Hal yang Terjadi Jika Seorang Terkena Kanker Otak

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Hal yang Terjadi Jika Seorang Terkena Kanker Otak

Halodoc, Jakarta – Sakit kepala yang buruk di pagi hari, kesulitan berpikir dan masalah penglihatan menandai penyakit kanker otak. Kanker otak terjadi saat sel-sel di otak tumbuh tidak terkendali, sehingga membentuk massa yang disebut tumor. Tumor yang bersifat kanker ini kemudian memengaruhi fungsi tubuh dan berisiko mengancam jiwa. Penyebab utamanya diduga riwayat keluarga atau paparan radiasi. 

Baca Juga: Lemak Menjadi Sumber Energi Sel Kanker Otak, Benarkah?

Lansia punya risiko lebih tinggi mengidap kanker otak ketimbang orang yang lebih muda. Selain itu, individu yang menerapkan kebiasaan merokok jangka panjang juga peluangnya lebih tinggi. Paparan bahan kimia, seperti pestisida, herbisida, dan pupuk atau unsur, misalnya timah, plastik, karet, minyak bumi, dan beberapa tekstil juga berisiko mengembangkan kanker otak. Lantas, apa yang terjadi ketika seseorang mengidap kanker otak? Berikut ini penjelasannya

Gejala Kanker Otak yang Wajib Diwaspadai

Sebenarnya, gejala kanker otak bisa berbeda-beda pada setiap orang. Ini tergantung pada seberapa besar ukuran tumor dan di mana letaknya. Tidak semua sakit kepala hebat adalah gejala kanker otak. Kalau kamu khawatir, coba tanya dokter Halodoc untuk memastikannya. Download aplikasinya di sini. Selain sakit kepala yang memburuk di pagi hari, kesulitan berpikir dan penglihatan bermasalah, gejala lainnya dapat berupa :

  • Mual;

  • Muntah;

  • Kurangnya koordinasi dan keseimbangan;

  • Kesulitan berjalan;

  • Penyimpangan memori;

  • Masalah bicara;

  • Perubahan kepribadian;

  • Gerakan mata abnormal;

  • Otot berkedut;

  • Sinkop;

  • Kantuk;

  • Mati rasa atau kesemutan di lengan atau kaki; dan

  • Kejang

Apabila seseorang curiga mendapatkan gejala seperti diatas, maka diagnosis diperlukan. Berikut ini langkah diagnosis yang bisa dilakukan guna mendeteksi kanker otak.

Baca Juga: Jangan Takut, Radiasi Smartphone Tidak Sebabkan Kanker Otak

Bagaimana Cara Mendiagnosis Kanker Otak?

Individu yang curiga mengalami gejala tumor otak, bisa melakukan salah satu dari berbagai macam prosedur untuk mendeteksi keberadaan kanker otak. Opsi pengujian yang bisa dipilih:

  • Pemeriksaan neurologis untuk menentukan apakah ada tumor yang memengaruhi fungsi otak.

  • Tes pencitraan, seperti CT Scan, MRI, dan pemindaian positron emission tomography (PET), untuk mendeteksi lokasi tumor.

  • Tusukan lumbal, yakni prosedur dengan mengumpulkan sampel kecil cairan yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang untuk memeriksa sel-sel kanker

  • Biopsi otak yang dilakukan dengan prosedur pembedahan untuk mengambil sejumlah kecil tumor yang akan dijadikan sampel untuk diuji.

Setelah kanker didiagnosis, maka pengidap bisa berdiskusi dengan dokter perihal opsi perawatan apa yang akan dipilih. Berikut contoh opsi perawatan untuk atasi kanker otak.

Apa Opsi Perawatan yang Bisa Dilakukan?

Perawatan untuk tumor otak bertujuan untuk menghilangkan sel kanker sebanyak mungkin dan mencoba untuk menghentikannya kembali. Perawatannya bisa berupa:

  • Operasi. Ini dilakukan dengan membedah sebagian kecil tengkorak untuk mengangkat sarang tumor. Setelah diangkat, potongan tengkorak dipasang kembali pada tempatnya.

  • Radioterapi. Perawatan ini dilakukan dengan bantuan sinar radiasi untuk membunuh sel-sel kanker. Biasanya radioterapi dilakukan sebelum operasi guna mengecilkan ukuran kanker atau setelah operasi untuk menghapus sisa-sisa kanker setelah operasi.

  • Kemoterapi. Sama seperti radioterapi, kemoterapi bisa dilakukan sebelum atau sesudah prosedur operasi. Kemoterapi dilakukan dengan bantuan obat-obatan kanker untuk membunuh sel kanker.

  • Radiosurgery. Prosedur ini menitikberatkan sinar radiasi kecil ke area kanker apabila pengidap tidak dapat menjalani operasi

  • Implan Carmustine (Glial Wafer). Ini adalah jenis perawatan baru dengan memberikan obat kemoterapi langsung ke dalam otak untuk beberapa tumor dengan tingkat kekambuhan tinggi. Glial wafer yang mengandung obat kemoterapi jenis alkylating agents ditempatkan pada bagian otak yang diangkat melalui prosedur bedah. Secara perlahan glial wafer ini akan melepaskan obat kanker untuk memperlambat atau menghentikan pertumbuhan dari sel kanker tersebut.

Baca Juga: Ini 7 Makanan Pemicu Tumor Otak