Ad Placeholder Image

Ketahui Penyebab Tekanan Darah Rendah dan Cara Mengatasinya

5 menit
Ditinjau oleh  dr. Caisar Dewi Maulina   17 November 2025

Tekanan darah rendah adalah kondisi saat aliran darah berada di bawah batas normal sehingga dapat menimbulkan gejala seperti pusing, lemas, dan mudah lelah.

Ketahui Penyebab Tekanan Darah Rendah dan Cara MengatasinyaKetahui Penyebab Tekanan Darah Rendah dan Cara Mengatasinya

DAFTAR ISI:


Tekanan darah rendah sering dianggap sepele karena tidak terdengar seberbahaya hipertensi. Namun, kondisi ini bisa menimbulkan keluhan yang cukup mengganggu, mulai dari pusing, tubuh terasa lemas, hingga sulit berkonsentrasi.

Jika dibiarkan, tekanan darah yang terlalu rendah juga dapat memengaruhi sirkulasi dan membuat tubuh tidak mendapatkan suplai oksigen yang cukup.

Banyak faktor yang bisa memicu tekanan darah rendah, mulai dari kurangnya asupan cairan, pola makan, hingga kondisi medis tertentu.

Oleh karena itu, penting untuk memahami apa saja penyebabnya serta langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasinya berikut ini.

Apa Itu Tekanan Darah Rendah (Hipotensi)?

Tekanan darahadalah ukuran kekuatan darah terhadap dinding arteri saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Tekanan darah dituliskan dengan dua angka, yaitu:

  • Sistolik: Angka atas yang menunjukkan tekanan saat jantung berkontraksi (memompa).
  • Diastolik: Angka bawah yang menunjukkan tekanan saat jantung berelaksasi (beristirahat) di antara denyut jantung.

Tekanan darah rendah atau hipotensi adalah kondisi ketika tekanan darah berada di bawah normal. Secara umum, tekanan darah dianggap rendah jika berada di bawah 90/60 mmHg.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, tekanan darah normal pada orang dewasa adalah sekitar 120/80 mmHg. Namun, angka ini bisa bervariasi tergantung usia, kondisi kesehatan, dan aktivitas fisik.

Darah 90 Apakah Rendah? Mengenal Batasan Tekanan Darah

Tekanan darah 90/60 mmHg atau di bawahnya dianggap sebagai tekanan darah rendah (hipotensi).

Namun, penting untuk diingat bahwa angka ini hanyalah panduan umum.

Beberapa orang secara alami memiliki tekanan darah yang sedikit lebih rendah tanpa mengalami gejala apapun.

Jika seseorang memiliki tekanan darah 90/60 mmHg dan mengalami gejala seperti pusing, lemas, pandangan kabur, atau pingsan, maka kondisi ini perlu diperhatikan dan sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter.

Penting untuk memantau tekanan darah secara berkala, terutama jika ada faktor risiko atau riwayat penyakit tertentu.

Pengukuran tekanan darah dapat dilakukan di rumah menggunakan alat tensimeter digital atau saat pemeriksaan rutin di fasilitas kesehatan.

Kenali Gejala Tekanan Darah Rendah

Tidak semua orang dengan tekanan darah rendah mengalami gejala. Namun, jika tekanan darah turun terlalu rendah, otak dan organ vital lainnya tidak mendapatkan cukup darah, yang dapat menyebabkan:

  • Pusing atau merasa ringan kepala.
  • Pingsan.
  • Pandangan kabur.
  • Mual.
  • Kelelahan.
  • Kurang konsentrasi.
  • Kulit pucat dan dingin.
  • Napas cepat dan dangkal.
  • Dehidrasi dan rasa haus yang tidak biasa.

Jika mengalami gejala-gejala tersebut, terutama saat berubah posisi dari berbaring atau duduk ke berdiri, segera konsultasikan dengan dokter.

8 Penyebab Tekanan Darah Rendah yang Perlu Diwaspadai

Tekanan darah rendah dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain:

1. Dehidrasi

Kekurangan cairan dalam tubuh dapat menurunkan volume darah dan menyebabkan tekanan darah rendah.

2. Kehamilan

Perubahan hormon selama kehamilan dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah, sehingga menurunkan tekanan darah.

3. Masalah Jantung

Kondisi seperti bradikardia (detak jantung lambat), masalah katup jantung, serangan jantung, atau gagal jantung dapat menyebabkan tekanan darah rendah.

4. Masalah Endokrin

Gangguan pada kelenjar tiroid (hipotiroidisme), kelenjar adrenal (penyakit Addison), gula darah rendah (hipoglikemia), dan diabetes dapat memicu tekanan darah rendah.

5. Perdarahan

Kehilangan darah akibat cedera atau perdarahan internal dapat menurunkan volume darah dan menyebabkan tekanan darah rendah.

6. Infeksi Berat (Sepsis)

Sepsis dapat menyebabkan penurunan tekanan darah yang drastis dan mengancam jiwa.

7. Reaksi Alergi Parah (Anafilaksis)

Reaksi alergi yang parah dapat menyebabkan penurunan tekanan darah secara tiba-tiba.

8. Kekurangan Nutrisi

Kekurangan vitamin B12 dan asam folat dapat menyebabkan anemia, yang dapat berkontribusi pada tekanan darah rendah.

Selain itu, beberapa obat-obatan juga dapat menyebabkan tekanan darah rendah sebagai efek samping, seperti diuretik, penghambat alfa, penghambat beta, antidepresan trisiklik, dan obat untuk penyakit Parkinson.

Kamu perlu tahu juga, Ini Beda Darah Rendah dan Kurang Darah yang Perlu Diketahui.

Bagaimana Cara Mengatasi Tekanan Darah Rendah?

Pengobatan tekanan darah rendah tergantung pada penyebabnya. Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi tekanan darah rendah meliputi:

  • Konsumsi Cukup Cairan: Minum banyak air putih untuk mencegah dehidrasi.
  • Konsumsi Makanan Asin: Garam dapat membantu meningkatkan tekanan darah, tetapi konsultasikan dengan dokter mengenai jumlah yang tepat.
  • Kenakan Stoking Kompresi: Stoking kompresi dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah di kaki dan meningkatkan tekanan darah.
  • Ubah Posisi Secara Perlahan: Hindari perubahan posisi yang tiba-tiba dari berbaring atau duduk ke berdiri.
  • Konsumsi Obat-obatan: Dalam beberapa kasus, dokter mungkin meresepkan obat-obatan untuk membantu meningkatkan tekanan darah.

Penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab tekanan darah rendah dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Menurut WHO, penanganan tekanan darah rendah harus disesuaikan dengan kondisi individu dan penyebab yang mendasarinya. Perubahan gaya hidup dan pengobatan medis mungkin diperlukan untuk mengelola kondisi ini.

Alami darah rendah bikin tidak nyaman? Simak selengkapnya, Ini Obat Darah Rendah yang Ampuh dan Tersedia di Apotek.

Upaya Pencegahan Tekanan Darah Rendah

Meskipun tidak semua penyebab tekanan darah rendah dapat dicegah, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko:

  • Minum Cukup Air: Pastikan tubuh terhidrasi dengan baik, terutama saat cuaca panas atau setelah berolahraga.
  • Makan Makanan Sehat: Konsumsi makanan yang seimbang dan bergizi.
  • Hindari Alkohol: Alkohol dapat menyebabkan dehidrasi dan menurunkan tekanan darah.
  • Olahraga Teratur: Aktivitas fisik yang teratur dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan menjaga tekanan darah tetap stabil.
  • Kelola Stres: Stres dapat memengaruhi tekanan darah. Cari cara untuk mengelola stres, seperti meditasi atau yoga.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera cari pertolongan medis jika mengalami gejala tekanan darah rendah yang parah, seperti:

  • Pingsan.
  • Napas pendek.
  • Nyeri dada.
  • Detak jantung tidak teratur.
  • Kebingungan.

Jika memiliki riwayat tekanan darah rendah dan mengalami gejala yang mengkhawatirkan, segera konsultasikan dengan dokter untuk evaluasi dan penanganan lebih lanjut.

Kesimpulan

Tekanan darah rendah (hipotensi) adalah kondisi ketika tekanan darah berada di bawah normal, yaitu di bawah 90/60 mmHg.

Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti dehidrasi, kehamilan, masalah jantung, masalah endokrin, perdarahan, infeksi berat, reaksi alergi parah, dan kekurangan nutrisi.

Penting untuk mengenali gejala tekanan darah rendah dan segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala yang parah.

Upaya pencegahan seperti minum cukup air, makan makanan sehat, olahraga teratur, dan mengelola stres dapat membantu mengurangi risiko tekanan darah rendah.

Jika kamu memiliki kekhawatiran mengenai tekanan darah, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Konsultasi dengan dokter spesialis penyakit jantung kini lebih mudah dan praktis melalui Halodoc. 

Kamu bisa beli obat online atau produk kesehatan lainnya dengan praktis dan mudah di Apotek Online Halodoc. 

Toko Kesehatan Halodoc Produknya 100% asli dan tepercaya. Tanpa perlu antre, obat bisa diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat dari lokasi kamu berada. 

Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga dan dapatkan obat dari apotek 24 jam terdekat! 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Low blood pressure (Hypotension).
WebMD. Diakses pada 2025. Low Blood Pressure (Hypotension): Causes, Symptoms, Normal Ranges, and Prevention.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. Low Blood Pressure (Hypotension).