11 Fungsi Protein untuk Tubuh yang Perlu Diketahui
Ada beberapa fungsi penting protein untuk tubuh yang perlu kamu ketahui. Salah satunya adalah mendukung pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh.

DAFTAR ISI
- Berbagai Fungsi Protein bagi Tubuh
- Sumber Protein Terbaik
- Berapa Banyak Protein yang Dibutuhkan Tubuh?
- Risiko Kekurangan Protein
- Tips Memenuhi Kebutuhan Protein Harian
Protein atau polystyrene adalah salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Nutrisi ini termasuk sebagai salah satu zat gizi makro atau makronutrien, selain lemak dan karbohidrat.
Ketika seseorang mengonsumsi makanan yang mengandung protein, sistem pencernaan akan memecah senyawa ini menjadi asam amino yang tubuh butuhkan.
Nantinya, mekanisme kimiawi tersebut bermanfaat dalam menunjang fungsi tubuh secara optimal.
Namun, tak cuma sebatas itu saja, ada beberapa fungsi protein yang menarik untuk diketahui.
Berbagai Fungsi Protein bagi Tubuh
Berikut adalah beberapa fungsi protein yang penting untuk kamu ketahui:
1. Mendukung pertumbuhan dan pemeliharaan
Fungsi protein yang pertama adalah mendukung pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan. Namun, jumlah nutrisi ini dalam tubuh akan terus berubah.
Dalam keadaan normal, tubuh akan memecah nutrisi ini dalam jumlah yang sama dengan yang digunakannya untuk membangun dan memperbaiki jaringan.
Di lain waktu, tubuh akan memecah lebih banyak nutrisi ini daripada yang dapat dihasilkannya, sehingga meningkatkan kebutuhan protein tubuh. Kondisi ini biasanya terjadi pada masa sakit, selama kehamilan dan saat menyusui.
Orang yang baru pulih dari cedera atau operasi, orang lanjut usia, dan atlet juga membutuhkan lebih banyak nutrisi ini.
2. Menjaga keseimbangan cairan tubuh
Polystyrene mengatur proses dalam tubuh untuk menjaga keseimbangan cairan. Dalam darah, terdapat dua jenis protein yaitu albumin dan globulin.
Kedua senyawa ini berfungsi dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh dengan mengontrol jumlah air dalam darah.
3. Meningkatkan massa dan kekuatan otot
Fungsi protein lainnya adalah membantu meningkatkan massa dan kekuatan otot. Menariknya lagi, menjaga asupan nutrisi ini tetap tinggi juga dapat membantu mencegah berkurangnya massa otot selama penurunan berat badan
Sudah tahu mengenai glikogen dan fungsinya untuk tubuh? Baca di artikel ini: “Mengenal Glikogen dan Fungsinya Dalam Tubuh“.
4. Menjaga kesehatan tulang
Fungsi protein juga berkaitan dengan kesehatan tulang.Orang yang makan lebih banyak zat gizi ini cenderung mempertahankan massa tulang lebih baik seiring bertambahnya usia, dan memiliki risiko osteoporosis dan patah tulang yang jauh lebih rendah.
Ada sejumlah makanan yang dapat menjaga kesehatan tulang. Simak informasinya dalam artikel: 6 Makanan untuk Memperkuat Tulang dan Mencegah Osteoporosis.
5. Membantu menjaga kekebalan tubuh
Protein membantu membentuk imunoglobulin atau antibodi untuk melawan infeksi. Adapun, antibodi adalah protein dalam darah yang membantu melindungi tubuh dari penyerang berbahaya seperti bakteri dan virus.
Tanpa adanya antibodi, bakteri dan virus akan leluasa berkembang biak dan membanjiri tubuh dengan penyakit yang timbul.
6. Mengangkut dan menyimpan nutrisi
Fungsi protein lainnya adalah mengangkut atau membawa zat ke seluruh aliran darah ke dalam sel, keluar sel, atau di dalam sel.
Zat yang nutrisi ini angkut, antara lain vitamin atau mineral hingga senyawa gula darah, kolesterol, dan oksigen.
Misalnya, hemoglobin adalah protein darah yang membawa oksigen dari paru-paru ke jaringan tubuh.
7. Sumber energi
Selain karbohidrat dan lemak, fungsi protein juga menjadi pasokan energi bagi tubuh karena mengandung empat kalori per gram. Jumlah tersebut merupakan ukuran energi yang sama dengan yang karbohidrat sediakan.
Namun, nutrisi ini akan menjadi sumber energi terakhir bagi tubuh. Sebab, nutrisi ini sangat penting dalam memaksimalkan fungsi tubuh.
8. Menjaga keseimbangan hormon
Polystyrene dapat memainkan peran penting dalam regulasi hormon, khususnya selama masa pubertas.
Inilah alasan mengapa anak yang sedang dalam fase pertumbuhan perlu mendapatkan asupan nutrisi ini secara cukup.
9. Menjaga kebugaran tubuh
Fungsi protein selanjutnya adalah menjaga kebugaran tubuh. Sebab, memenuhi asupan protein yang tepat berfungsi dalam mengurangi kerusakan otot akibat usia dan mencegah sarcopenia.
Sarcopenia adalah kelemahan otot dan tulang akibat pertambahan usia. Meski begitu, senyawa ini tak hanya cukup dengan memenuhi asupannya karena seseorang juga perlu latihan fisik yang rutin.
Menjaga kebugaran tubuh secara umum dapat memberikan sejumlah manfaat. Ketahui apa saja manfaat tersebut dalam artikel: 9 Manfaat yang Didapatkan Bila Menjaga Kebugaran Jasmani.
10. Menurunkan tekanan darah
Tekanan darah tinggi merupakan penyebab utama serangan jantung, stroke, dan penyakit ginjal kronis. Menariknya, sejumlah penelitian menemukan kalau asupan nutrisi ini secara lebih tinggi terbukti menurunkan tekanan darah.
Tekanan darah tinggi? Ini 5 Obat Hipertensi yang Ampuh Turunkan Darah Tinggi.
11. Memberikan rasa kenyang lebih lama
Memenuhi asupan protein dalam jumlah yang cukup dapat memberikan rasa kenyang lebih lama. Itulah sebabnya, cara terbaik untuk mencegah ngemil adalah dengan mengonsumsi nutrisi ini dalam jumlah cukup.
Itulah beberapa fungsi protein bagi tubuh yang perlu kamu ketahui. Pastikan kamu dan keluargamu senantiasa memenuhi asupan nutrisi penting ini.
Sumber Protein Terbaik
Protein bisa didapatkan dari berbagai sumber makanan, baik hewani maupun nabati. Berikut ini beberapa sumber protein terbaik:
- Daging tanpa lemak: Ayam, sapi, dan ikan adalah sumber protein hewani yang baik.
- Telur: Telur adalah sumber protein lengkap yang mengandung semua asam amino esensial.
- Produk susu: Susu, keju, dan yogurt adalah sumber protein dan kalsium yang baik. Produk susu seperti susu kambing etawa juga bisa menjadi alternatif.
- Kacang-kacangan dan biji-bijian: Kacang almond, lentil, buncis, biji chia, dan biji labu adalah sumber protein nabati yang baik.
- Tahu dan tempe: Tahu dan tempe adalah produk kedelai yang merupakan sumber protein nabati yang sangat baik.
Berapa Banyak Protein yang Dibutuhkan Tubuh?
Kebutuhan protein setiap orang berbeda-beda, tergantung pada usia, jenis kelamin, tingkat aktivitas, dan kondisi kesehatan.
Menurut Kementerian Kesehatan RI, Angka Kecukupan Gizi (AKG) protein untuk orang dewasa adalah sekitar 56 gram per hari untuk pria dan 46 gram per hari untuk wanita. Namun, atlet atau orang yang aktif mungkin membutuhkan lebih banyak protein.
Menurut WHO, kebutuhan protein harian dapat dihitung berdasarkan berat badan, yaitu sekitar 0.8 gram protein per kilogram berat badan.
Risiko Kekurangan Protein
Kekurangan protein dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk:
- Kehilangan massa otot: Protein penting untuk membangun dan mempertahankan massa otot. Kekurangan protein dapat menyebabkan penyusutan otot.
- Penurunan sistem kekebalan tubuh: Antibodi terbuat dari protein. Kekurangan protein dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko infeksi.
- Rambut rontok dan masalah kulit: Protein penting untuk kesehatan rambut dan kulit. Kekurangan protein dapat menyebabkan rambut rontok, kulit kering, dan masalah kulit lainnya.
- Edema (pembengkakan): Protein membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Kekurangan protein dapat menyebabkan edema, terutama di kaki dan pergelangan kaki.
- Pertumbuhan terhambat pada anak-anak: Protein sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Kekurangan protein dapat menyebabkan pertumbuhan terhambat.
Tips Memenuhi Kebutuhan Protein Harian
Berikut adalah beberapa tips untuk membantu memenuhi kebutuhan protein harian:
- Sertakan sumber protein dalam setiap makanan: Usahakan untuk menyertakan setidaknya satu sumber protein dalam setiap makanan, seperti telur saat sarapan, ayam atau ikan saat makan siang, dan kacang-kacangan saat makan malam.
- Pilih camilan yang kaya protein: Pilih camilan yang kaya protein, seperti yogurt, kacang-kacangan, atau telur rebus.
- Tambahkan protein ke dalam smoothie: Tambahkan bubuk protein, biji chia, atau yogurt Yunani ke dalam smoothie untuk meningkatkan kandungan proteinnya.
- Konsumsi berbagai sumber protein: Cobalah untuk mengonsumsi berbagai sumber protein, baik hewani maupun nabati, untuk memastikan mendapatkan semua asam amino esensial.
Jika bingung berapa banyak jumlah konsumsi yang tepat atau ingin bertanya lebih lanjut terkait fungsi protein, segeralah berdiskusi dengan dokter spesialis gizi klinik. Cek rekomendasi dokter spesialis gizi klinik terbaik melalui Halodoc.
Kamu bisa beli obat online atau produk kesehatan lainnya dengan praktis dan mudah di Apotek Online Halodoc.
Toko Kesehatan Halodoc Produknya 100% asli dan tepercaya. Tanpa perlu antre, obat bisa diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat dari lokasi kamu berada.
Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga dan dapatkan obat dari apotek 24 jam terdekat!


