
Berapa Butir Telur untuk Membentuk Otot? Panduan Pas!
Berapa Butir Telur Bentuk Otot? Ini Jawabannya!

DAFTAR ISI
- Porsi Telur Ideal untuk Memmembentuk Otot
- Rekomendasi Pereda Nyeri Otot Saat Latihan
- Tips Optimalisasi Asupan Telur untuk Otot
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Telur merupakan salah satu sumber protein hewani terbaik yang banyak diandalkan untuk menunjang program pembentukan massa otot. Kualitas proteinnya yang tinggi serta ketersediaan asam amino esensial lengkap menjadikan makanan ini sangat efektif untuk pemulihan dan pertumbuhan jaringan otot.
Namun, mengonsumsi telur tanpa memperhitungkan kebutuhan harian justru bisa membuat asupan kalori dan lemak menjadi tidak seimbang. Oleh sebab itu, penting untuk memahami berapa porsi telur yang ideal agar pembentukan otot dapat berjalan optimal tanpa menimbulkan efek samping bagi kesehatan.
Porsi Telur Ideal untuk Membentuk Otot
Untuk membentuk dan mempertahankan massa otot, tubuh membutuhkan sekitar 1,6 hingga 2,2 gram protein per kilogram berat badan setiap harinya. Satu butir telur ukuran sedang mengandung sekitar 6 gram protein berkualitas tinggi. Ini berarti, jika kebutuhan protein harianmu bergantung pada telur saja, porsinya perlu disesuaikan dengan total asupan nutrisi dari makanan lain.
Secara umum, konsumsi 2 hingga 4 butir telur per hari sudah mencukupi untuk membantu pemulihan dan sintesis protein otot bagi individu yang aktif berolahraga beban. Makan telur utuh (termasuk kuningnya) terbukti lebih efektif memicu sintesis protein otot dibandingkan hanya mengonsumsi putih telur saja, karena nutrisi dalam kuning telur membantu mempercepat proses pemulihan.
Meski demikian, jika kamu membutuhkan asupan protein yang lebih tinggi tetapi ingin membatasi asupan kalori atau lemak jenuh, kamu bisa mengombinasikan 1–2 telur utuh dengan beberapa butir putih telur tambahan. Cara ini memungkinkanmu mendapatkan dorongan protein ekstra tanpa menambah kadar kolesterol secara berlebihan.
Selain menjaga asupan gizi, proses pembentukan otot sering kali melibatkan latihan beban yang intensif. Latihan ini tak jarang memicu timbulnya pegal, kram, atau nyeri otot (DOMS) pasca-olahraga. Untuk membantumu tetap nyaman selama menjalani program latihan, berikut beberapa rekomendasi produk pereda nyeri otot yang bisa digunakan saat dibutuhkan.
Rekomendasi Pereda Nyeri Otot Saat Latihan
1. Salonpas Koyo 10 Patch
Koyo hangat ini mengandung bahan aktif Methyl Salicylate, Menthol, dan Camphor. Bekerja meredakan rasa nyeri dan pegal linu pada otot akibat olahraga atau aktivitas fisik berat secara praktis. Cukup tempelkan pada area otot yang terasa pegal. Produk ini termasuk golongan obat bebas.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Salonpas Koyo 10 Patch di Toko Kesehatan Halodoc
2. Voltaren Emulgel 10 g
Mengandung Diclofenac Diethylamine yang bekerja sebagai antiinflamasi nonsteroid (OAINS) topikal. Obat oles ini meresap ke dalam kulit untuk meredakan peradangan, pembengkakan, dan rasa nyeri pada otot atau sendi akibat cedera olahraga. Oleskan 3–4 kali sehari pada area yang sakit. Produk ini termasuk golongan obat bebas terbatas.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Voltaren Emulgel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc
3. Eperisone 50 mg 10 Tablet
Obat ini mengandung Eperisone HCl yang bekerja sebagai relaksan otot untuk meredakan ketegangan dan kram otot yang berat. Sangat berguna ketika timbul kejang otot parah setelah latihan intensif. Dosis penggunaan harus sesuai dengan petunjuk dokter karena merupakan golongan obat keras (memerlukan resep).
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Eperisone 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
4. Myobat (Eperisone) 50 mg 10 Tablet
Mengandung Eperisone Hydrochloride 50 mg yang berfungsi melemaskan otot rangka yang tegang serta meningkatkan sirkulasi darah lokal. Obat ini efektif mengurangi kekakuan dan nyeri otot berlebih. Termasuk golongan obat keras yang penggunaannya wajib berdasarkan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Myobat (Eperisone) 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Optimalisasi Asupan Telur untuk Otot
Agar manfaat pembentukan otot makin maksimal, perhatikan cara pengolahan dan waktu konsumsi telur berikut:
- Pilih Metode Masak yang Sehat: Olah telur dengan cara direbus (poached/hard-boiled) atau dibuat orak-arik dengan sedikit minyak zaitun untuk menghindari penambahan lemak jenuh berlebih.
- Konsumsi Pasca-Latihan: Makan telur dalam waktu 30–60 menit setelah latihan beban untuk mempercepat proses pemulihan dan sintesis protein otot.
- Kombinasikan dengan Karbohidrat Kompleks: Santap telur bersama roti gandum utuh atau oatmeal untuk membantu menyerap protein dan mengembalikan simpanan glikogen energi tubuh.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu memiliki riwayat kolesterol tinggi, masalah pencernaan, atau kesulitan menyusun pola makan harian yang sesuai dengan target latihanmu, sebaiknya konsultasikan rencana diet dan kebugaranmu. Segera lakukan konsultasi dengan [Dokter Spesialis Gizi Klinik] atau [Dokter Umum] di Halodoc.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis atau dokter umum tepercaya kapan saja dan di mana saja melalui Halodoc.
- ✅ Dokter berlisensi: Semua dokter di Halodoc memiliki STR dan SIP aktif.
- ✅ Respon cepat: Dapatkan tanggapan dari dokter pilihanmu dalam hitungan menit.
- ✅ Privasi terjamin: Sesi konsultasi bersifat rahasia dan terlindungi.
Referensi
PubMed. Diakses pada 2026. Protein Requirements and Muscle Mass Gain: A Systematic Review and Meta-Analysis.
WebMD. Diakses pada 2026. Eggs for Muscle Building: Protein Quality, Nutrition, and Benefits.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Tabel Komposisi Pangan Indonesia: Kandungan Nutrisi Telur Ayam.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Healthy Diet & Amino Acid Requirements in Physical Activity.
FAQ
1. Apakah boleh makan telur utuh setiap hari untuk membentuk otot?
Boleh. Makan 1–3 telur utuh per hari aman bagi sebagian besar orang sehat dan justru efektif memberikan nutrisi lengkap untuk merangsang pertumbuhan massa otot.
2. Berapa butir telur yang dibutuhkan untuk mendapatkan 30 gram protein?
Kamu membutuhkan sekitar 5 butir telur ukuran sedang untuk memperoleh 30 gram protein. Kamu juga bisa mengombinasikannya dengan sumber protein lain agar variasi nutrisi tetap terjaga.
3. Mana yang lebih baik untuk otot, telur rebus atau telur mentah?
Telur matang/rebus jauh lebih baik. Tubuh dapat menyerap sekitar 90% protein dari telur matang dibandingkan hanya sekitar 50% dari telur mentah, sekaligus menghindarkanmu dari risiko infeksi bakteri Salmonella.




