11 March 2019

Sering Lupa di Usia Muda, Mungkinkah Risiko Alzheimer Meningkat?

Sering Lupa di Usia Muda, Mungkinkah Risiko Alzheimer Meningkat?

Halodoc, Jakarta - Gangguan ingatan seperti Alzheimer biasanya menyerang seseorang yang usianya sudah di atas 65 tahun. Gangguan ingatan ini biasanya terjadi bersamaan dengan penurunan fungsi mental. Namun, tahukah kamu bahwa penyakit Alzheimer di usia muda juga mungkin terjadi?

Alzheimer di usia muda berarti bahwa penyakit ini terjadi pada orang dengan usia 40-50 tahun. Bahkan, pada kasus yang jarang, kondisi ini juga mungkin terjadi pada orang yang berusia 30 tahun. Sayangnya, kebanyakan ahli medis seringkali kesulitan melakukan diagnosis Alzheimer pada usia muda. Sebab, Alzheimer di usia muda menunjukkan gejala yang kerap dikira stres akibat tekanan aktivitas sehari-hari seperti mudah lupa.

Baca Juga: 5 Faktor Penyebab Alzheimer Pada Seseorang

Jenis Alzheimer

Faktanya, terdapat dua tipe Alzheimer yang diderita oleh orang yang masih muda, yakni turunan dan umum. Pada penyakit Alzheimer umum, pengidap yang umumnya masih muda mengalami gejala dan ciri yang sama dengan orangtua dengan Alzheimer. Sementara penyakit Alzheimer yang disebabkan oleh faktor keturunan menunjukkan tanda-tanda Alzheimer saat mereka menginjak usia 30-an, 40-an, atau 50-an.

Baca Juga: Belum Tentu Penyakit, Ini Alasan Manusia Mudah Lupa

Gejala Alzheimer di Usia Muda

Pada kebanyakan pengidap Alzheimer di usia muda, gejala awal yang timbul serupa dengan jenis penyakit Alzheimer lainnya, yaitu:

  • Menanyakan informasi yang sama berulang kali.

  • Tidak bisa mengingat waktu dan tanggal.

  • Tidak bisa mengingat posisi sekarang dan bagaimana cara sampai di tempat tersebut.

  • Kesulitan terlibat dalam perbincangan dan sulit memilih kata untuk suatu hal.

  • Bermasalah pada persepsi mendalam atau masalah penglihatan lain.

  • Sulit untuk memecahkan masalah sederhana, seperti mengikuti panduan pada resep.

  • Melupakan hal penting, terutama informasi yang baru diperoleh atau tanggal penting.

  • Meningkatnya pengambilan keputusan buruk.

  • Menarik diri dari pekerjaan dan situasi sosial.

  • Meletakkan barang sembarangan namun lupa saat membutuhkan barang tersebut.

  • Perubahan kepribadian dan suasana hati.

Hal yang Harus Dilakukan Jika Mengalami Alzheimer di Usia Muda

Alzheimer yang terjadi di usia muda akan menimbulkan tantangan, pasalnya hal ini terjadi saat masih dalam usia produktif. Agar kehidupan tetap nyaman, sebaiknya lakukan hal berikut:

  • Saat berada di tempat kerja, mungkin pergerakan atau aktivitasmu terganggu. Ada baiknya untuk mengatakan hal ini kepada atasan dan rekan kerja supaya kondisi yang terjadi tidak mengganggu.

  • Saat kamu merasa pekerjaan sudah terlalu berat, sebaiknya untuk mengurangi beban kerja atau mengurangi jam kerja.

  • Bicarakan kondisi tersebut pada pasangan. Jangan ragu untuk meminta bantuannya, bila memerlukan.

  • Tetap melakukan berbagai kegiatan dengan pasangan, sesuai kemampuan. Temukan dan nikmati juga kegiatan baru dengan pasangan agar tetap bersemangat.

  • Apabila kamu sudah memiliki anak, bicarakan juga kondisi Alzheimer ini agar anak mengerti.

  • Tetap melakukan aktivitas bersama anak dan keluarga.

Alzheimer pada usia muda mungkin saja terjadi. Jika kamu mulai mengalami tanda-tanda tersebut, segeralah memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan. Dengan demikian, kamu dapat menentukan langkah penanganan yang tepat secara dini.

Baca Juga: Belum Tentu Penyakit, Ini Alasan Manusia Mudah Lupa

Jika kamu sering lupa tanpa sebab di usia muda, bicara pada dokter Halodoc untuk mencari tahu penyebabnya. Gunakan fitur Contact Doctor yang ada di Halodoc untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc  di App Store atau Google Play!