18 January 2019

Sering Berinteraksi dengan Orang Bisa Bikin Introvert Kena Hangover

Sering Berinteraksi dengan Orang Bisa Bikin Introvert Kena Hangover

Halodoc, Jakarta - Dalam kehidupan sehari-hari, interaksi sosial merupakan hal yang nyaris tidak akan pernah bisa dihindari. Selain makhluk individual, manusia juga terlahir sebagai makhluk sosial. Namun, bagi seorang introvert, interaksi dengan orang lain bisa menjadi hal yang mengikis kenyamanan. Apalagi jika mereka terjebak dalam situasi yang mengharuskan diri untuk terlibat dalam percakapan panjang dengan beberapa orang. Introvert biasanya akan merasa pusing dan tidak nyaman, seperti mabuk. Kondisi inilah yang disebut sebagai introvert hangover.

Kata ‘hangover’ dalam istilah introvert hangover adalah suatu kondisi lelah, baik fisik maupun mental, sebagai akibat dari banyaknya stimulasi sosial yang diterima. Seperti namanya, kondisi ini biasanya hanya dialami oleh orang dengan kepribadian introvert. Kepribadian jenis ini, seperti dijelaskan oleh psikolog klinis Michael Alcee, Ph.D. dalam Elite Daily, merupakan kepribadian yang membutuhkan keseimbangan jumlah interaksi sosial, serta pasokan dan koneksi rutin ke energi dalam diri (inner energy).

Baca juga: Introvert itu Pendiam, Masa sih? Ini Faktanya

Itulah mengapa ketika seorang introvert tidak bisa mewujudkan keseimbangan tersebut, ia akan merasa lelah dan cemas. Kondisi inilah yang kerap dialami seorang introvert ketika terlalu banyak berinteraksi dengan orang, yang kemudian disebut dengan istilah ‘introvert hangover’. Ini bukanlah suatu penyakit, bukan pula kondisi serius. Gejala ‘hangover’ yang dialami biasanya akan membaik ketika mereka berhasil menenangkan diri, dengan cara menarik diri dari situasi ramai ke tempat yang tenang dan nyaman.

Tanda Bahwa Kamu Mengalami Introvert Hangover

Seperti telah disebutkan sebelumnya, introvert hangover biasanya terjadi ketika seorang introvert terjebak pada situasi yang mengharuskannya untuk berinteraksi dengan banyak orang, atau dalam waktu yang cukup lama. Ketika hal ini terjadi, mereka umumnya akan mengalami beberapa gejala berikut:

1. Tidak Bisa Berpikir Jernih

Tanda utama yang dirasakan seorang introvert ketika mengalami hangover adalah hilangnya kemampuan untuk berpikir jernih. Otak tiba-tiba terasa sangat lelah, disertai dengan sulitnya mencerna kata demi kata yang dilontarkan oleh lawan bicara. Introvert bahkan akan mengalami kesulitan untuk mengingat detail dari hal-hal yang seharusnya mudah diingat.

2. Cara Bicara Berubah

Pikiran yang lelah kemudian akan menuntun introvert untuk (secara tidak disengaja) mengubah caranya berbicara. Mereka mungkin akan berbicara lebih lambat dari sebelumnya, dengan jeda panjang di antara kata-kata yang biasanya dapat diucapkan dengan lancar. Pada beberapa kasus, introvert yang mengalami hangover juga akan tanpa sengaja mengubah nada bicaranya menjadi lebih tinggi, sebagai tanda bahwa mereka mulai tidak nyaman.

Baca juga: Salahkah Menjadi Introvert? Ini 4 Hal Positifnya

3. Sakit atau Lelah secara Fisik

Tidak hanya pikiran, introvert hangover juga kerap membuat pengidapnya mengalami kelelahan secara fisik. Bahkan, rasa lelah fisik yang dialaminya juga bisa disertai dengan beberapa gejala lain seperti sakit kepala, nyeri otot, pusing, hingga sakit perut.

4. Memiliki Keinginan Kuat untuk Sendirian

Ketika mengalami introvert hangover, hal yang lambat laun terlintas di pikiran adalah keinginan untuk sendirian, atau menarik diri dari interaksi sosial yang sedang berlangsung.

Mengapa Bersosialisasi Dapat Membuat Introvert Lelah?

Bagi orang ekstrovert, bersosialisasi adalah hal yang biasa, bahkan hal yang mereka butuhkan. Namun, mengapa orang introvert justru merasa lelah ketika melakukan hal ini? Perlu ditekankan lagi, introvert bukanlah seorang anti-sosial. Mereka bisa dan mau melakukan interaksi dengan orang lain, hanya saja mereka memiliki batasan, sebanyak apa dan selama apa, mereka ingin berinteraksi.

Baca juga: Kapan Karakter Anak Introvert dan Ekstrovert Terlihat?

Lagipula, bersosialisasi sebenarnya juga merupakan hal yang melelahkan bagi siapa saja, tidak hanya bagi introvert saja. Hal ini dikarenakan ketika bersosialisasi, seseorang dituntut untuk berbicara, mendengarkan, sekaligus memproses apa yang dikatakan oleh lawan bicara, dalam waktu yang bersamaan. Jika hal ini berlangsung dalam waktu lama, otak tentu akan merasa lelah. Meski tidak sampai menyebabkan efek mabuk, seperti yang dirasakan introvert.

Itulah sedikit penjelasan tentang introvert hangover yang sepertinya perlu untuk diketahui. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal hal ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter di aplikasi Halodoc, lewat fitur Contact Doctor, ya. Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan pun dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat menggunakan aplikasi Halodoc, kapan dan di mana saja, obatmu akan langsung diantar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!