Ad Placeholder Image

Kenali 13 Manfaat Gula Aren untuk Kesehatan Tubuh

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 30 September 2026

“Sebagai pemanis, ada banyak manfaat gula aren untuk kesehatan tubuh. Hal itu berkat kandungan nutrisinya yang lebih tinggi dari gula lain, dan indeks glikemik yang lebih rendah.”

Kenali 13 Manfaat Gula Aren untuk Kesehatan TubuhKenali 13 Manfaat Gula Aren untuk Kesehatan Tubuh

DAFTAR ISI


Gula aren sering dianggap sebagai pemanis yang lebih sehat dibanding gula pasir. Banyak orang pun mencari tahu manfaat gula aren untuk kesehatan tubuh, mulai dari kandungan mineralnya hingga pengaruhnya pada gula darah.

Faktanya, gula aren tetaplah gula. Ia memang punya beberapa kelebihan kecil, tetapi manfaatnya sangat bergantung pada seberapa banyak kamu mengonsumsinya. Yuk, simak penjelasan lengkapnya berdasarkan sumber resmi berikut ini.

Kandungan dan Manfaat Gula Aren untuk Kesehatan Tubuh

Menurut Ayo Sehat Kementerian Kesehatan RI, gula aren dibuat dari nira pohon aren yang direbus hingga mengental dan mengkristal. Kandungan utamanya adalah sukrosa, sama seperti jenis gula lainnya. Berikut beberapa hal yang bisa kamu ketahui soal kandungan dan manfaat gula aren.

1. Sumber Energi

Sebagai gula, gula aren menyediakan energi bagi tubuh dari sukrosa yang dikandungnya. Karena itu, gula aren dapat menjadi pilihan pemanis alami untuk masakan atau minuman tradisional, asalkan porsinya tetap terkendali.

2. Mengandung Sedikit Mineral

Kemenkes menyebutkan gula aren mengandung kalium, magnesium, dan zat besi. Namun, jumlahnya sangat kecil sehingga gula aren tidak bisa diandalkan sebagai sumber mineral utama. Kebutuhan mineral tetap perlu dipenuhi dari sayur, buah, kacang-kacangan, dan lauk-pauk.

3. Memberi Cita Rasa Khas dengan Proses Sederhana

Gula aren diolah dengan proses yang relatif sederhana dari nira. Rasa dan aromanya yang khas membuat gula aren banyak dipakai pada kuliner Nusantara, sehingga sedikit saja sudah cukup memberi rasa manis yang kuat.

Apakah Gula Aren Aman untuk Gula Darah?

Kemenkes menjelaskan indeks glikemik gula aren memang sedikit lebih rendah daripada gula putih, tetapi perbedaan ini tidak terlalu berarti jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Sebuah studi di jurnal Amerta Nutrition bahkan menemukan indeks glikemik gula aren tergolong tinggi dan tidak berbeda dari gula tebu. Jadi, gula aren bukan “gula bebas risiko” bagi penderita diabetes.

Tips Mengonsumsi Gula Aren dengan Bijak

  • Batasi total asupan gula harian. Kemenkes menganjurkan konsumsi gula maksimal 50 gram atau sekitar 4 sendok makan per hari, termasuk gula aren.
  • Gunakan porsi kecil dan manfaatkan rasa gula aren yang kuat agar kamu tidak perlu menambahkan banyak pemanis.
  • Pilih opsi “less sugar” saat membeli minuman kekinian berbahan gula aren dan batasi frekuensinya.
  • Biasakan membaca label informasi nilai gizi pada produk kemasan untuk memantau kandungan gula.
  • Buat minuman sendiri di rumah agar jumlah gula lebih mudah dikontrol.
  • Jika memiliki diabetes, sindrom metabolik, atau berat badan berlebih, diskusikan penggunaan gula aren dengan dokter atau ahli gizi.

Kapan Harus ke Dokter?

Periksakan diri ke dokter jika kamu sering merasa haus, sering buang air kecil, mudah lelah, atau berat badan turun tanpa sebab, terutama bila terbiasa mengonsumsi minuman manis. Keluhan tersebut bisa berkaitan dengan gula darah tinggi yang perlu diperiksa.

Penderita diabetes juga sebaiknya berkonsultasi sebelum mengganti pemanis, karena gula aren tetap dapat menaikkan gula darah.

Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk membahas pola makan dan kadar gula darahmu.

Studi Terkait

Studi berjudul “Are Glycaemic Response, Glycaemic Index, and Glycaemic Load of Traditional Palm Sugar (Arenga pinnata) Different from Cane Sugar?: An Oral Glucose Tolerance Test” yang terbit di Amerta Nutrition (2022) mencatat indeks glikemik gula aren sebesar 98,71 atau kategori tinggi. Beban glikemik gula aren dan gula tebu sama-sama tergolong sedang, yaitu 11,80 dan 12,22.

Peneliti menyimpulkan tidak ada perbedaan bermakna antara respons glikemik kedua gula. Kemenkes pun mengingatkan bahwa konsumsi gula berlebihan, apa pun jenisnya, berkaitan dengan peningkatan risiko obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Chat dokter membantu kamu memahami apakah gula aren cocok untuk kondisimu, terutama jika kamu sedang menjaga berat badan atau memiliki diabetes. Dokter dapat memberi saran pola makan dan menyarankan pemeriksaan gula darah bila diperlukan.

Chat dengan dokter Halodoc kapan saja untuk mendapatkan saran asupan gula yang sesuai kebutuhanmu.

Referensi
Ayo Sehat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Minuman Gula Aren: Berbahaya atau Tidak?
Ayo Sehat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Informasi Batasan Konsumsi Gula Setiap Harinya.
Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Bahaya Konsumsi Gula Berlebih.
Amerta Nutrition. Diakses pada 2026. Are Glycaemic Response, Glycaemic Index, and Glycaemic Load of Traditional Palm Sugar (Arenga pinnata) Different from Cane Sugar?: An Oral Glucose Tolerance Test.

FAQ

Apakah gula aren lebih sehat daripada gula pasir?

Gula aren mengandung sedikit mineral, tetapi kandungan utamanya tetap sukrosa. Studi menunjukkan respons gula darahnya tidak berbeda bermakna dari gula tebu, jadi keduanya tetap perlu dibatasi.

Bolehkah penderita diabetes mengonsumsi gula aren?

Gula aren tetap dapat menaikkan gula darah, sehingga penderita diabetes perlu mengontrol porsinya dengan ketat. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi sebelum menjadikannya pemanis rutin.

Berapa batas konsumsi gula aren per hari?

Tidak ada batas khusus untuk gula aren, tetapi Kemenkes menganjurkan total konsumsi gula maksimal 50 gram atau sekitar 4 sendok makan per hari. Jumlah ini mencakup semua sumber gula tambahan, termasuk gula aren.

Apakah minuman gula aren kekinian aman dikonsumsi?

Aman bila dikonsumsi sesekali dengan porsi dan kadar gula yang terkontrol. Pilih opsi rendah gula dan batasi frekuensinya agar total asupan gula harian tidak berlebihan.