
Rumus IMT Ibu Hamil: Cara Menghitung Berat Badan Ideal Selama Kehamilan
Rumus indeks massa tubuh (IMT) ibu hamil dapat membantu menghitung berat badan ideal selama kehamilan, sehingga kesehatan ibu dan perkembangan janin tetap optimal.

DAFTAR ISI
- Cara Menghitung IMT dan Kenaikan Berat Badan Ibu Hamil
- Tips Menjaga Berat Badan Ideal Selama Kehamilan
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Menjaga pertambahan berat badan yang sehat selama masa kehamilan sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang janin secara optimal. Kondisi berat badan ibu hamil yang terkontrol juga dapat menekan risiko komplikasi seperti diabetes gestasional maupun preeklamsia.
Untuk mengetahui target penambahan berat badan yang aman, Ibu perlu menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) pra-kehamilan terlebih dahulu. Berikut adalah panduan lengkap rumus IMT ibu hamil serta cara memantau berat badan ideal selama masa kehamilan.
Cara Menghitung IMT dan Kenaikan Berat Badan Ibu Hamil
Penentuan berat badan ideal selama hamil didasarkan pada Indeks Massa Tubuh (IMT) sebelum hamil. Rumus IMT yang digunakan adalah berat badan pra-kehamilan (dalam kilogram) dibagi dengan kuadrat tinggi badan (dalam meter). Sebagai contoh, jika berat badan sebelum hamil adalah 55 kg dan tinggi badan 1,60 m, maka nilai IMT Ibu adalah 55 / (1,60 x 1,60) = 21,48 kg/m² (kategori normal).
Berdasarkan rekomendasi medis dari Institute of Medicine (IOM), target penambahan berat badan selama hamil disesuaikan dengan kategori IMT pra-kehamilan:
- Kategori Underweight (IMT < 18,5): Disarankan menambah berat badan sebanyak 12,5–18 kg.
- Kategori Normal (IMT 18,5–24,9): Disarankan menambah berat badan sebanyak 11,5–16 kg.
- Kategori Overweight (IMT 25–29,9): Disarankan menambah berat badan sebanyak 7–11,5 kg.
- Kategori Obesitas (IMT ≥ 30): Disarankan menambah berat badan sebanyak 5–9 kg.
Pada trimester pertama, penambahan berat badan umumnya hanya sekitar 0,5 hingga 2 kg karena ukuran janin yang masih sangat kecil. Memasuki trimester kedua dan ketiga, kenaikan berat badan ideal secara bertahap adalah sekitar 0,3 hingga 0,5 kg per minggu bergantung pada status IMT awal Ibu.
Tips Menjaga Berat Badan Ideal Selama Kehamilan
- Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang: Utamakan asupan protein, serat dari sayur dan buah, serta lemak sehat, serta batasi konsumsi gula berlebih.
- Tetap Aktif Bergerak: Lakukan olahraga ringan yang aman untuk ibu hamil, seperti jalan kaki, berenang, atau yoga kehamilan secara rutin.
- Penuhi Kebutuhan Cairan: Minum air putih yang cukup minimal 8–10 gelas sehari untuk menjaga metabolisme dan hidrasi tubuh.
- Hindari Anggapan “Makan untuk Dua Orang”: Kebutuhan kalori tambahan pada ibu hamil sebenarnya hanya bertambah sekitar 300–450 kalori per hari pada trimester kedua dan ketiga.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika pertambahan berat badan Ibu stagnan atau justru melonjak drastis secara tiba-tiba, segera konsultasikan dengan [Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan]. Kamu juga bisa melakukan konsultasi ke dokter di Halodoc untuk mendapatkan evaluasi kecukupan nutrisi dan tumbuh kembang janin.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- Akses 24 Jam: Bebas bertanya kapan saja kepada dokter spesialis kebidanan dan kandungan terpercaya.
- Praktis dan Hemat Waktu: Konsultasi dilakukan langsung dari smartphone tanpa perlu antre di rumah sakit.
- Privasi Terjamin: Sesi konsultasi bersifat rahasia dan aman.
Referensi
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada 2026. Weight Gain During Pregnancy.
American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG). Diakses pada 2026. Weight Gain During Pregnancy.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Gizi Seimbang untuk Ibu Hamil.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Maternal Nutrition and Pregnancy Outcomes.
FAQ
1. Berapa kenaikan berat badan normal ibu hamil tiap bulan?
Pada trimester pertama, kenaikan berat badan berkisar 0,5–2 kg secara keseluruhan. Memasuki trimester kedua dan ketiga, kenaikan normal adalah sekitar 1,5–2 kg per bulan.
2. Apakah aman melakukan diet penurunan berat badan saat hamil?
Ibu hamil tidak disarankan melakukan diet ketat untuk menurunkan berat badan karena dapat mengganggu asupan nutrisi janin. Fokus utama kehamilan adalah menjaga pola makan seimbang dan mengontrol kenaikan berat badan yang sehat.
3. Bagaimana jika berat badan ibu hamil tidak kunjung naik?
Berat badan yang tidak naik bisa menjadi tanda kurangnya asupan nutrisi atau adanya masalah medis tertentu. Ibu sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan untuk mengevaluasi pertumbuhan janin.




