
Ini Dosis dan Aturan Pakai Cefixime Kapsul, Sirup, dan Tablet
Cefixime adalah obat yang digunakan untuk mengatasi berbagai macam infeksi bakteri. Obat ini dikenal sebagai antibiotik sefalosporin, yang bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri.

DAFTAR ISI
- Apa Itu Cefixime?
- Dosis Cefixime
- Merek Dagang Cefixime
- Efek Samping dan Peringatan Penggunaan Cefixime
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Cefixime merupakan salah satu jenis obat antibiotik golongan sefalosporin generasi ketiga yang sering diresepkan oleh dokter untuk mengatasi berbagai penyakit akibat infeksi bakteri.
Mulai dari infeksi saluran pernapasan, infeksi saluran kemih, hingga infeksi telinga, obat ini bekerja efektif membunuh dan menghentikan pertumbuhan bakteri dalam tubuh.
Namun, karena tergolong sebagai obat keras, sehingga penggunaan Cefixime tidak boleh sembarangan dan wajib dihabiskan sesuai anjuran medis agar tidak memicu resistensi bakteri.
Yuk, ketahui dosis dan aturan pakai Cefixime secara lengkap melalui ulasan berikut ini!
Apa Itu Cefixime?
Cefixime trihydrate adalah obat antibiotik resep yang efektif mengatasi berbagai infeksi bakteri.
Obat ini bekerja menghambat pembentukan dinding sel bakteri, sehingga perkembangbiakannya terhenti dan infeksi mereda.
Cefixime ampuh melawan bakteri seperti Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae, E. coli, hingga Klebsiella pneumoniae.
Tersedia dalam sediaan tablet, kapsul, dan sirup kering, obat ini dapat digunakan oleh dewasa maupun anak-anak.
Manfaat utamanya meliputi pengobatan infeksi saluran pernapasan, saluran kemih, otitis media, hingga gonore tanpa komplikasi.
Bagi ibu hamil (Kategori B) dan menyusui, penggunaannya memerlukan konsultasi medis terlebih dahulu karena obat ini dapat terserap ke dalam ASI dalam jumlah kecil.
Dosis Cefixime
Berikut perbaikan narasi yang lebih ringkas dan mengalir:
Dosis Cefixime bervariasi tergantung usia, berat badan, serta tingkat keparahan infeksi.
Secara umum, dosis untuk dewasa dan anak dengan berat badan di atas 30 kg adalah 1 kapsul (200 mg), diminum 2 kali sehari sebelum atau sesudah makan.
Meskipun gejala sudah membaik, obat ini wajib dikonsumsi sampai tuntas sesuai durasi terapi yang diresepkan dokter.
Menghentikan penggunaan antibiotik terlalu cepat dapat meningkatkan risiko resistensi bakteri yang berbahaya.
Pahami lebih dalam tentang Obat Antibiotik – Manfaat, Dosis, dan Efek Sampingnya berikut ini.
Merek Dagang Cefixime
Berikut ini merek dagang Cefixime:
- Cefixime 200 mg 10 Kapsul. Obat generik antibiotik golongan sefalosporin generasi ketiga yang mengandung Cefixime 200 mg. Bekerja menghambat pembentukan dinding sel bakteri untuk mengobati infeksi saluran kemih, infeksi tenggorokan, tonsilitis, serta otitis media pada orang dewasa. Obat ini tergolong obat keras dan wajib menggunakan resep dokter.
- Cefixime Dry Sirup 30 ml. Antibiotik generik berbentuk sirup kering (dry syrup) yang dilarutkan dengan air sebelum dikonsumsi. Diformulasikan khusus untuk memudahkan pemberian dosis pada anak-anak yang mengalami infeksi bakteri seperti ISPA, demam tifoid, atau infeksi telinga.
- Cefixime 100 mg 10 Kapsul. Obat generik Cefixime dengan dosis 100 mg per kapsul. Menjadi pilihan terapi untuk infeksi bakteri derajat ringan hingga sedang, atau sebagai penyesuaian dosis bagi pasien dengan berat badan tertentu maupun gangguan fungsi ginjal.
- Ceptik 200 mg 10 Kaplet. Obat antibiotik yang mengandung Cefixime 200 mg. Efektif menangani infeksi bakteri membandel pada saluran kemih, bronkitis akut, dan infeksi THT dengan standar kualitas produk paten.
- Profim 100 mg 10 Kapsul. Obat bermerek dengan kandungan Cefixime 100 mg. Digunakan untuk membunuh bakteri penyebab infeksi pada saluran pernapasan atas, tonsil, dan saluran kemih dengan tolerabilitas dosis yang sesuai untuk dosis harian terbagi.
- Befixim 200 mg 6 Kapsul. Obat antibiotik bermerek berbasis Cefixime 200 mg dalam kemasan strip 6 kapsul. Tepat digunakan untuk pengobatan infeksi bakteri akut jangka pendek sesuai dengan durasi resep yang ditentukan oleh dokter.
Efek Samping dan Peringatan Penggunaan Cefixime
Sama seperti antibiotik lainnya, penggunaan Cefixime berpotensi menimbulkan beberapa efek samping ringan seperti mual, muntah, sakit perut, diare, atau pusing.
Efek samping ini biasanya mereda seiring berjalannya waktu.
Namun, perhatikan reaksi serius seperti ruam kulit hebat, demam tinggi, atau diare parah terus-menerus.
Pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap obat penicillin atau cephalosporin harus memberitahukan dokter sebelum menggunakan Cefixime.
Jika gejalamu tidak membaik dalam 2–3 hari atau semakin parah meskipun telah meminum obat, segera konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc.
Penting, ini Serba-serbi Resistensi Antibiotik yang Perlu Diketahui agar semakin waspada.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.




