03 November 2018

Masalah Protein dalam Tubuh Bisa Sebabkan Sindrom Nefrotik

masalah protein dalam tubuh bisa sebabkan sindrom nefrotik

Halodoc, Jakarta – Protein adalah salah satu komponen penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Protein memiliki manfaat yang bisa dirasakan oleh tubuh seperti proses pembentukan tulang, otot, tulang rawan, dan kulit. Selain itu, jumlah protein yang mencukupi kebutuhan tubuh, kandungan ini membantu kamu untuk memperkuat dan mengganti jaringan tubuh yang kurang baik. Protein bisa membuat antibodi untuk sistem kekebalan tubuh.

Banyak makanan yang bisa kamu jadikan sumber protein untuk kesehatan. Namun, sebaiknya jaga jumlah protein dalam tubuh agar tetap stabil. Memiliki kandungan protein berlebih dalam tubuh tidak baik untuk kesehatan. Banyak dampak yang kamu rasakan dari kandungan protein yang berlebih dalam tubuh:

  1. Mengonsumsi protein berlebih dapat membahayakan kesehatan ginjal kamu.

  2. Terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung protein meningkatkan risiko penyakit jantung.

Berlebihan dalam mengonsumsi makanan yang mengandung protein dapat merusak beberapa organ tubuh kamu seperti jantung dan ginjal. Tidak hanya jantung, kerusakan ginjal bisa menyebabkan kesehatan memburuk. Salah satu penyakit yang mungkin dialami adalah sindrom Nefrotik.

Sindrom Nefrotik adalah gangguan pada organ ginjal yang menyebabkan tubuh kehilangan banyak protein karena dikeluarkan bersama dengan urine dari dalam tubuh. Pada kondisi normal, urine tidak mengandung protein. Namun, ketika seseorang mengalami sindrom Nefrotik, urine bercampur dengan protein. Hal ini diakibatkan adanya gangguan kerusakan pada pembuluh darah di dalam ginjal yang berfungsi untuk menyaring darah dan memisahkan zat yang dibutuhkan tubuh.

Sindrom Nefrotik dapat dialami oleh siapa saja tidak pandang usia. Biasanya, dengan melakukan tes kesehatan pengidap baru menyadari sindrom Nefrotik yang dialami. Ada beberapa gejala sindrom Nefrotik yang perlu kamu waspadai, yaitu sebagai berikut:

  1. Pembengkakan pada bagian tubuh tertentu, seperti kaki, pergelangan kaki dan bahkan hingga ke wajah.

  2. Pengidap sindrom Nefrotik akan mengalami kenaikan berat badan yang cukup drastis.

  3. Pengidap sindrom Nefrotik merasakan kelelahan terus menerus meskipun tidak melakukan kegiatan yang cukup berat.

  4. Urine yang keluar berbuih.

  5. Biasanya pengidap tidak merasa lapar.

Komplikasi Sindrom Nefrotik

Jangan abaikan gejala-gejala umum dari sindrom Nefrotik tersebut. Segera periksa kesehatan pada dokter agar sindrom ini dapat diatasi. Selain membuat tubuh kekurangan protein, sindrom Nefrotik dapat menyebabkan komplikasi penyakit lain pada kesehatan, seperti penyakit anemia, penyakit jantung, tekanan darah tinggi atau hipertensi, kekurangan gizi, tingginya kadar kolesterol dalam tubuh, dan gagal ginjal.

Kamu bisa mengurangi gejala dengan mengurangi makanan yang mengandung garam tinggi sehingga pembengkakan yang terjadi pada beberapa bagian tubuh bisa berkurang. Selain itu, terapkan gaya hidup sehat seperti mengonsumsi makanan sehat dan rutin berolahraga.

Jangan lupa persiapkan kesehatan kamu dengan melakukan tes kesehatan. Melakukan beberapa tes kesehatan penting untuk menjaga kesehatan kamu ke depannya. Sehingga, penyakit yang ada dalam tubuh kamu bisa diatasi sejak dini. Kamu bisa bertanya seputar kesehatan melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang melalui App Store atau Google Play sekarang juga!

Baca juga: