Ad Placeholder Image

7 Hal yang Terjadi pada Tubuh saat Masturbasi

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 10 September 2026

Masturbasi adalah aktivitas seksual dengan menstimulasi diri sendiri untuk memperoleh kepuasan atau orgasme.

7 Hal yang Terjadi pada Tubuh saat Masturbasi7 Hal yang Terjadi pada Tubuh saat Masturbasi

DAFTAR ISI


Masturbasi adalah aktivitas seksual yang umum dilakukan oleh pria maupun wanita untuk memenuhi stimulasi seksual secara mandiri. Kegiatan ini memicu berbagai reaksi biologis, saraf, dan hormonal secara otomatis pada tubuh manusia.

Memahami perubahan fisik dan mental saat rangsangan seksual terjadi sangat penting untuk menjaga kesehatan reproduksi. Berikut adalah penjelasan ilmiah mengenai proses fisiologis yang dialami tubuh saat Anda melakukannya.

Respon Tubuh Saat Masturbasi

Ketika seseorang melakukan stimulasi seksual mandiri, sistem saraf pusat dan organ reproduksi bekerja sama merespon rangsangan tersebut. Berikut adalah 7 hal mendasar yang terjadi pada tubuh:

  1. Peningkatan Aliran Darah ke Area Genital: Sistem saraf otonom akan melebarkan pembuluh darah di area panggul. Hal ini menyebabkan ereksi pada pria serta pembengkakan klitoris dan pembasahan dinding vagina pada wanita.
  2. Pelepasan Hormon Dopamin: Otak melepaskan dopamin, yaitu zat kimia saraf yang memicu rasa senang, puas, dan penghargaan (reward system) secara instan.
  3. Lonjakan Hormon Oksitosin dan Endorfin: Saat mencapai puncak kelenjar rangsangan (orgasme), tubuh memproduksi oksitosin dan endorfin. Kedua hormon ini berperan sebagai pereda nyeri alami sekaligus menciptakan perasaan rileks.
  4. Peningkatan Detak Jantung dan Tekanan Darah: Stimulasi fisik memicu aktivitas sistem saraf simpatik, sehingga detak jantung, laju napas, dan tekanan darah meningkat sementara waktu hingga orgasme selesai.
  5. Ketegangan Otot (Myotonia): Otot-otot di seluruh tubuh, terutama di area panggul, paha, dan perut, akan mengalami kontraksi involunter atau pengetatan otot menjelang orgasme.
  6. Penurunan Hormon Kortisol: Aktivitas seksual membantu meredakan stres biologis dengan menurunkan kadar hormon kortisol (hormon stres) di dalam darah.
  7. Pelepasan Hormon Prolaktin yang Memicu Kantuk: Setelah orgasme, tubuh melepaskan prolaktin yang menimbulkan sensasi tenang dan rasa kantuk yang berat, membantu tubuh beristirahat.

Tips Menjaga Kesehatan Seksual

Meskipun masturbasi adalah hal yang normal secara fisiologis, penting untuk memperhatikan kebersihan dan intensitasnya agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan fisik maupun psikologis:

  • Jaga Kebersihan Tangan dan Alat Genital: Selalu cuci tangan sebelum dan sesudah aktivitas seksual untuk mencegah infeksi saluran kemih atau iritasi bakteri.
  • Gunakan Pelumas Berbahan Dasar Air: Jika diperlukan, gunakan pelumas berbasis air guna menghindari gesekan berlebih yang dapat menyebabkan lecet atau luka micro-tear pada kulit genital.
  • Batasi Frekuensi: Lakukan secara wajar agar tidak mengganggu produktivitas, aktivitas harian, atau menyebabkan penurunan sensitivitas saraf lokal.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika Anda mengalami nyeri hebat pada organ intim setelah aktivitas seksual, iritasi kulit yang tak kunjung sembuh, atau merasa kecanduan hingga mengganggu kehidupan sosial dan mental, segeralah berkonsultasi. Anda dapat menghubungi Dokter Spesialis Urologi atau dokter umum di Halodoc untuk mendapatkan saran medis yang tepat dan terpercaya.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja merupakan opsi cepat untuk konsultasi masalah kesehatanmu.

  • ✅ Dokter berlisensi: Dokter yang bergabung di Halodoc memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) aktif.
  • ✅ Lengkap: Terdiri dari dokter umum dan dokter spesialis dari berbagai bidang keahlian.
  • ✅ Bisa konsultasi kapan saja: Dokter Halodoc siap siaga 24 jam untuk menjawab pertanyaan kesehatan kamu.
  • ✅ Resep obat online: Dokter bisa memberikan resep obat online yang bisa kamu tebus langsung di aplikasi Halodoc.
  • ✅ Praktis dan hemat waktu: Kamu tidak perlu keluar rumah dan mengantre di rumah sakit.
  • ✅ Privasi terjamin: Kerahasiaan data medis kamu terjaga aman sesuai dengan standar regulasi kesehatan.

Referensi

Journal of Sexual Medicine. Diakses pada 2026. Neurobiology of Sexual Response and Orgasmic Mechanisms.
WebMD. Diakses pada 2026. What Happens to Your Body During Masturbation and Sex?
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Sexual and Reproductive Health Standards.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Kesehatan Reproduksi dan Fisiologi Seksual Manusia.

FAQ

Apakah masturbasi berbahaya bagi kesehatan tubuh?
Secara medis, masturbasi adalah aktivitas biologis yang aman dan normal. Kegiatan ini tidak menyebabkan bahaya fisik selama dilakukan secara higienis dan tidak menimbulkan ketergantungan psikologis.

Mengapa seseorang merasa ngantuk setelah melakukan masturbasi?
Rasa kantuk dipicu oleh pelepasan hormon prolaktin, oksitosin, dan endorfin pasca-orgasme. Kombinasi hormon ini menurunkan tingkat stres dan memberikan efek rileksasi alami pada tubuh.

Berapa frekuensi masturbasi yang dianggap normal?
Tidak ada batasan angka pasti untuk frekuensi normal karena kondisi setiap individu berbeda. Batasannya adalah selama aktivitas tersebut tidak mengganggu aktivitas sehari-hari, kesehatan fisik, maupun hubungan sosial.