Batuk Sering Kambuh, Awas Gejala Radang Tenggorokan

Ditinjau oleh: dr. Fitrina Aprilia
Batuk Sering Kambuh, Awas Gejala Radang Tenggorokan

Halodoc, Jakarta – Batuk yang terus kambuh dan sangat mengganggu harus diwaspadai. Sebab, bisa jadi batuk yang muncul merupakan gejala dari penyakit tertentu, salah satunya adalah radang tenggorokan alias faringitis. Kondisi ini sering ditandai dengan rasa gatal di tenggorokan yang disertai dengan batuk dan kesulitan menelan. 

Radang tenggorokan adalah kondisi yang terjadi karena adanya peradangan pada faring, yaitu organ di dalam tenggorokan. Faring memiliki fungsi sebagai penghubung rongga belakang hidung dengan bagian belakang mulut. Gangguan pada faring, misalnya peradangan atau inflamasi, bisa memicu gejala berupa rasa gatal di tenggorokan, batuk yang sering kambuh, serta sulit menelan. 

Baca juga: Mudah Menular, Ini 5 Penyebab Radang Tenggorokan

Gejala Radang Tenggorokan yang Perlu Diketahui 

Radang tenggorokan alias faringitis bisa disebabkan oleh beberapa hal, tetapi dua penyebab umumnya adalah virus dan bakteri. Penyakit radang tenggorokan paling sering disebabkan oleh jenis virus gondongan (mumps), virus Epstein-Barr (mononucleosis), virus parainfluenza, serta virus herpangina. Selain virus, penyakit ini juga bisa disebabkan oleh bakteri, seperti bakteri group A beta-hemolytic streptococcus, yaitu bakteri yang biasa memicu sakit tenggorokan. Radang tenggorokan juga bisa terjadi karena bakteri penyebab infeksi menular seksual, seperti gonore dan klamidia juga bisa menyebabkan radang pada tenggorokan. 

Penyakit ini bisa dengan mudah menular dari satu orang ke orang lain, salah satunya melalui udara. Virus penyebab radang tenggorokan bisa menular saat seseorang menghirup butiran air ludah atau sekresi hidung yang dikeluarkan oleh pengidap. Penyebab penyakit ini juga bisa menyebar melalui benda-benda yang sudah terkontaminasi oleh virus dan bakteri.

Selain virus dan bakteri, radang tenggorokan juga bisa disebabkan oleh riwayat kesehatan. Orang yang sering mengidap penyakit flu atau pilek, sering mengalami infeksi sinus, memiliki riwayat alergi, serta sering terpapar asap rokok disebut lebih berisiko mengalami penyakit radang tenggorokan. Batuk yang sering kambuh bisa menjadi salah satu tanda penyakit ini. 

Baca juga: Sedang Alami Radang Tenggorokan? Hindari 5 Makanan Ini

Radang tenggorokan juga bisa ditandai dengan gejala gatal pada tenggorokan dan kesulitan menelan. Penyakit ini juga bisa memicu nyeri otot, tenggorokan bengkak, batuk, demam, mual, badan terasa lelah, hingga penurunan nafsu makan. Penyakit ini tergolong ringan, bisa pulih dalam waktu tiga hingga tujuh hari. Meski begitu, pengobatan tetap perlu dilakukan. Mengatasi radang tenggorokan bisa dilakukan di rumah atau dengan obat dari dokter. Pengobatan faringitis dilakukan berdasarkan penyebabnya. 

Radang tenggorokan yang disebabkan oleh virus biasanya ditangani dengan pengobatan mandiri di rumah. Tujuannya untuk meningkatkan dan memulihkan sistem kekebalan tubuh, sehingga bisa melawan infeksi virus penyebab penyakit. Pengobatan yang bisa dilakukan berupa konsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas, banyak beristirahat, banyak minum air putih, dan berkumur dengan air hangat. 

Jika gejala radang tenggorokan tidak mereda setelah lebih dari tujuh hari, segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Penyakit ini harus diwaspadai jika disertai dengan demam tinggi lebih dari 38 derajat Celsius. Rasa tidak nyaman pada tenggorokan dan batuk yang selalu kambuh bisa jadi merupakan gejala dari penyakit lain yang tidak boleh diabaikan. Dalam beberapa kasus, radang tenggorokan ternyata bisa memicu komplikasi yang berbahaya jika tidak segera ditangani, seperti demam rematik yang mengganggu katup jantung, gangguan ginjal, hingga abses pada tonsil atau jaringan lain pada tenggorokan.  

Baca juga: Minum Es dan Makan Gorengan Bisa Bikin Radang Tenggorokan?

Cari tahu lebih lanjut seputar penyakit radang tenggorokan dan gejalanya dengan bertanya pada dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan cara mengatasi faringitis, serta tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Sore Throat.
Everyday Health. Diakses pada 2019. What Is Pharyngitis?