Advertisement

Rumus IMT Ibu Hamil: Cara Menghitung Berat Badan Ideal Selama Kehamilan

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Enrico Hervianto SpOG   28 November 2025

Rumus indeks massa tubuh (IMT) ibu hamil dapat membantu menghitung berat badan ideal selama kehamilan, sehingga kesehatan ibu dan perkembangan janin tetap optimal.

Rumus IMT Ibu Hamil: Cara Menghitung Berat Badan Ideal Selama KehamilanRumus IMT Ibu Hamil: Cara Menghitung Berat Badan Ideal Selama Kehamilan

DAFTAR ISI


Menjaga berat badan ideal saat hamil bukan hanya soal penampilan, tapi juga kesehatan ibu dan perkembangan janin. 

Tapi, bagaimana cara mengetahui apakah kenaikan berat badan ibu sudah sesuai? Di sinilah rumus IMT ibu hamil menjadi panduan penting. 

Dengan menghitung IMT, kamu bisa memantau berat badan secara tepat, memastikan kehamilan tetap sehat, dan memberikan yang terbaik bagi buah hati sejak dalam kandungan. 

Yuk, pelajari cara menghitung rumus imt ibu hamil. 

Pengertian IMT bagi Ibu Hamil

Indeks Massa Tubuh (IMT) adalah angka yang digunakan untuk menilai apakah berat badan seseorang ideal relatif terhadap tinggi badannya. 

IMT dihitung menggunakan berat badan (dalam kilogram) dan tinggi badan (dalam meter persegi). Bagi ibu hamil, IMT menjadi indikator penting untuk memantau status gizi dan potensi risiko kesehatan selama kehamilan.

Rumus IMT Ibu Hamil

Rumus IMT ibu hamil sama dengan rumus IMT pada umumnya:

IMT = Berat Badan (kg) / (Tinggi Badan (m) x Tinggi Badan (m))

Interpretasi hasil IMT sebelum kehamilan adalah sebagai berikut:

  • Kurang dari 18.5: Berat badan kurang.
  • 18.5 – 22.9: Berat badan normal.
  • 23 – 29.9: Berat badan berlebih.
  • 30 atau lebih: Obesitas.

Namun, perlu diingat bahwa interpretasi ini adalah untuk kondisi sebelum hamil. Selama kehamilan, terjadi perubahan fisiologis yang menyebabkan kenaikan berat badan, sehingga interpretasi IMT perlu disesuaikan.

Ketahui, Dampak Negatif Obesitas pada Kesehatan Ibu Hamil. 

Kenaikan Berat Badan Ideal selama Kehamilan Berdasarkan IMT Awal

Kenaikan berat badan yang ideal selama kehamilan bervariasi, tergantung pada IMT ibu sebelum hamil. Berikut panduan umum:

  • IMT kurang dari 18.5: Kenaikan berat badan 12.5 – 18 kg,
  • IMT 18.5 – 22.9: Kenaikan berat badan 11.5 – 16 kg.
  • IMT 23 – 29.9: Kenaikan berat badan 7 – 11.5 kg.
  • IMT 30 atau lebih: Kenaikan berat badan 5 – 9 kg.

Selain itu, intip Kenaikan Berat Badan Ideal selama Kehamilan di sini. 

Risiko IMT Tidak Ideal pada Ibu Hamil dan Janin

IMT yang tidak ideal selama kehamilan dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, baik bagi ibu maupun janin:

  • Berat badan kurang: Bayi lahir prematur, berat badan lahir rendah (BBLR), gangguan pertumbuhan janin.
  • Berat badan berlebih atau obesitas: Diabetes gestasional, preeklamsia, persalinan sesar, bayi lahir dengan berat badan besar (makrosomia), cacat lahir.

Tips Menjaga Berat Badan Sehat Selama Kehamilan

Berikut adalah beberapa tips untuk menjaga berat badan yang sehat selama kehamilan:

  • Konsumsi makanan bergizi seimbang: Perbanyak buah, sayur, biji-bijian, protein tanpa lemak, dan produk susu rendah lemak.
  • Batasi makanan olahan, tinggi gula, dan lemak jenuh: Hindari minuman manis, makanan cepat saji, dan camilan tidak sehat.
  • Olahraga ringan secara teratur: Konsultasikan dengan dokter mengenai jenis dan intensitas olahraga yang aman selama kehamilan. Jalan kaki, berenang, atau yoga prenatal adalah pilihan yang baik.
  • Penuhi kebutuhan cairan: Minum air putih yang cukup setiap hari.
  • Konsultasi dengan ahli gizi: Dapatkan panduan personalisasi mengenai rencana makan yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan.

Ibu hamil pastikan kebutuhan vitamin terpenuhi. Ini Rekomendasi Vitamin Ibu Hamil yang Bagus.

Kapan Harus ke Dokter?

Ibu hamil sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau bidan secara teratur untuk memantau kesehatan dan tumbuh kembang janin. 

Konsultasikan segera jika mengalami:

  • Kenaikan berat badan yang terlalu cepat atau lambat.
  • Mual muntah berlebihan (hiperemesis gravidarum).
  • Pembengkakan pada kaki, tangan, atau wajah.
  • Sakit kepala parah atau gangguan penglihatan.
  • Nyeri perut atau perdarahan.

Mengetahui IMT selama kehamilan membantu kamu memantau berat badan dan menjaga kesehatan ibu serta janin. 

Namun, setiap kehamilan unik, jadi penting untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan untuk mendapatkan saran yang tepat sesuai kondisi kamu atau informasi terkait rumus IMT ibu hamil.

Kamu bisa beli obat online atau produk kesehatan lainnya dengan praktis dan mudah di Apotek Online Halodoc

Toko Kesehatan Halodoc Produknya 100% asli dan tepercaya. Tanpa perlu antre, obat bisa diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat dari lokasi kamu berada. 

Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga dan dapatkan obat dari apotek 24 jam terdekat! 

Referensi: 
American College of Obstetricians and Gynecologist. Diakses pada 2025. Gestational Weight Gain. 
Kementerian Kesehatan. Diakses pada 2025. Pedoman Gizi Seimbang Ibu Hamil dan Menyusui. 
NHS UK. Diakses pada 2025. Weight Gain in Pregnancy.