22 January 2019

Perubahan Gaya Hidup bagi Pengidap Kanker Serviks

Perubahan Gaya Hidup bagi Pengidap Kanker Serviks

Halodoc, Jakarta – Kanker serviks terjadi karena pertumbuhan sel-sel kanker di leher rahim. Sel-sel yang berada di leher rahim alias serviks ini tidak normal dan terus berkembang dengan tidak terkendali. Sel abnormal tersebut lah yang kemudian berkembang menjadi tumor penyebab kanker serviks.

Didiagnosis kanker bisa menjadi mimpi buruk bagi siapa saja. Meski begitu, selain melakukan pengobatan dan perawatan, pengidap kondisi ini sebaiknya juga mulai melakukan perubahan pada gaya hidup. Pengidap kanker serviks dianjurkan untuk menjalankan pola hidup yang sehat, sehingga gejala yang ada tidak semakin parah serta membantu pengobatan lebih efektif. Lantas, seperti apa perubahan pola hidup yang dianjurkan untuk pengidap kanker serviks?

Baca juga: Ini Cara Deteksi Dini Kanker Serviks

  • Makanan Sehat

Ada sejumlah makanan dan asupan zat gizi yang dianjurkan untuk dikonsumsi pengidap kanker. Saat didiagnosis kanker serviks, mulailah mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan atau vitamin A, C, dan E. Pastikan juga untuk selalu memenuhi asupan karbohidrat, lemak sehat, protein, vitamin dan mineral. Jangan lupa untuk minum air putih secara teratur, sesuai kebutuhan tubuh. Sebaliknya, jauhi jenis makanan yang bisa memperparah gejala dan membuat kanker semakin memburuk.

  • Jaga Berat Badan

Saat menjalani pengobatan kanker, kehilangan nafsu makan bisa jadi salah satu efek sampingnya. Hal itu bisa menyebabkan berat badan menurun secara drastis dan mengganggu kondisi kesehatan. Jika hal ini yang terjadi, segera lakukan konsultasi dengan dokter atau ahli gizi, sebab menjaga kebugaran tubuh dan berat badan tetap stabil sangat dibutuhkan karena pengobatan kanker akan membutuhkan waktu yang panjang.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, kamu bisa mengatasi masalah nafsu makan dan mual dengan beberapa cara. Cobalah untuk makan dengan porsi yang lebih kecil, namun dengan frekuensi lebih sering, misalnya tiga sampai empat jam sekali. Selain itu, sediakan selalu camilan sehat untuk memenuhi kebutuhan asupan nutrisi untuk tubuh. Dengan demikian, penurunan berat badan secara drastis bisa dihindari.

  • Cukup Istirahat

Rasa lelah biasanya menjadi lebih sering menyerang saat sedang menjalani pengobatan kanker. Maka dari itu, mencukupi kebutuhan tidur akan sangat membantu menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Namun, jika rasa lelah berkepanjang masih menyerang setelah beristirahat, segera konsultasikan kepada dokter.

Baca juga: Penting untuk Wanita, Ini 4 Cara Mencegah Kanker Serviks

  • Berolahraga

Karena mudah merasa lelah dan lemas, banyak pengidap kanker yang kesulitan untuk berolahraga. Padahal, berolahraga secara rutin bisa membantu mengurangi rasa lelah dan menghindari depresi akibat penyakit dan pengobatan. Namun perlu diingat, sesuaikan jenis olahraga yang dipilih dengan kemampuan tubuh.

Sebelum memutuskan berolahraga, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Tujuannya, untuk mengetahui jenis dan intensitas olahraga yang sesuai dengan tubuh. Olahraga pada pengidap kanker bisa membantu meningkatkan kebugaran kardiovaskular, membuat otot lebih kuat, mengurangi kelelahan, dan membuat lebih bahagia. Pilihlah jenis olahraga ringan yang cocok dengan kondisi tubuh, misalnya berjalan kaki. Berjalan kaki santai setidaknya 20–30 menit sehari bisa memberi perubahan dan meningkatkan kualitas hidup.

Baca juga: Komplikasi yang Bisa Diakibatkan oleh Kanker Serviks

Atau jika ragu, bicarakan seputar olahraga dan aktivitas fisik yang cocok untuk pengidap kanker serviks kepada dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kanker serviks, dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!