Ad Placeholder Image

Ternyata Ini Penyebab Kenapa Cuaca Sekarang Panas dan Terik

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 10 September 2026

Kenapa Cuaca Sekarang Panas Terasa Terik Ini Penyebabnya

Ternyata Ini Penyebab Kenapa Cuaca Sekarang Panas dan TerikTernyata Ini Penyebab Kenapa Cuaca Sekarang Panas dan Terik

DAFTAR ISI


Fenomena cuaca panas terik sering kali membuat tubuh terasa cepat lelah dan memicu berbagai keluhan kesehatan. Kondisi iklim yang cukup menyengat ini tidak hanya berdampak pada kenyamanan harian, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi fisik secara keseluruhan.

Memahami alasan di balik lonjakan suhu udara sangat penting agar kamu dapat mengambil langkah pencegahan yang tepat. Yuk, simak penjelasan lengkap mengenai fenomena cuaca panas serta dampaknya bagi tubuh berikut ini!

Penyebab Cuaca Panas dan Terik

Suhu udara yang meningkat drastis belakangan ini dipengaruhi oleh kombinasi dinamika atmosfer dan fenomena iklim global. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), salah satu pemicu utamanya adalah posisi semu matahari yang berada dekat dengan garis khatulistiwa, sehingga penerimaan radiasi sinar matahari di wilayah Indonesia menjadi lebih optimal dan intens.

Selain faktor posisi matahari, minimnya tutupan awan di atmosfer juga menyebabkan sinar matahari langsung memancar ke permukaan bumi tanpa penghalang. Kondisi ini umumnya terjadi saat memasuki musim kemarau atau periode peralihan musim (pancaroba). Tanpa awan yang memantulkan kembali radiasi matahari, suhu permukaan tanah dan udara sekitar akan meningkat secara signifikan.

Faktor dinamika iklim seperti fenomena El Niño dan pemanasan global (global warming) turut memperparah suhu terik. Tingkat kelembapan udara yang rendah serta pergerakan angin kering dari wilayah tertentu mendinginkan potensi terbentuknya hujan, sehingga kondisi udara kering dan menyengat bertahan lebih lama dari biasanya.

Suhu ekstrem ini dapat memicu masalah kesehatan seperti dehidrasi, keluhan kulit, hingga serangan sengatan panas (heat stroke) jika tubuh terpapar terus-menerus tanpa perlindungan yang memadai.

Tips Menjaga Kesehatan saat Cuaca Panas

Untuk melindungi diri dari dampak buruk cuaca ekstrem, kamu dapat menerapkan langkah-langkah sederhana berikut:

  • Penuhi Kebutuhan Cairan: Minum air putih minimal 2–3 liter sehari untuk mencegah dehidrasi, meski belum merasa haus.
  • Gunakan Pelindung Diri: Aplikasikan tabir surya (sunscreen) dengan SPF minimal 30, serta gunakan topi, kacamata hitam, atau payung saat beraktivitas di luar ruangan.
  • Kenakan Pakaian yang Tepat: Pilih pakaian berbahan ringan, longgar, dan menyerap keringat seperti katun dengan warna-warna cerah.
  • Batasi Aktivitas di Jam Puncak: Hindari paparan langsung sinar matahari pada pukul 10.00 hingga 15.00 WIB ketika radiasi UV mencapai puncaknya.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu atau anggota keluarga mengalami gejala akibat terpapar cuaca panas seperti pusing berat, mual, demam tinggi, kulit memerah dan kering, atau lemas ekstrem yang tidak membaik setelah beristirahat, segera cari pertolongan medis. Pilihan konsultasi awal yang praktis bisa kamu lakukan dengan menghubungi Dokter Umum di Halodoc untuk mendapatkan penanganan medis yang cepat dan tepat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Kondisi cuaca terik kerap menimbulkan keluhan fisik seperti pusing, lemas, hingga gangguan kulit. Kamu bisa melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan arahan penanganan awal yang aman tanpa perlu keluar rumah.

Referensi

BMKG. Diakses pada 2026. Penjelasan BMKG Soal Penyebab Suhu Panas dan Terik di Wilayah Indonesia.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Hadapi Cuaca Panas Ekstrem, Kemenkes Imbau Masyarakat Lakukan Hal Ini.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Heat and Health.
WebMD. Diakses pada 2026. What Extreme Heat Does to Your Body.

FAQ

1. Mengapa cuaca panas bisa membuat tubuh terasa sangat lelah?
Saat cuaca panas, tubuh bekerja ekstra keras untuk menjaga suhu inti tubuh tetap stabil dengan memproduksi keringat dan memperlebar pembuluh darah. Proses ini menguras energi, air, serta elektrolit dalam tubuh sehingga memicu rasa lelah berlebihan.

2. Apa perbedaan antara heat exhaustion dan heat stroke saat cuaca terik?
Heat exhaustion ditandai dengan keringat berlebih, pusing, mual, dan denyut nadi cepat namun masih dapat diatasi dengan minum air dan berteduh. Sementara heat stroke merupakan kondisi darurat medis saat suhu tubuh naik drastis di atas 40°C, kulit menjadi kering, hingga terjadi penurunan kesadaran.

3. Berapa banyak air yang harus diminum saat cuaca sedang panas terik?
Di tengah cuaca terik, disarankan untuk mengonsumsi setidaknya 2 hingga 3 liter air putih per hari. Jika kamu banyak melakukan aktivitas fisik di luar ruangan, tambahkan asupan cairan atau konsumsi minuman yang mengandung elektrolit.