Ad Placeholder Image

Ini Gejala Batu Empedu Saat Menyumbat Saluran Pencernaan

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Fauzan Azhari SpPD   16 Oktober 2025

Batu empedu yang menyumbat saluran pencernaan dapat menimbulkan gejala serius

Ini Gejala Batu Empedu Saat Menyumbat Saluran PencernaanIni Gejala Batu Empedu Saat Menyumbat Saluran Pencernaan

DAFTAR ISI


Pernah merasakan nyeri hebat di perut bagian kanan atas yang datang tiba-tiba, lalu menjalar hingga ke punggung atau bahu? 

Hati-hati, bisa jadi itu bukan sekadar sakit perut biasa, melainkan batu empedu yang mulai menyumbat saluran pencernaan. Kondisi ini sering kali muncul tanpa peringatan, tapi efeknya bisa menimbulkan rasa sakit dan berbahaya jika dibiarkan.

Lalu, apa saja gejala batu empedu dan bagaimana cara mengatasinya?

Apa Itu Batu Empedu?

Batu empedu adalah endapan keras yang terbentuk di dalam kantong empedu. Kantong empedu sendiri merupakan organ kecil yang terletak di bawah hati dan berfungsi untuk menyimpan empedu, cairan yang membantu proses pencernaan lemak.

Batu empedu dapat bervariasi ukurannya, mulai dari sekecil butiran pasir hingga sebesar bola golf.

Gejala Batu Empedu yang Perlu Diwaspadai

Banyak orang dengan batu empedu tidak menyadari keberadaannya karena tidak menimbulkan gejala. Namun, jika batu empedu menyumbat saluran pencernaan, dapat memicu gejala seperti:

  • Nyeri perut bagian atas: Nyeri ini biasanya terasa di bagian tengah atau kanan atas perut, di bawah tulang rusuk. Nyeri dapat datang tiba-tiba dan berlangsung selama beberapa menit hingga beberapa jam.
  • Nyeri punggung: Nyeri dapat menjalar ke punggung, terutama di antara tulang belikat.
  • Nyeri bahu kanan: Beberapa orang merasakan nyeri di bahu kanan mereka.
  • Mual dan Muntah: Batu empedu dapat menyebabkan mual dan muntah, terutama setelah makan makanan berlemak.
  • Gangguan pencernaan: Perut kembung (gas) berlebihan, dan merasa tidak nyaman setelah makan juga bisa menjadi gejala batu empedu.
  • Penyakit kuning (Jaundice): Jika batu empedu menghalangi saluran empedu, bilirubin (pigmen kuning yang dihasilkan saat sel darah merah pecah) dapat menumpuk dalam darah dan menyebabkan kulit dan mata kuning.

Waspada, Ini Ciri Batu Empedu Parah yang Perlu Diwaspadai. 

Penyebab Terbentuknya Batu Empedu

Penyebab pasti terbentuknya batu empedu belum sepenuhnya dipahami, tetapi ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risikonya:

1. Kelebihan kolesterol

Batu empedu yang paling umum terbuat dari kolesterol. Jika hati menghasilkan terlalu banyak kolesterol, empedu dapat menjadi jenuh dan membentuk kristal yang kemudian mengeras menjadi batu.

2. Kelebihan bilirubin

Bilirubin adalah pigmen kuning yang dihasilkan saat sel darah merah pecah. Kondisi seperti penyakit hati atau gangguan darah tertentu dapat menyebabkan kadar bilirubin tinggi dalam empedu, yang dapat menyebabkan pembentukan batu empedu pigmen.

3. Kantong empedu tidak kosong sepenuhnya

Jika kantong empedu tidak kosong secara teratur dan sempurna, empedu dapat menjadi terlalu pekat dan menyebabkan pembentukan batu.

Faktor risiko lain meliputi:

  • Jenis kelamin perempuan. 
  • Usia di atas 40 tahun. 
  • Obesitas.
  • Diet tinggi lemak dan rendah serat.
  • Riwayat keluarga dengan batu empedu.
  • Kehamilan.
  • Penurunan berat badan yang cepat.
  • Obat-obatan tertentu

Cegah batu empedu, Hindari Jenis Makanan yang Tingkatkan Risiko Terkena Batu Empedu. 

Pilihan Pengobatan Batu Empedu

Pengobatan batu empedu tergantung pada tingkat keparahan gejala dan kondisi kesehatan pasien. Beberapa pilihan pengobatan meliputi:

1. Observasi

Jika batu empedu tidak menimbulkan gejala, dokter mungkin merekomendasikan untuk hanya mengamati kondisi tersebut tanpa pengobatan.


2. Obat-obatan

Obat-obatan seperti asam ursodeoksikolat dapat digunakan untuk melarutkan batu empedu kolesterol kecil. Namun, obat-obatan ini mungkin membutuhkan waktu berbulan-bulan atau bertahun-tahun untuk bekerja dan tidak selalu efektif.


3. Operasi Pengangkatan Kantong Empedu (Kolesistektomi)

Kolesistektomi adalah pengobatan yang paling umum untuk batu empedu yang menyebabkan gejala. Operasi ini dapat dilakukan secara laparoskopi (dengan sayatan kecil) atau operasi terbuka (dengan sayatan yang lebih besar).

Ketahui Operasi Batu Empedu: Besar atau Kecilkan? Ini Jawabnya. 

Pencegahan Batu Empedu

Meskipun tidak ada cara pasti untuk mencegah batu empedu, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengurangi risiko:

  • Pertahankan berat badan ideal: Obesitas dan penurunan berat badan yang cepat dapat meningkatkan risiko batu empedu.
  • Konsumsi makanan sehat: Diet tinggi serat, rendah lemak, dan kaya buah-buahan dan sayuran dapat membantu mencegah batu empedu.
  • Olahraga teratur: Olahraga teratur dapat membantu menjaga berat badan yang sehat dan mengurangi risiko batu empedu.
  • Hindari melewatkan waktu makan: Melewatkan waktu makan dapat menyebabkan empedu menumpuk di kantong empedu dan meningkatkan risiko pembentukan batu.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera cari pertolongan medis jika mengalami gejala batu empedu, seperti nyeri perut yang parah, demam, penyakit kuning, atau mual dan muntah yang tidak mereda. Diagnosis dan pengobatan dini dapat membantu mencegah komplikasi serius.

Kesimpulan

Batu empedu dapat menyebabkan berbagai gejala yang mengganggu. Mengenali gejala sejak dini dan mendapatkan penanganan yang tepat dapat membantu mencegah komplikasi serius. 

Jika kamu mengalami gejala yang mencurigakan, segera konsultasikan dengan dokter spesialis penyakit dalam. Menjaga gaya hidup sehat dengan diet seimbang dan olahraga teratur juga dapat membantu mengurangi risiko terbentuknya batu empedu.

Tak perlu bingung cari obat, kamu bisa dapatkan di apotek 24 jam terdekat dari rumah, karena ada Apotek Online Halodoc.

Obat dan produk kesehatan di Toko Kesehatan Halodoc dijamin 100% asli dan tepercaya. Produk dikirim dari apotek terdekat dari rumahmu, diantar dalam waktu 1 jam.

Segera download Halodoc untuk pengalaman belanja obat online dengan praktis!

Referensi: 
Keslan.Kemkes.go.id. Diakses pada 2025. Batu Empedu (Kolelitiasis). 
NIDDK. Diakses pada 2025. Definition & Facts for Gallstones. 
Research Gate. Diakses pada 2025. Diagnosis dan Tatalaksana Kolelitiasis.