• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pentingkah Obat Kumur untuk Kesehatan Mulut dan Gigi?

Pentingkah Obat Kumur untuk Kesehatan Mulut dan Gigi?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta -  Obat kumur diketahui ampuh dalam mencegah bau mulut. Tak hanya itu saja, ternyata obat kumur juga berperan dalam menjaga kesehatan mulut. Obat kumur sendiri merupakan cairan antiseptik yang ampuh membersihkan gigi hingga ke sela-sela gigi, membersihkan permukaan lidah dan gusi, serta ke bagian belakang mulut hingga kerongkongan. Tak hanya menghilangkan bau mulut, obat kumur juga berfungsi dalam menjaga mulut agar tetap lembap.

Baca juga: Waspada, Penggunaan Obat Kumur Tingkatkan Risiko Diabetes

Obat Kumur Penting Guna Kesehatan Mulut dan Gigi

Halitosis atau yang lebih dikenal dengan bau mulut merupakan masalah umum yang bisa saja terjadi pada semua orang. Kondisi ini disebabkan oleh adanya bakteri yang menumpuk dari sisa-sisa makanan pada sela-sela gigi dan permukaan lidah. Tak hanya menghilangkan bau mulut saja, kandungan antibakteri chlorhexidine atau cetylpyridinium pada obat kumur juga dapat membantu mengurangi jumlah bakteri pada mulut.

Berikut sejumlah masalah kesehatan mulut dan gigi yang dapat dicegah dengan rutin menggunakan obat kumur:

  • Mencegah menumpuknya plak pada gigi.

  • Mencegah munculnya gigi berlubang karena bakteri dan zat asam.

  • Membuat gigi menjadi lebih kuat.

  • Membuat proses penyembuhan pasca operasi gigi menjadi lebih cepat.

  • Mengatasi penyakit yang dialami pasca menjalani terapi radiasi atau kemoterapi.

Meski dapat mencegah dan mengatasi sejumlah masalah kesehatan pada mulut dan gigi, obat kumur bukanlah obat yang tepat untuk terus-menerus dipakai ketika mengalami sejumlah masalah kesehatan pada organ tersebut. Pengidap tetap disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter di rumah sakit terdekat jika mengalami sejumlah masalah kesehatan pada gigi. 

Hal penting lainnya yang perlu diketahui adalah, obat kumur bukanlah pengganti sikat dan pasta gigi. Keduanya tetap dibutuhkan dan berperan penting dalam membersihkan sisa makanan dan bakteri pada gigi secara keseluruhan. Jadi, jadilah pengguna yang bijak, ya!

Baca juga: 5 Cara Ampuh Mengobati Gusi Bengkak Secara Alami

Aturan Pemakaian Obat Kumur

Hasil yang maksimal dapat kamu dapatkan jika memakai obat kumur sesuai anjuran yang telah ditetapkan. Berkaitan dengan hal tersebut, kamu dapat menggunakan obat kumur sesuai anjuran dalam kemasan sebagai berikut:

  • Pastikan untuk memeriksa obat kumur jika sudah terdaftar pada BPOM.

  • Gunakan obat kumur sehari sekali sebelum tidur atau setelah menyikat gigi.

  • Gunakan sebanyak 2 sendok teh sekali pakai, atau setara dengan 10 milimeter.

  • Gunakan obat kumur selama semenit, kemudian buang.

  • Jangan mengonsumsi makanan atau minuman selama 30 menit setelah memakai obat kumur.

  • Sebelum menggunakan obat kumur, kumur terlebih dulu setelah menyikat gigi agar chlorhexidine dalam obat kumur dapat bekerja dengan maksimal.

Penggunaan obat kumur biasanya tidak menimbulkan efek samping bagi pemakainya. Namun, pada beberapa kasus, obat kumur akan menimbulkan sensasi mulut kering dan perubahan rasa dalam mulut. Perhatikan pula kandungan-kandungan dalam obat kumur yang akan menimbulkan reaksi alergi pada orang yang memiliki sensitivitas terhadap bahan tertentu.

Baca juga: 5 Penyebab Bau Mulut dan Tips Ampuh Menghilangkannya

Untuk menyiasatinya, obat kumur dapat diganti dengan air garam, yang juga mengandung sifat anti-bakteri yang mampu membunuh kuman-kuman dalam mulut dari sisa makanan. Jika muncul noda pada gigi atau lidah setelah penggunaan obat kumur, segera diskusikan dengan dokter. Diskusikan juga jika kamu tengah mengandung atau menyusui, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Referensi:
American Dental Association. Diakses pada 2020. Mouthwash (Mouthrinse).
Everyday Health. Diakses pada 2020. To Mouthwash or Not to Mouthwash?