Ad Placeholder Image

Pembuluh Darah di Mata Pecah: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   07 November 2025

Pembuluh darah di mata bisa pecah dan menyebabkan berbagai gejala, salah satunya mata merah.

Pembuluh Darah di Mata Pecah: Penyebab, Gejala, dan Cara MengatasinyaPembuluh Darah di Mata Pecah: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

DAFTAR ISI: 


Belakangan ini, publik sempat dihebohkan dengan kasus seorang siswi di Palembang yang matanya tampak merah dan lebam sepulang sekolah.

Banyak yang menduga hal itu akibat tindak kekerasan oleh salah satu oknum guru di sekolahnya.

Lantas, apa penyebab, gejala, dan cara mengatasi kondisi ini?

Penyebab Pembuluh Darah di Mata Pecah

Pembuluh darah di mata bisa pecah ketika pembuluh kecil di bawah konjungtiva (lapisan bening pada bagian putih mata) mengalami tekanan atau cedera ringan.

Kondisi ini dikenal sebagai perdarahan subkonjungtiva (subconjunctival hemorrhage). Berikut beberapa penyebab umumnya:

  • Tekanan mendadak pada tubuh, misalnya saat batuk keras, bersin, muntah, atau mengejan.
  • Cedera di area mata, seperti mengucek mata terlalu keras atau terkena benturan (trauma).
  • Efek samping obat pengencer darah, seperti aspirin atau warfarin, yang membuat pembuluh darah lebih mudah pecah.
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi) yang tidak terkontrol.
  • Infeksi atau iritasi mata, termasuk akibat alergi, yang membuat pembuluh darah menjadi lebih rapuh.
  • Kelelahan mata atau kurang tidur, yang dapat menegangkan pembuluh darah di sekitar mata.

Ketahui 5 Alasan Kenapa Mata Sering Berair Tiba-Tiba. 

Gejala Pembuluh Darah di Mata Pecah

Pembuluh darah di mata yang pecah atau perdarahan subkonjungtiva umumnya mudah dikenali karena menimbulkan perubahan warna mencolok pada bagian putih mata. 

Berikut gejala yang biasanya muncul:

  • Mata tampak merah terang atau seperti berdarah, biasanya pada satu sisi bola mata.
  • Tidak disertai rasa sakit atau hanya terasa sedikit tidak nyaman.
  • Tidak menyebabkan gangguan penglihatan, penglihatan tetap normal.
  • Tidak ada keluarnya cairan atau nanah dari mata.
  • Kadang terasa sedikit tekanan atau sensasi penuh di mata, tetapi tanpa nyeri hebat.
  • Perubahan warna merah menjadi kekuningan atau kecokelatan setelah beberapa hari, menandakan darah mulai diserap tubuh.

Kondisi ini biasanya tidak berbahaya dan akan membaik dalam 1–2 minggu tanpa pengobatan khusus. 

Namun, jika mata terasa nyeri, penglihatan kabur, atau perdarahan sering berulang, segera periksa ke dokter spesialis mata untuk memastikan tidak ada masalah yang lebih serius.

Komplikasi Pembuluh Darah di Mata Pecah

Secara umum, pembuluh darah di mata pecah (perdarahan subkonjungtiva) merupakan kondisi yang jarang menimbulkan komplikasi serius. 

Namun, pada beberapa kasus tertentu, terutama bila terjadi berulang atau disertai penyakit lain, dapat menandakan masalah kesehatan yang lebih dalam. 

Berikut kemungkinan komplikasinya:

  • Perdarahan berulang, bisa menjadi tanda adanya gangguan pembekuan darah atau efek obat pengencer darah.
  • Infeksi atau iritasi mata, jika kebersihan mata tidak dijaga selama proses penyembuhan.
  • Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, dapat memperburuk kondisi pembuluh darah dan meningkatkan risiko pecah kembali.
  • Masalah pada pembuluh darah mata yang lebih dalam, meski jarang, bisa menimbulkan gangguan penglihatan jika dibiarkan.
  • Bekas kemerahan menetap pada mata dalam waktu lama, terutama jika penyembuhan terganggu akibat kondisi medis tertentu seperti diabetes atau hipertensi.

Cara Mengatasi Pembuluh Darah di Mata Pecah

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mempercepat pemulihan dan mencegah kondisi memburuk:

  • Istirahatkan mata dan hindari mengucek mata.
  • Kompres dingin pada hari pertama.
  • Kompres hangat setelah beberapa hari.
  • Gunakan obat tetes mata buatan (artificial tears).
  • Hindari aktivitas berat atau mengejan terlalu keras.
  • Periksa tekanan darah secara rutin.
  • Konsultasikan dengan dokter jika sedang mengonsumsi obat pengencer darah.

Segera periksa ke dokter spesialis mata bila kondisi disertai nyeri, penglihatan kabur, bengkak, atau sering kambuh.

Jika mata gatal dan kemerahan, gunakan 11 Rekomendasi Obat Tetes Mata untuk Redakan Gatal dan Kemerahan berikut ini. 

Pencegahan Pembuluh Darah di Mata Pecah

Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:

  • Hindari mengucek mata terlalu keras.
  • Gunakan pelindung mata saat beraktivitas yang berisiko terkena debu atau benturan.
  • Kendalikan tekanan darah agar tetap normal.
  • Konsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya vitamin C dan K untuk menjaga kekuatan pembuluh darah.
  • Istirahat cukup dan hindari kelelahan mata akibat menatap layar terlalu lama.
  • Jangan mengejan terlalu kuat saat batuk, bersin, atau mengangkat beban berat.
  • Rutin periksa kesehatan mata, terutama bagi penderita hipertensi atau pengguna obat pengencer darah.

Mau tahu, Ini Perawatan Sederhana untuk Mengatasi Mata Kering. 

Kapan Harus ke Dokter? 

Sebaiknya segera periksa ke dokter spesialis mata jika mengalami kondisi berikut:

  • Mata terasa nyeri atau perih hebat.
  • Penglihatan kabur atau menurun.
  • Mata disertai bengkak, nanah, atau keluar cairan.
  • Perdarahan terjadi sering atau berulang.
  • Disertai gejala lain seperti pusing, sakit kepala, atau tekanan darah tinggi tidak terkendali.
  • Mengalami cedera serius pada mata.

Konsultasi dokter spesialis mata penting untuk memastikan tidak ada kerusakan pada jaringan mata yang lebih dalam, atau masalah kesehatan lain yang mendasari.

Kamu bisa beli obat online atau produk kesehatan lainnya dengan praktis dan mudah di Apotek Online Halodoc

Toko Kesehatan Halodoc Produknya 100% asli dan tepercaya. Tanpa perlu antre, obat bisa diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat dari lokasi kamu berada. 

Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga dan dapatkan obat dari apotek 24 jam terdekat! 

Referensi: 
American Academy of Ophthalmology. Diakses pada 2025. When to See an Eye Doctor. 
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. Broken Blood Vessel in Eye (Subconjuginal Hemorrhage.
Kementerian Kesehatan Indonesia. Diakses pada 2025. 3 Tips Menjaga Kesehatan Mata. 
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Subconjunctival Hemorrhage.