Ad Placeholder Image

Bagaimana Cara Melepas KB IUD?

3 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 10 September 2026
Bagaimana Cara Melepas KB IUD?Bagaimana Cara Melepas KB IUD?

DAFTAR ISI


Contraceptive IUD (Intrauterine Device) atau KB spiral merupakan salah satu metode kontrasepsi jangka panjang yang sangat efektif. Meski dapat bertahan hingga 3–10 tahun, alat ini dapat dilepas kapan saja jika kamu ingin merencanakan kehamilan atau mengganti metode kontrasepsi.

Prosedur pelepasan IUD harus dilakukan secara medis oleh tenaga kesehatan profesional untuk mencegah komplikasi atau cedera. Memahami proses pelepasan KB IUD akan membantu kamu merasa lebih tenang dan siap saat berkonsultasi dengan dokter.

Prosedur Melepas KB IUD

Pelepasan KB IUD merupakan prosedur medis singkat yang umumnya hanya memakan waktu beberapa menit. Dokter spesialis kebidanan dan kandungan atau bidan akan menggunakan spekulum untuk membuka dinding vagina sehingga leher rahim (serviks) terlihat. Setelah benang IUD ditemukan, dokter akan menjepitnya menggunakan klem khusus dan menarik alat tersebut secara perlahan.

Saat IUD ditarik keluar, lengan fleksibel pada alat kontrasepsi akan melipat ke atas sehingga dapat melewati leher rahim dengan lancar. Prosedur ini biasanya hanya menimbulkan sedikit rasa mulas atau kram ringan yang menyerupai kram haid. Jika benang IUD tidak terlihat, dokter mungkin memerlukan alat bantu khusus atau USG untuk memandu pelepasan secara aman.

Sangat penting untuk diingat bahwa kamu dilarang keras melepas KB IUD sendiri di rumah. Menarik benang IUD secara mandiri berisiko tinggi menyebabkan robekan pada rahim (perforasi), perdarahan hebat, serta infeksi organ reproduksi.

Persiapan dan Hal Penting Sebelum Pelepasan

Sebelum melakukan pelepasan IUD, disarankan untuk tidak melakukan hubungan seksual tanpa pelindung selama 7 hari sebelumnya jika kamu tidak ingin hamil. Hal ini karena sperma dapat bertahan di dalam saluran reproduksi dan berisiko membuahi sel telur begitu IUD dilepas.

Setelah IUD berhasil dilepas, tingkat kesuburan kamu akan langsung kembali normal secara bertahap. Beberapa wanita mungkin mengalami flek atau perdarahan ringan selama 1–2 hari pascaprosedur, yang merupakan hal normal selama tidak disertai rasa nyeri berat.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami kram perut hebat, perdarahan berat, demam, atau keputihan berbau tidak sedap setelah melepas IUD, segera konsultasi dengan [Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi] di Halodoc. Penanganan cepat sangat penting untuk mencegah risiko infeksi atau komplikasi pascaprosedur.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Melalui Halodoc, kamu dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan kapan saja dan di mana saja secara praktis. Konsultasi dokter online memberikan kenyamanan serta petunjuk medis yang tepat sebelum kamu mendatangi faskes untuk prosedur fisik.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Intrauterine Devices (IUDs): Selected Practice Recommendations for Contraceptive Use.
American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG). Diakses pada 2026. Clinical Consensus: Intrauterine Device Insertion and Removal.
WebMD. Diakses pada 2026. What to Expect When Getting Your IUD Removed.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. IUD Removal: What You Need to Know.

FAQ

1. Apakah melepas KB IUD terasa sakit?
Prosedur pelepasan KB IUD umumnya hanya menimbulkan rasa mulas atau kram ringan yang berlangsung singkat. Kebanyakan wanita merasakan sensasi yang mirip dengan nyeri haid saat benang IUD ditarik.

2. Bisakah langsung hamil setelah melepas IUD?
Ya, tingkat kesuburan wanita dapat langsung kembali normal segera setelah KB IUD dilepas. Karena itu, gunakan metode kontrasepsi lain jika kamu belum merencanakan kehamilan.

3. Bolehkah melepas IUD sendiri di rumah?
Tidak boleh, melepas IUD wajib dilakukan oleh dokter spesialis kandungan atau bidan di fasilitas kesehatan. Melepas IUD sendiri berisiko tinggi menyebabkan cedera rahim, perdarahan, hingga infeksi serius.