Ad Placeholder Image

Sakit Kepala Bagian Belakang Bawah Dekat Leher: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   08 Desember 2025

Sakit kepala yang menjalar ke leher bisa disebabkan berbagai hal, mulai dari tension headache hingga migrain.

Sakit Kepala Bagian Belakang Bawah Dekat Leher: Penyebab, Gejala, dan Cara MengatasinyaSakit Kepala Bagian Belakang Bawah Dekat Leher: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

DAFTAR ISI


Sakit kepala bisa datang kapan saja, tapi ketika nyerinya muncul di bagian belakang bawah dekat leher, rasanya jauh lebih mengganggu.

Banyak orang menganggapnya hanya pegal biasa. Padahal, sakit kepala yang menjalar ke leher bisa menjadi sinyal tubuh bahwa ada ketegangan otot, postur yang salah, hingga kondisi medis tertentu yang perlu diperhatikan.

Semakin cepat kamu memahami penyebabnya, semakin mudah pula menemukan solusi yang tepat.

Gejala Sakit Kepala Bagian Belakang

Gejala sakit kepala bagian belakang dapat bervariasi tergantung penyebabnya. Beberapa gejala umum meliputi:

  • Nyeri tumpul atau berdenyut di belakang kepala.
  • Nyeri yang menjalar ke leher dan bahu.
  • Ketegangan otot di leher dan bahu.
  • Sensasi kaku pada leher.
  • Peningkatan sensitivitas terhadap cahaya atau suara.
  • Dalam kasus tertentu, bisa disertai mual dan muntah.

Penyebab Sakit Kepala Bagian Belakang 

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan sakit kepala bagian belakang bawah dekat leher. Berikut ini beberapa penyebab yang paling umum:

1. Sakit kepala tegang (tension headache)

Sakit kepala tegang adalah jenis sakit kepala yang paling umum. Biasanya disebabkan oleh stres, kelelahan, kurang tidur, atau postur tubuh yang buruk. 

Nyeri akibat sakit kepala tegang sering digambarkan seperti ada ikatan yang mengencang di sekitar kepala.

2. Nyeri servikogenik

Nyeri servikogenik berasal dari masalah pada tulang belakang leher (servikal). Kondisi seperti osteoarthritis, saraf terjepit, atau cedera whiplash dapat menyebabkan nyeri yang menjalar ke belakang kepala.

3. Neuralgia oksipital

Neuralgia oksipital adalah kondisi yang terjadi ketika saraf oksipital, yang berjalan dari bagian atas sumsum tulang belakang ke kulit kepala, mengalami iritasi atau peradangan. 

Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri tajam seperti tertusuk atau sensasi seperti sengatan listrik di belakang kepala dan leher.

4. Migrain basilar

Migrain basilar adalah jenis migrain yang lebih jarang terjadi dan dapat menyebabkan sakit kepala di bagian belakang kepala. 

Gejala lain dari migrain basilar meliputi gangguan penglihatan, pusing, kesulitan berbicara, dan kehilangan keseimbangan.

Ini dia fakta Migrain Basilar Bisa Sebabkan Sakit Kepala Bagian Belakang.

5. Aktivitas berlebihan dan postur tubuh buruk

Aktivitas fisik yang berlebihan, terutama jika melibatkan gerakan berulang atau posisi yang tidak ergonomis, dapat menyebabkan ketegangan otot leher dan memicu sakit kepala bagian belakang. 

Postur tubuh yang buruk saat bekerja atau beraktivitas sehari-hari juga dapat memberikan tekanan berlebih pada otot leher.

6. Cedera kepala dan leher

Benturan pada kepala atau leher, seperti akibat kecelakaan atau cedera olahraga, dapat menyebabkan sakit kepala bagian belakang. 

Cedera whiplash, yang sering terjadi akibat kecelakaan mobil, dapat menyebabkan nyeri leher dan sakit kepala yang menjalar ke belakang kepala.

7. Hipertensi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi kadang-kadang dapat menyebabkan sakit kepala bagian belakang bawah dekat leher.

Namun, sakit kepala bukanlah gejala utama hipertensi dan lebih sering disebabkan oleh faktor lain. Penting untuk memantau tekanan darah secara teratur dan berkonsultasi dengan dokter jika memiliki kekhawatiran.

Pengobatan Sakit Kepala Bagian Belakang

Pengobatan sakit kepala bagian belakang bawah dekat leher tergantung pada penyebabnya. Beberapa pilihan pengobatan meliputi:

  • Obat pereda nyeri: Obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti paracetamol atau ibuprofen dapat membantu meredakan sakit kepala ringan hingga sedang.
  • Obat resep: Dokter mungkin meresepkan obat yang lebih kuat seperti relaksan otot, antidepresan, atau obat antimigrain.
  • Terapi fisik: Terapi fisik dapat membantu meredakan ketegangan otot dan meningkatkan fleksibilitas leher.
  • Blok saraf: Dalam beberapa kasus, dokter mungkin menyuntikkan obat bius lokal ke saraf di leher untuk memblokir sinyal nyeri.
  • Perubahan gaya hidup: Perubahan gaya hidup seperti mengurangi stres, memperbaiki postur tubuh, dan tidur yang cukup dapat membantu mencegah sakit kepala di masa depan.

Tak perlu repot, Ini 5 Pilihan Obat Sakit Kepala Bagian Belakang yang bisa kamu Gunakan. 

Pencegahan Sakit Kepala Bagian Belakang

Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah sakit kepala bagian belakang bawah dekat leher, antara lain:

  • Kelola stres: Temukan cara sehat untuk mengelola stres, seperti olahraga, meditasi, atau yoga.
  • Perbaiki postur tubuh: Pastikan postur tubuh baik saat duduk, berdiri, dan tidur.
  • Tidur yang cukup: Usahakan untuk tidur 7-8 jam setiap malam.
  • Olahraga teratur: Olahraga teratur dapat membantu mengurangi ketegangan otot dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
  • Hindari pemicu: Hindari faktor-faktor yang dapat memicu sakit kepala, seperti makanan tertentu, alkohol, atau kafein.

Selain langkah pencegahan, ketahui apa saja Pilihan Pengobatan Sakit Kepala Belakang yang Efektif. 

Sakit kepala bagian belakang bawah dekat leher memang sering terdengar sepele, tetapi jika dibiarkan, nyeri ini bisa mengganggu aktivitas dan menurunkan kualitas hidup.

Jika keluhan tidak kunjung membaik, makin sering muncul, atau disertai gejala lain seperti tubuh lemas, kesemutan, atau rasa nyeri menjalar, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis saraf (neurolog) di Halodoc.

Kamu bisa beli obat online atau produk kesehatan lainnya dengan praktis dan mudah di Apotek Online Halodoc

Toko Kesehatan Halodoc Produknya 100% asli dan tepercaya. Tanpa perlu antre, obat bisa diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat dari lokasi kamu berada. 

Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga dan dapatkan obat dari apotek 24 jam terdekat!

Referensi: 
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. Cervicogenic Headache: What It Is, Symptoms & Treatment. 
Healthline. Diakses pada 2025. Cervicogenic Headache: Symptoms, Causes, and Treatments. 
WebMD. Diakses pada 2025. Neck Headaches: What Causes Them?