06 December 2018

Janin Tidak Berkembang, Ini Ciri-Ciri Hamil Anggur

Janin Tidak Berkembang, Ini Ciri-Ciri Hamil Anggur

Halodoc, Jakarta - Ada banyak komplikasi kehamilan yang mungkin terjadi ketika ibu mengandung. Inilah mengapa menjaga kesehatan ketika hamil penting untuk dilakukan. Pasalnya, kondisi plasenta previa, air ketuban berlebih, bahkan hamil anggur mungkin terjadi. Pada ulasan kali ini akan dibahas mengenai ciri hamil anggur yang membuat janin tidak berkembang.

Sederhananya, hamil anggur adalah kehamilan yang gagal. Kondisi ini sering terjadi, ditandai dengan tidak terbentuknya plasenta dan perkembangan janin yang gagal. Mola hidatidosa, nama lain dari hamil anggur terjadi ketika sel telur berubah menjadi gelembung putih berisi yang mirip seperti buah anggur ketika dibuahi.

Para ahli memperkirakan kesalahan materi genetik yang ada di dalam sel telur dan sperma sebelum dibuahi menjadi penyebab utama terjadinya hamil anggur. Beberapa faktor lain disinyalir turut memicu terjadinya kehamilan abnormal ini, seperti telah berusia 35 tahun atau bahkan kurang dari 20 tahun ketika hamil, memiliki riwayat hamil anggur pada kehamilan sebelumnya, dan pernah mengalami keguguran.

Lalu, Apa Saja Ciri Hamil Anggur?

Sering terjadi salah paham antara gejala hamil normal dan hamil anggur. Ini yang menyebabkan komplikasi kehamilan satu ini baru terdeteksi ketika usia kehamilan ibu memasuki 10 sampai 14 minggu dengan alat USG. Tidak hanya janin gagal berkembang, ciri hamil anggur lainnya yang perlu ibu ketahui adalah sebagai berikut:

  • Muncul Perdarahan

Apabila ibu mengalami perdarahan pada Miss V dengan warna darah cokelat hingga merah terang saat usia kehamilan masih berada pada trimester pertama, maka ibu perlu waspada dan segera memeriksakan kandungan ke dokter. Perdarahan ini sering disertai keluarnya benjolan atau gumpalan yang bentuknya seperti buah anggur.

  • Panggul Nyeri

Ibu yang mengalami kehamilan anggur biasanya merasakan tekanan berlebih pada area panggul yang menimbulkan rasa nyeri yang mengganggu aktivitas. Pada beberapa kasus, kehamilan anggur bisa membuat ibu sering mual dan muntah, hilang nafsu makan, dan penurunan berat badan.

  • Kadar HCG Meningkat

Coba periksakan kondisi kehamilan ibu. Jika kadar hormon HCG yang berada pada tubuh ibu kadarnya melebihi batas normal, maka bisa saja ibu mengalami kehamilan anggur. Hormon HCG adalah jenis hormon yang diproduksi oleh plasenta ketika ibu mengandung.

  • Tidak Muncul Tanda Kehidupan pada Janin

Ciri hamil anggur yang paling mudah dicermati adalah tidak adanya tanda-tanda kehidupan pada janin, seperti detak jantung yang tidak terdeteksi meski rasanya perut ibu membesar tanda bahwa ibu sedang mengandung.

  • Rahim Tumbuh Abnormal

Pertumbuhan rahim atau uterus yang abnormal jika ibu hamil anggur bisa terjadi lebih cepat. Kondisi ini mengakibatkan ukuran uterus cenderung tidak normal dan tidak sesuai dengan perkiraan usia kehamilan ibu yang ditandai dengan ukuran perut lebih besar dibandingkan dengan kehamilan normal.

Itu tadi beberapa ciri hamil anggur yang bisa ibu waspadai. Mengetahui gejala dan cirinya bisa membuat ibu lebih cepat mendapatkan penanganan. Jangan sepelekan hamil anggur, karena komplikasi kehamilan ini cukup berbahaya jika terlambat ditangani. Pastikan ibu memeriksakan kondisi kehamilan secara rutin agar kesehatan ibu dan janin terpantau dengan baik.

Jika ibu punya pertanyaan seputar kehamilan, jangan ragu untuk langsung bertanya pada dokter kandungan melalui aplikasi Halodoc. Aplikasi ini bisa ibu download di Play Store dan App Store. Selain Tanya Dokter, Halodoc juga bisa ibu pakai untuk beli obat atau melakukan cek kesehatan rutin tanpa harus berkunjung ke lab. Semoga bermanfaat.

Baca juga: