• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jangan Diremehkan, ISK Juga Bisa Menyerang Si Kecil

Jangan Diremehkan, ISK Juga Bisa Menyerang Si Kecil

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Infeksi saluran kemih identik dengan gangguan yang terjadi pada orang dewasa. Salah satu penyebab dari gangguan ini adalah kurangnya menjaga kebersihan bagian intim, sehingga bakteri dapat masuk ke dalamnya. Hal tersebut dapat menyebabkan timbulnya rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil.

Ternyata, infeksi saluran kemih juga dapat terjadi pada anak-anak, lho. Gangguan ini lebih sering menyerang anak perempuan dibandingkan anak laki-laki. Seorang anak yang terserang infeksi saluran kemih harus mendapatkan pengobatan segera, karena mungkin saja kerusakan ginjal dan infeksi yang lebih serius dapat terjadi.

Baca juga: Penyebab Infeksi Saluran Kemih yang Perlu Kamu Tahu dan Waspadai

Infeksi Saluran Kemih pada Anak

Saluran kemih adalah bagian tubuh yang berguna untuk membuat, menyimpan, dan membuang urine, yang merupakan limbah dari tubuh. Urine diproduksi oleh ginjal dan mengalir ke kandung kemih melalui ureter. Kandung kemih menyimpan urine hingga dikosongkan melalui buang air kecil. Uretra pada pria terdapat di ujung Mr P, sedangkan wanita pada Miss V.

Urine yang normal tidak mengandung bakteri di dalamnya, dan aliran satu arah berguna untuk mencegah infeksi. Namun, bakteri dapat masuk ke urine melalui uretra dan terus naik ke kandung kemih. Akibatnya, seseorang mengalami infeksi saluran kemih ketika bakteri tersebut telah menyerang. Bukan hanya orang dewasa, anak-anak juga dapat mengidap infeksi saluran kemih.

Penyakit ini termasuk salah satu masalah yang cukup umum terjadi pada anak-anak dan harus mendapatkan pengobatan yang tepat agar mudah diatasi. Salah satu cara untuk menjinakkan bakteri tersebut adalah dengan menerapkan terapi antibiotik. Gangguan yang kurang dari 28 hari tidak akan dianggap sebagai masalah khusus. Maka dari itu, penting untuk mengetahui gejala dan penyebab dari infeksi saluran kemih pada anak.

Baca juga: Ini Bedanya Infeksi Saluran Kemih dan Batu Kandung Kemih

Gejala Infeksi Saluran Kemih pada Anak

Anak yang mengidap infeksi saluran kemih umumnya akan mengalami lapisan kandung kemih, uretra, ureter, serta ginjal yang memerah dan bengkak. Pada anak yang lebih besar, dirinya mungkin mengeluh terhadap rasa sakit di daerah perut bawah atau punggung, serta menjadi lebih sering buang air kecil.

Selain itu, anak ibu mungkin akan menangis saat buang air kecil, atau mengeluh terhadap rasa sakit yang timbul dan air yang keluar hanya beberapa tetes. Anak tersebut mungkin juga mengalami kesulitan untuk mengendalikan urine yang keluar, sehingga kejadian mengompol tidak dapat dihindari.

Jika anak ibu masih bayi atau terlalu muda untuk menjelaskan apa yang dirasakannya, gejala-gejala yang pasti mungkin tidak jelas dan bisa saja tidak terkait dengan gangguan pada saluran kemih. Selain itu, demam tinggi dan tidak selera makan mungkin saja terjadi. Bau tidak sedap pada kotoran di popoknya juga dapat menjadi pertanda terjadinya ISK.

Lalu, apabila ibu mempunyai pertanyaan terkait infeksi saluran kemih pada anak, dokter dari Halodoc dapat menjawab kebingungan yang ada dengan sejelas-jelasnya. Caranya mudah, cukup dengan download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan sehari-hari!

Penyebab Infeksi Saluran Kemih pada Anak

Urine seseorang yang sehat tidak mengandung bakteri. Namun, bakteri terdapat pada kulit dan ditemukan dalam jumlah banyak di daerah dubur. Pada beberapa kesempatan, bakteri dapat naik ke uretra hingga kandung kemih. Saat itu terjadi, bakteri akan berkembang biak dan menyebabkan infeksi yang akhirnya menimbulkan infeksi saluran kemih.

Terdapat dua tipe gangguan yang terjadi pada saluran kemih tersebut, yaitu infeksi kandung kemih dan infeksi ginjal. Saat infeksi terjadi pada kandung kemih, hal tersebut dapat menyebabkan pembengkakan dan rasa sakit di kandung kemih disebut juga dengan sistitis. Jika hal tersebut menginfeksi ginjal, maka disebut juga dengan pielonefritis.

Infeksi yang terjadi pada ginjal lebih serius dibandingkan pada kandung kemih, terutama pada anak kecil. Hal tersebut dapat membahayakan ginjal sehingga harus dideteksi sejak dini. Banyak anak yang mengidap gangguan tersebut harus segera mendapat pengobatan agar ginjalnya terlindungi. 

Baca juga: Anyang-Anyangan Jadi Tanda Infeksi Saluran Kemih?

Maka dari itu, untuk mencegah hal ini adalah dengan memastikan anak ibu mengonsumsi air putih yang cukup setiap harinya. Pada anak yang rentan terserang infeksi, antibiotik dalam jumlah yang rendah dapat dikonsumsi. Selain itu, penggantian popok lebih sering juga dapat mencegah anak-anak terhindar dari infeksi saluran kemih yang berbahaya.

Referensi:
Urology Health. Diakses pada 2020. What is a Urinary Tract Infection (UTI) in Children?
Medicine Net. Diakses pada 2020. Urinary Tract Infections (UTIs) in Children.