• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Penyebab Kucing Peliharaan Terkena Penyakit Ginjal

Ini Penyebab Kucing Peliharaan Terkena Penyakit Ginjal

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Ini Penyebab Kucing Peliharaan Terkena Penyakit Ginjal

“Penyakit atau gangguan ginjal pada kucing tak boleh dipandang sebelah mata. Jika dibiarkan tanpa penanganan kondisi ini bisa berujung fatal, bahkan menyebabkan kematian. Penyebab sakit ginjal pada kucing sendiri cukup beragam, mulai dari infeksi hingga kehilangan darah.”

Halodoc, Jakarta - Sakit ginjal pada kucing adalah penyakit yang sangat membahayakan dan dapat berakibat fatal jika tidak diatasi dengan segera. Kematian menjadi komplikasi paling parah yang bisa saja terjadi jika kucing tidak mendapat perawatan dengan tepat.

Lantas, apa saja yang menjadi penyebab sakit ginjal pada kucing? Berikut ini sejumlah penyebab dan bagaimana gejala sakit ginjal pada kucing

Baca juga: Ketahui Seluk-Beluk Tentang Cat Flu pada Kucing Peliharaan

Penyakit pada Ginjal yang Dapat Menyerang Kucing

Ada beberapa jenis penyakit pada ginjal yang dapat menyerang kucing kesayangan, yaitu: 

1. Penyumbatan Ginjal dan Saluran Kemih

Penyebab sakit ginjal pada kucing selanjutnya adalah adanya penyumbatan ginjal dan saluran kemih. Adanya kumpulan kristal yang membentuk batu memicu penyumbatan pada ginjal dan saluran kemih.

Hal tersebut karena batu ginjal yang terbawa urine terlalu lama menumpuk pada saluran kencing, sehingga menyumbat saluran kemih dan membuat urin sulit dikeluarkan atau bahkan tidak keluar sama sekali. Kondisi ini membuat aliran urine dan darah pada ginjal tidak normal.

2. Infeksi Bakteri

Infeksi bakteri juga bisa menyebabkan sakit ginjal pada kucing, disebut pyelonephritis. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri kronis yang bisa mengubah karakteristik urine dan aliran darahnya.

Bakteri yang paling sering terlibat adalah Escherichia coli dan Staphylococcus. Bakteri lain yang mungkin ditemukan termasuk Proteus, Streptococcus, Klebsiella, Enterobacter, dan Pseudomonas.

Banyak kucing tidak memiliki tanda-tanda klinis ketika mereka mengidap pyelonephritis. Tanda-tanda infeksi ginjal, termasuk demam dan nyeri dapat terjadi saat ginjal teraba selama pemeriksaan fisik. 

3. Keracunan

Sakit ginjal pada kucing juga dapat terjadi akibat keracunan. Selain anjing, kucing menjadi salah satu hewan yang suka menggigit benda-benda di sekitarnya.

Ia juga tidak mengetahui mana benda atau zat yang membahayakan tubuhnya. Jika tidak sengaja masuk ke mulut dan tertelan, keracunan bisa saja terjadi. Contoh benda beracun yang bisa menyebabkan penyakit ginjal, antara lain:

  • Bahan antifreeze.
  • Bunga lili.
  • Pestisida.
  • Cairan pembersih rumah tangga.
  • Obat-obatan manusia.

Baca juga: Seberapa Seringkah Kucing Harus Dimandikan?

4. Faktor Keturunan

Selain tiga hal di atas, sakit ginjal pada kucing juga dapat terjadi akibat keturunan. Ada beberapa jenis kucing yang rentan mengidap penyakit ini, salah satunya adalah kucing Persia. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan jika sakit ginjal dialami oleh kucing dari ras lainnya. 

5. Trauma

Sakit ginjal pada kucing juga bisa disebabkan trauma atau benturan pada tubuhnya. Terutama tauma yang melibatkan panggul yang patah atau kandung kemih yang pecah, sehingga menyebabkan gagal ginjal.

6. Kehilangan Darah

Syok karena kehilangan banyak darah dengan cepat atau dehidrasi yang cepat dan parah juga bisa memicu masalah ginjal pada kucing. 

Cuaca panas yang ekstrem, peningkatan aktivitas yang signifikan, muntah, dan diare parah juga bisa menyebabkan penurunan cairan yang besar sehingga menyebabkan penyakit ginjal, bahkan gagal ginjal.

Gejala Sakit Ginjal pada Kucing

Sakit ginjal pada kucing memiliki gejala yang beragam. Penyakit ini rentan dialami seiring dengan bertambahnya usia. Lantas, apa saja gejala fisik yang tampak? Berikut ini beberapa gejala tersebut:

  1. Perubahan frekuensi buang air kecil. Gejala yang pertama adalah meningkatnya frekuensi buang air kecil. Jika kamu melihat kucing terus bolak-balik ke litter box, sebaiknya tetap waspada, ya!
  2. Dehidrasi. Ia selalu merasa haus dan sering minum. Hal ini terjadi karena kucing butuh menggantikan cairan yang hilang dari tubuhnya.
  3. Penurunan nafsu makan. Penyakit ginjal pada kucing mengubah metabolisme tubuhnya. Akibatnya, ginjal sudah tidak berfungsi dengan baik akan berdampak pada penurunan nafsu makan.
  4. Masalah pencernaan. Gejala terakhir dapat dilihat dari adanya masalah pada pencernaan, seperti diare dan muntah-muntah. Kondisi ini terjadi karena perubahan fungsi pada ginjal dan metabolisme tubuh.

Baca juga: 5 Masalah Kesehatan yang Umum Dialami Kucing

Nah, bila kucing kesayanganmu mengalami gejala-gejala di atas, tanyakan pada dokter hewan untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Kamu bisa bertanya langsung pada dokter hewan melalui aplikasi Halodoc

Selain itu, di tengah pandemi COVID-19 kamu juga bisa membeli suplemen atau vitamin untuk meningkatkan sistem imun menggunakan aplikasi Halodoc. Tanpa perlu repot keluar rumah, kamu bisa membelinya kapan pun dan di mana pun. Praktis, kan?

Referensi:
FETCH by Web MD. Diakses pada 2021. Kidney Failure in Cats
Proplan.co.id. Diakses pada 2021. 5 Penyebab Penyakit Ginjal Pada Kucing. Proplan.co.id. Diakses pada 2021. Temukan 4 Ciri-Ciri Penyakit Ginjal Pada Kucing.