkatkan risiko refluks.
Jangan khawatir, Ini Rekomendasi Dokter yang Bisa Mengobati GERD.
Cara Mengatasi Asam Lambung Naik di Malam Hari
Berikut adalah strategi komprehensif yang dapat kamu terapkan untuk mengatasi asam lambung naik di malam hari:
1. Modifikasi Gaya Hidup
Beberapa modifikasi gaya hidup yang bisa kamu lakukan, antara lain:
- Tinggikan Kepala Saat Tidur: Gunakan bantal tambahan atau wedge pillow untuk mengangkat kepala dan dada sekitar 15-20 cm. Ini membantu menjaga asam lambung tetap di perut.
- Tidur Miring ke Kiri: Posisi tidur miring ke kiri dapat mengurangi tekanan pada sfingter esofagus bagian bawah (LES), otot yang mencegah asam lambung naik.
- Hindari Makan Dekat Waktu Tidur: Usahakan untuk makan malam setidaknya 2-3 jam sebelum tidur. Ini memberi waktu bagi lambung untuk mengosongkan sebagian isinya.
- Kelola Berat Badan: Kelebihan berat badan dapat meningkatkan tekanan pada perut, mendorong asam lambung naik. Menurunkan berat badan dapat membantu mengurangi gejala.
- Berhenti Merokok: Merokok melemahkan LES dan meningkatkan produksi asam lambung.
- Hindari Pakaian Ketat: Pakaian ketat, terutama di sekitar perut, dapat meningkatkan tekanan pada lambung dan memicu refluks.
2. Perubahan Pola Makan
Beberapa jenis perubahan pola makan yang bisa kamu lakukan, antara lain:
- Identifikasi dan Hindari Pemicu Makanan: Makanan tertentu dapat memicu asam lambung pada beberapa orang. Pemicu umum meliputi makanan berlemak, gorengan, makanan pedas, cokelat, kafein, alkohol, dan minuman berkarbonasi.
- Makan dalam Porsi Kecil: Makan dalam porsi kecil dan lebih sering dapat mengurangi tekanan pada lambung.
- Kunyah Permen Karet Setelah Makan: Mengunyah permen karet (tanpa mint) dapat meningkatkan produksi air liur, membantu menetralkan asam lambung.
- Pilih Makanan yang Tepat: Konsumsi makanan yang cenderung tidak memperparah GERD, seperti sayuran hijau (bayam, brokoli, mentimun), buah-buahan tidak asam (pisang, melon, pepaya), dan protein tanpa lemak.
Apa saja makanan yang perlu dihindari pengidap gerd? Baca di sini: Ini 5 Pantangan Makanan untuk Pengidap Asam Lambung Saat Berbuka Puasa
3. Konsumsi Minuman yang Meredakan Asam Lambung
Beberapa jenis minuman yang ampuh meredakan asam lambung, antara lain:
- Air Putih: Minum air putih yang cukup dapat membantu menetralkan asam lambung.
- Teh Chamomile: Teh chamomile memiliki efek menenangkan dan dapat membantu mengurangi peradangan.
- Air Jahe: Jahe memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat membantu meredakan mual dan gejala asam lambung.
- Air Kelapa: Air kelapa mengandung kalium yang dapat membantu menetralkan asam lambung.
4. Obat-obatan
Ada beberapa jenis obat-obatan yang sebaiknya kamu siap sediakan jika sering mengalami gejala asam lambung naik di malam hari, misalnya:
- Antasida: Obat ini menetralkan asam lambung dan memberikan peredaan cepat. Tersedia bebas di apotek.
- H2 Blocker: Obat ini mengurangi produksi asam lambung. Tersedia bebas dan dengan resep dokter.
- Proton Pump Inhibitor (PPI): Obat ini sangat efektif dalam mengurangi produksi asam lambung. Biasanya diresepkan oleh dokter untuk kasus GERD yang lebih parah.
5. Konsultasi dengan Dokter
Jika gejala asam lambung sering kambuh atau tidak membaik dengan perubahan gaya hidup dan obat-obatan bebas, segera konsultasikan dengan dokter.
Dokter dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan memberikan penanganan yang lebih sesuai, termasuk meresepkan obat yang lebih kuat atau merekomendasikan prosedur medis jika diperlukan.
Rekomendasi Obat Asam Lambung Naik
Berikut ini beberapa obat asam lambung naik di malam hari yang bisa kamu gunakan:
- Polysilane Suspensi 100 ml. Mengandung dimetilpolisiloksan, aluminium hidroksida, dan magnesium hidroksida dalam bentuk sirup. Polysilane suspensi dapat dikonsumsi oleh orang dewasa dan juga anak-anak berusia 6 hingga 12 tahun.
- Disflatyl 40 mg 10 Tablet. Obat ini mengandung Simethicon yang mampu meredakan kembung dan rasa tidak nyaman diperut karena gas yang berlebihan.
- Promag Double Action 6 Tablet Kunyah. Mengandung antasida yang dapat menetralkan asam lambung.
- Sanmag Suspensi 120 ml. Obat ini mengandung Magnesium trisilicate, Aluminium hidroksida, Simethicone dalam bentuk sirup untuk meredakan asam lambung.
- Xepazym 6 Kaplet. Obat berbentuk kaplet ini mengandung Pancreatin dan Simetikon. Xepazym Kaplet bermanfaat untuk melengkapi terapi pada gangguan di lambung akibat kenaikan asam lambung.
- Farmacrol Forte 10 Tablet. Obat ini berbentuk tablet kunyah yang bermanfaat untuk mengatasi masalah pencernaan.
- Mylanta Sirup 50 ml. Obat ini merupakan obat sirup dengan kandungan Aluminium hidroksida kering, Magnesium Hidroksida, dan Simetikon. Mylanta Sirup bermanfaat untuk mengurangi gejala-gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam lambung.
Kamu bisa beli obat online atau produk kesehatan lainnya dengan praktis dan mudah di Apotek Online Halodoc.
Toko Kesehatan Halodoc Produknya 100% asli dan tepercaya. Tanpa perlu antre, obat bisa diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat dari lokasi kamu berada.
Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga dan dapatkan obat dari apotek 24 jam terdekat!
Pencegahan Asam Lambung Naik di Malam Hari
Beberapa langkah yang dapat diambil untuk mencegah asam lambung naik di malam hari meliputi:
- Hindari makan besar sebelum tidur.
- Hindari makanan pemicu asam lambung naik.
- Tinggikan kepala saat tidur.
- Turunkan berat badan jika Anda kelebihan berat badan atau obesitas.
- Berhenti merokok.
- Kelola stres.
Hubungi Dokter Ini Jika Mengalami Gejala Asam Lambung Naik
Jika kamu mengalami gejala asam lambung naik, segera hubungi dokter untuk mencegahnya agar tidak semakin parah.
Dokter bisa memberikan solusi penanganannya dan meresepkan obat untuk meringankan gejalanya.
Berikut ini daftar dokter yang sudah memiliki pengalaman lebih dari 6 tahun dan mendapatkan penilaian baik para pasien yang sebelumnya mereka tangani:
1. dr. Vera Bahar Sp.PD

Dokter Vera Bahar Sp.PD merupakan alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia pada 2008 dan Universitas Hasanuddin pada 2021.
Saat ini, ia melakukan praktik di Wajo, Sulawesi Selatan dan tergabung sebagai anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Dengan pengalamannya selama 15 tahun, ia memberikan layanan konsultasi di Halodoc tentang cara menangani dan mencegah GERD.
Chat dr. Vera Bahar Sp.PD mulai dari Rp 59.000,- di Halodoc.
2. dr. Siska Damayanti Sp.PD

Siska Damayanti Sp.PD adalah alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.
Ia berhasil menamatkan pendidikan dokter umum pada 2010 dan kemudian melanjutkan studi di kampus yang sama hingga akhirnya mendapatkan gelar dokter spesialis penyakit dalam pada 2018.
Ia kini membuka praktik di Gresik, Jawa Timur dan masih menjadi anggota aktif Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Dengan pengalaman selama 14 tahun, dr. Siska Damayanti Sp.PD bisa memberikan konsultasi seputar masalah penyakit dalam seperti penyakit asam lambung atau GERD.
Chat dr. Siska Damayanti Sp.PD mulai dari Rp 59.000,- di Halodoc.
Itulah berbagai daftar dokter yang bisa kamu hubungi untuk mendapatkan informasi tentang penanganan GERD.
Tak perlu khawatir jika dokter sedang tidak tersedia atau offline.
Sebab, kamu tetap bisa membuat janji konsultasi di lain waktu melalui aplikasi Halodoc. Pakai Halodoc sekarang juga!


