Inilah 5 Fakta Tentang Infeksi Telinga Tengah

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Inilah 5 Fakta Tentang Infeksi Telinga Tengah

Halodoc, Jakarta - Infeksi telinga tengah atau otitis media adalah infeksi yang terjadi pada telinga bagian tengah, tepatnya di belakang gendang telinga, yang memiliki 3 tulang kecil dengan fungsi untuk menangkap getaran dan meneruskannya ke telinga bagian dalam. Berikut beberapa fakta mengenai infeksi telinga tengah atau otitis media, yang penting untuk diketahui.

1. Disebabkan oleh Virus atau Bakteri

Infeksi yang terjadi pada otitis media disebabkan oleh bakteri atau virus, yang dapat masuk melalui berbagai cara. Ada yang melalui telinga, atau juga melalui saluran pernapasan lalu menyebar ke telinga. Infeksi ini kemudian menyebabkan terjadinya penimbunan mukosa atau lendir di dalam telinga bagian tengah, dan mengganggu fungsi penyampaian suara ke telinga bagian dalam.

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengidap otitis media, yaitu:

  • Bekerja di tempat dengan banyak polusi dan asap.

  • Orang yang memiliki keluarga dengan riwayat infeksi telinga.

  • Orang-orang dengan sistem imun yang buruk atau penyakit pernapasan kronis, seperti cystic fibrosis dan asma.

2. Rentan Terjadi pada Anak-Anak dan Bayi

Sebenarnya, otitis media dapat terjadi pada siapa saja, dalam rentang usia berapa pun. Namun, anak-anak di bawah usia 10 tahun, atau bayi berusia 6-15 bulan, memiliki risiko lebih tinggi untuk mengidap kondisi ini, ketimbang orang dewasa. Mengapa demikian?

Hal ini dikarenakan tuba eustachius, atau saluran yang berfungsi untuk menyalurkan udara ke dalam telinga bagian tengah, pada anak-anak ukurannya lebih sempit dibandingkan pada orang dewasa. Akibatnya, terjadilah penyumbatan dan penumbukan lendir serta cairan telinga, yang kemudian memicu pertumbuhan dan infeksi bakteri.

3. Memiliki Gejala Demam hingga Gangguan Pendengaran

Beberapa gejala yang umum dialami oleh pengidap otitis media, antara lain:

  • Demam.

  • Nyeri pada telinga.

  • Mudah marah.

  • Gangguan tidur.

  • Keluarnya cairan kuning, bening, atau berdarah dari dalam telinga.

  • Kehilangan keseimbangan.

  • Mual dan muntah.

  • Diare.

  • Menurunnya nafsu makan.

  • Hidung tersumbat.

  • Gangguan pendengaran.

4. Umumnya dapat Membaik dalam Beberapa Hari

Umumnya, otitis media dapat sembuh dengan sendirinya, tanpa memerlukan penanganan medis khusus. Menjaga kebersihan telinga dan menghindari tempat-tempat yang berpolusi merupakan beberapa cara yang dapat dilakukan ketika terserang otitis media. Namun, jika gejala dari otitis media tak kunjung hilang lebih dari 3 hari, pemeriksaan medis perlu dilakukan.

Untuk otitis media yang disebabkan oleh infeksi bakteri, biasanya dokter akan meresepkan antibiotik, untuk mengatasi infeksi yang terjadi. Kemudian, untuk gejala demam dan nyeri yang terjadi, dokter biasanya akan memberikan obat pereda nyeri seperti ibuprofen.

5. Memiliki Risiko Beberapa Komplikasi, Jika Tidak Ditangani

Jika tidak ditangani, otitis media dapat memicu terjadinya komplikasi serius. Beberapa komplikasi yang dapat ditimbulkan antara lain:

  • Labirinitis, yaitu penyebaran infeksi ke telinga bagian dalam.

  • Mastoiditis, yaitu penyebaran infeksi ke tulang di belakang telinga.

  • Meningitis, yaitu penyebaran infeksi ke selaput pelindung otak dan saraf tulang belakang, yang disebut meningen.

Itulah sedikit penjelasan tentang infeksi telinga tengah atau otitis media. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal hal ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter di aplikasi Halodoc, lewat fitur Contact Doctor, ya. Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan pun dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat menggunakan aplikasi Halodoc, kapan dan di mana saja, obatmu akan langsung diantar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!

Baca juga: