
10 Makanan Buka Puasa yang Sehat dan Mudah Dibuat di Rumah
Kurma, sup ayam sayur, teh hijau, atau bubur kacang hijau merupakan beberapa makanan sehat yang dapat kamu jadikan untuk menu berbuka.

DAFTAR ISI
- Panduan Makanan Sehat untuk Buka Puasa
- Cara Memilih Menu Buka Puasa Sehat
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Memilih makanan sehat untuk buka puasa membantu memenuhi kebutuhan energi dan cairan setelah berpuasa seharian. Menu yang seimbang sebaiknya mengandung karbohidrat, protein, sayur, buah, serta cukup air.
Buka puasa tidak harus dengan makanan mahal atau sulit dibuat. Bahan sederhana yang diolah dengan cara tepat dapat menjadi pilihan lezat dan tetap mendukung pola makan sehat.
Panduan Makanan Sehat untuk Buka Puasa
Awali buka puasa dengan air putih dan porsi kecil, seperti kurma atau buah. Setelah itu, konsumsilah makanan utama yang mengandung karbohidrat, protein, sayur, dan lemak sehat dalam jumlah seimbang.
Beberapa pilihan menu yang mudah dibuat di rumah antara lain nasi merah dengan ayam panggang dan sayur, sup ayam dengan sayuran, ikan bakar, tumis tahu dan tempe, telur rebus bersama sayur, serta salad buah tanpa tambahan gula berlebihan.
Menu lain yang dapat dipilih adalah oatmeal dengan buah, bubur kacang hijau dengan sedikit gula, ubi kukus, atau smoothie buah tanpa gula tambahan. Batasi gorengan, minuman tinggi gula, makanan terlalu asin, dan makanan pedas apabila mudah memicu keluhan pencernaan.
Jumlah makanan juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Makan perlahan dan berhentilah sebelum terlalu kenyang agar tubuh lebih nyaman beraktivitas setelah berbuka.
Cara Memilih Menu Buka Puasa Sehat
- Pilih makanan yang diolah dengan cara dikukus, direbus, dipanggang, atau ditumis dengan sedikit minyak.
- Lengkapi menu dengan sumber protein, seperti ikan, ayam, telur, tahu, atau tempe.
- Tambahkan sayur dan buah untuk membantu memenuhi kebutuhan serat.
- Minum air secara bertahap antara waktu berbuka dan sahur.
- Batasi minuman manis, makanan ultra-proses, serta porsi gorengan.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan kondisi ke dokter jika setelah berbuka muncul muntah berulang, nyeri perut berat, sesak napas, pusing berat, atau tanda dehidrasi seperti sangat haus dan buang air kecil jauh lebih sedikit. Orang dengan diabetes, penyakit ginjal, penyakit jantung, atau kondisi medis lain sebaiknya mendiskusikan pilihan menu dan pola makan selama Ramadan dengan dokter.
Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan saran sesuai kondisi kesehatan.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Chat dokter dapat membantu menjawab pertanyaan kesehatan secara praktis tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan. Dokter akan menilai keluhan dan memberikan arahan yang sesuai, termasuk jika diperlukan pemeriksaan lanjutan.
Chat dengan dokter Halodoc untuk memperoleh informasi kesehatan yang lebih sesuai dengan kondisi kamu.
Referensi
World Health Organization. Diakses pada 2026. Healthy Diet.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Panduan Kesehatan Selama Bulan Ramadan.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Informasi Nilai Gizi dan Pangan Olahan.
PubMed. Diakses pada 2026. Nutrition During Ramadan Fasting.
WebMD. Diakses pada 2026. Healthy Eating and Balanced Diet.
FAQ
1. Apa makanan pertama yang baik saat buka puasa?
Air putih dan buah, seperti kurma, dapat menjadi pilihan awal dalam porsi secukupnya. Setelah itu, lanjutkan dengan makanan utama yang mengandung karbohidrat, protein, dan sayuran.
2. Apakah boleh makan gorengan saat buka puasa?
Gorengan boleh dikonsumsi sesekali dalam jumlah terbatas, tetapi sebaiknya tidak menjadi menu utama. Pilih makanan yang direbus, dikukus, dipanggang, atau ditumis untuk mengurangi asupan minyak.
3. Berapa banyak air yang perlu diminum selama Ramadan?
Kebutuhan cairan setiap orang berbeda, tergantung usia, aktivitas, kondisi kesehatan, dan cuaca. Minumlah air secara bertahap sejak berbuka hingga sahur, bukan sekaligus dalam jumlah banyak.
4. Siapa yang perlu berkonsultasi sebelum mengubah pola makan saat puasa?
Orang dengan diabetes, penyakit ginjal, penyakit jantung, gangguan lambung, atau yang sedang mengonsumsi obat rutin sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu. Dokter dapat membantu menyesuaikan menu dan jadwal makan dengan kondisi kesehatan.




