Panadol harus dikonsumsi sesuai aturan agar tidak memicu efek samping di tubuh.

DAFTAR ISI
- Dosis dan Aturan Pakai Panadol
- Merek Dagang Panadol
- Tips Mengatasi Nyeri Ringan
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Rasa nyeri dan demam merupakan respons alami tubuh saat menghadapi peradangan atau infeksi. Kondisi ini sering kali mengganggu efektivitas dan kenyamanan dalam beraktivitas harian.
Untuk meredakannya dengan cepat, penggunaan obat pereda nyeri yang tepat sangat diperlukan. Kamu bisa dengan praktis beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan diantar langsung ke rumah.
Dosis dan Aturan Pakai Panadol
Panadol adalah obat yang mengandung Paracetamol sebagai bahan aktif utamanya. Obat ini berfungsi sebagai analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam) untuk mengatasi sakit kepala, sakit gigi, nyeri otot, hingga demam setelah vaksinasi.
Untuk dewasa dan anak-anak berusia di atas 12 tahun, dosis umum Panadol standar adalah 1–2 kaplet (500 mg–1000 mg) diminum setiap 4–6 jam sesuai kebutuhan. Dosis maksimal dalam sehari tidak boleh melebihi 4.000 mg (8 kaplet) untuk mencegah risiko kerusakan organ hati.
Sementara untuk anak-anak usia 6–11 tahun, dosis yang dianjurkan adalah 1/2 hingga 1 kaplet (250 mg–500 mg) diminum setiap 4–6 jam, dengan batas maksimal 4 kali sehari. Obat ini aman dikonsumsi sebelum atau sesudah makan, namun disarankan dikonsumsi bersama air putih secukupnya.
Merek Dagang Panadol
Berikut ini beberapa merek dagang Panadol di Halodoc:
- Panadol Extra 10 Kaplet. Obat pereda nyeri dan sakit kepala yang memadukan Paracetamol 500 mg dan Caffeine 65 mg. Kandungan kafein di dalamnya membantu memperkuat efek parasetamol, sehingga efektif dan cepat meredakan sakit kepala berat, sakit gigi, serta nyeri otot yang mengganggu.
- Panadol 500 mg 10 Kaplet. Varian klasik obat pereda demam dan nyeri ringan hingga sedang yang mengandung Paracetamol 500 mg. Lembut di lambung, obat ini menjadi pilihan efektif untuk menurunkan demam, meredakan sakit kepala, sakit gigi, serta nyeri akibat flu tanpa menyebabkan kantuk.
- Panadol Extra 4 Kaplet. Kemasan praktis strip 4 kaplet dari Panadol Extra (Paracetamol 500 mg + Caffeine 65 mg). Didesain agar mudah dibawa bepergian untuk mengatasi serangan sakit kepala mendadak atau nyeri hebat dengan reaksi kerja yang lebih cepat dan kuat.
- Panadol Flu dan Batuk 10 Kaplet. Obat kombinasi khusus untuk meredakan gejala flu kompleks. Mengandung Paracetamol 500 mg (penurun demam/nyeri), Phenylephrine HCl 5 mg (pelega hidung tersumbat), dan Dextromethorphan HBr 15 mg (penekan batuk kering), efektif membuat tubuh terasa lebih nyaman saat terserang flu.
- Panadol Anak-Anak 1-6 Sirup 60 ml. Sirup penurun demam dan pereda nyeri khusus balita usia 1 hingga 6 tahun dengan kandungan Paracetamol 160 mg per 5 ml. Bebas alkohol, ramah di lambung anak, dan dilengkapi rasa raspberry yang disukai anak-anak untuk meringankan demam pascavaksinasi atau sakit gigi.
- Panadol Anak-Anak 120 mg 10 Tablet Kunyah. Obat demam dan nyeri praktis untuk anak usia 2–11 tahun berbentuk tablet kunyah dengan rasa ceri. Mengandung Paracetamol 120 mg per tablet yang dapat dikunyah langsung tanpa perlu bantuan air minum, cocok untuk anak yang sulit menelan obat cair atau tablet biasa.
Sakit kepala mengganggu aktivitas sehari-hari? Simak selengkapnya, ini 5 Pilihan Obat Bebas Tanpa Resep Dokter untuk Sakit Kepala.
Tips Mengatasi Nyeri Ringan
Selain mengonsumsi obat pereda nyeri, kamu juga bisa menerapkan beberapa langkah mandiri berikut untuk mempercepat pemulihan:
- Istirahat yang cukup agar tubuh dapat memulihkan jaringan yang meradang.
- Kompres dingin atau hangat pada area yang terasa nyeri sesuai kebutuhan.
- Penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih minimal 2 liter sehari.
- Hindari aktivitas fisik berat yang dapat memperparah ketegangan otot.
Kamu bisa cari tahu selengkapnya, Ini 5 Pilihan Obat Penghilang Nyeri yang Ampuh di Apotek.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika gejalamu tidak membaik dalam 2–3 hari atau semakin parah, segera konsultasi ke dokter di Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- ✅ Dokter Berpengalaman: Terhubung dengan dokter spesialis dan dokter umum terpercaya yang siap membantu.
- ✅ Respon Cepat & 24/7: Konsultasi kapan saja dan di mana saja tanpa perlu menunggu lama.
- ✅ Privasi Terjamin: Sesi konsultasi berlangsung aman dan rahasia medis kamu terjaga sepenuhnya.
Referensi
BPOM RI. Diakses pada 2026. Cek Produk BPOM: Paracetamol dan Kombinasinya.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Petunjuk Penggunaan Obat Bebas dan Bebas Terbatas.
WebMD. Diakses pada 2026. Paracetamol: Uses, Dosage, Side Effects, and Precautions.
WHO. Diakses pada 2026. WHO Model List of Essential Medicines – Pain and Palliative Care.
FAQ
1. Apakah Panadol aman diminum saat perut kosong?
Ya, obat berbasis Paracetamol seperti Panadol umumnya aman diminum sebelum makan karena relatif tidak mengiritasi lambung.
2. Berapa jam jarak minum Panadol jika nyeri muncul kembali?
Jarak minum obat yang disarankan adalah 4 hingga 6 jam, dengan memperhatikan dosis harian maksimal tidak melebihi 4000 mg.
3. Bolehkah meminum Panadol bersamaan dengan obat flu lain?
Kamu perlu memeriksa kandungan obat flu tersebut terlebih dahulu. Jika obat flu sudah mengandung Paracetamol, hindari meminumnya bersamaan untuk mencegah overdosis.





