
Campak pada Bayi, Ini Cara Efektif Mengobati dan Mencegah Komplikasi
Campak pada bayi adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus.

DAFTAR ISI
- Gejala Campak pada Bayi
- Penyebab Campak pada Bayi
- Cara Mengobati Campak pada Bayi
- Komplikasi Campak pada Bayi
- Pencegahan Campak pada Bayi
- Hubungi Dokter Ini Jika Curiga Mengalami Gejala Campak
- Layanan Vaksin MMR untuk Anak Kini Bisa di Rumah Pakai Halodoc Homecare
- Kapan Harus ke Dokter?
Campak adalah penyakit infeksi virus yang sangat menular.
Virus campak menyebar melalui percikan air liur (droplet) saat batuk atau bersin. Bayi sangat rentan terhadap campak karena sistem kekebalan tubuh mereka belum sepenuhnya berkembang.
Campak pada bayi atau gabagen bisa menyebabkan masalah kesehatan serius seperti pneumonia, infeksi telinga, diare, dan bahkan kerusakan otak.
Gejala Campak pada Bayi
Gejala campak pada bayi umumnya muncul 7-14 hari setelah terpapar virus. Beberapa gejala umum campak pada bayi meliputi:
- Demam tinggi (mencapai 40°C atau lebih)
- Batuk kering
- Pilek (Coryza)
- Mata merah dan berair (Konjungtivitis)
- Bercak putih kecil di dalam mulut (Bercak Koplik)
- Ruam kulit yang dimulai dari wajah dan menyebar ke seluruh tubuh
Ruam campak biasanya muncul beberapa hari setelah gejala awal. Ruam ini berupa bintik-bintik merah kecil yang bisa menyatu.
Berikut Ini Rekomendasi Dokter Spesialis Anak di Halodoc yang bisa dihubungi seputar kesehatan anak.
Penyebab Campak pada Bayi
Campak disebabkan oleh virus Paramyxovirus dari genus Morbillivirus.
Virus ini sangat mudah menular dan menyebar melalui udara saat seseorang yang terinfeksi batuk atau bersin.
Bayi dapat tertular campak jika:
- Terpapar percikan air liur dari orang yang terinfeksi.
- Menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus, kemudian menyentuh mulut atau hidung mereka.
- Ibu belum memiliki kekebalan terhadap campak (belum pernah divaksinasi atau terinfeksi sebelumnya).
Cara Mengobati Campak pada Bayi
Tidak ada pengobatan khusus untuk campak. Pengobatan bertujuan untuk meredakan gejala dan mencegah komplikasi.
Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengobati campak pada bayi di rumah:
1. Istirahat yang Cukup
Pastikan bayi mendapatkan istirahat yang cukup untuk membantu tubuh melawan infeksi virus campak. Ciptakan lingkungan yang tenang dan nyaman agar bayi bisa beristirahat dengan optimal.
2. Berikan Cairan yang Cukup
Demam dapat menyebabkan dehidrasi. Berikan ASI atau susu formula lebih sering dari biasanya.
Jika bayi sudah makan makanan padat, berikan sup atau kaldu yang mudah ditelan. Oralit dapat diberikan jika bayi mengalami diare.
3. Turunkan Demam
Jika bayi mengalami demam tinggi, berikan obat penurun demam yang aman untuk bayi sesuai dengan dosis yang dianjurkan oleh dokter.
Paracetamol atau ibuprofen (untuk bayi di atas 6 bulan) dapat digunakan. Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum memberikan obat apa pun pada bayi.
4. Redakan Batuk dan Pilek
Gunakan humidifier atau vaporizer untuk melembapkan udara di sekitar bayi dan membantu meredakan batuk dan pilek.
Teteskan larutan saline (garam) ke dalam hidung bayi untuk membantu mengencerkan lendir dan melegakan pernapasan.
5. Perhatikan Kebersihan
Jaga kebersihan bayi dengan memandikannya secara teratur menggunakan air hangat.
Hindari penggunaan sabun yang mengandung bahan kimia keras yang dapat mengiritasi kulit bayi.
Ketahui lebih dalam seputar Kesehatan Bayi: Berbagai Hal yang Wajib Diketahui Orang Tua berikut ini.
Komplikasi Campak pada Bayi
Campak dapat menyebabkan komplikasi serius pada bayi, terutama pada bayi di bawah usia satu tahun.
Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi meliputi:
- Pneumonia: Infeksi paru-paru yang dapat menyebabkan kesulitan bernapas.
- Infeksi Telinga: Peradangan pada telinga tengah yang dapat menyebabkan nyeri dan gangguan pendengaran.
- Diare: Dapat menyebabkan dehidrasi dan kekurangan nutrisi.
- Ensefalitis: Peradangan otak yang dapat menyebabkan kerusakan otak permanen.
- Kebutaan: Campak dapat menyebabkan kerusakan pada kornea mata yang dapat menyebabkan kebutaan.
Menurut ahli, komplikasi campak yang paling sering terjadi adalah pneumonia dan diare.
Oleh karena itu, penting untuk segera mencari pertolongan medis jika bayi mengalami gejala campak.
Pencegahan Campak pada Bayi
Vaksinasi adalah cara paling efektif untuk mencegah campak. Vaksin campak biasanya diberikan sebagai bagian dari vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella).
Berikut adalah beberapa cara untuk mencegah campak pada bayi:
- Vaksinasi MMR: Vaksin MMR biasanya diberikan pada usia 9 bulan dan 15 bulan. Vaksin ini sangat efektif dalam mencegah campak, gondong, dan rubella.
- Hindari Kontak dengan Orang Sakit: Jauhkan bayi dari orang yang sedang sakit campak atau menunjukkan gejala campak.
- Jaga Kebersihan: Cuci tangan secara teratur dengan sabun dan air mengalir, terutama setelah berada di tempat umum atau kontak dengan orang sakit.
- Imunoglobulin: Bayi yang belum memenuhi syarat untuk vaksinasi MMR (misalnya, bayi di bawah 6 bulan) dan terpapar campak dapat menerima imunoglobulin untuk memberikan perlindungan sementara.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), vaksinasi campak telah berhasil menurunkan angka kematian akibat campak secara signifikan di seluruh dunia.
Vaksinasi adalah langkah penting untuk melindungi bayi dari penyakit yang berbahaya ini.
Hubungi Dokter Ini Jika Curiga Mengalami Gejala Campak
Dokter Spesialis Anak
- dr. Ariawan Setiadi, Sp.A: Dokter spesialis anak dengan pengalaman 22 tahun, lulusan Universitas Islam Sultan Agung (2002) dan Universitas Diponegoro (2015). Saat ini berpraktik di Semarang, Jawa Tengah, anggota IDAI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
- dr. Dandung Bawono, Sp.A, M.Sc: Dokter spesialis anak dengan pengalaman 20 tahun, lulusan Universitas Gadjah Mada (2004, 2009). Saat ini berpraktik di Gondokusuman, DIY, anggota IDAI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
- dr. Lingga Pradipta, Sp.A: Dokter spesialis anak dengan pengalaman 11 tahun, lulusan Universitas Gadjah Mada (2011) dan Universitas Hasanuddin (2021). Saat ini berpraktik di Makassar, Sulawesi Selatan, anggota IDAI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
- dr. Puguh Krisnadi Sandjojo, Sp.PD: Pengalaman 12 tahun, lulusan Universitas Hang Tuah Surabaya (2012) dan Universitas Sam Ratulangi (2020). Berpraktik di Cikarang, Jawa Barat, anggota PAPDI, dan tersedia di Halodoc.
- dr. Maya Puspita Sari, Sp.PD, AIFO-K: Pengalaman 9 tahun, lulusan Universitas Sriwijaya (2015) dan Universitas Hasanuddin (2023). Berpraktik di Lampung Tengah, Lampung, anggota PAPDI, dan tersedia di Halodoc.
- dr. Vera Bahar, Sp.PD: Pengalaman 15 tahun, lulusan Universitas Muslim Indonesia (2008) dan Universitas Hasanuddin (2021). Berpraktik di Wajo, Sulawesi Selatan, anggota PAPDI, dan tersedia di Halodoc
Layanan Vaksin MMR untuk Anak Kini Bisa di Rumah Pakai Halodoc Homecare
Halodoc menyediakan layanan vaksin MMR untuk anak yang bisa memberikan perlindungan dari campak, gondongan, dan rubella. Layanan ini pun bisa kamu lakukan di rumah atau di mana saja, sehingga mempermudah proses tanpa harus menghabiskan banyak waktu dan tenaga.
Selain itu, ada berbagai manfaat lain yang bisa didapatkan saat menggunakan layanan Halodoc Homecare, seperti:
- Vaksinasi diberikan 100% oleh Dokter. Nah, Ini Daftar Dokter yang Tangani Layanan Vaksin Halodoc Homecare.
- Setelah vaksin diberikan, petugas medis akan melakukan observasi kondisi kesehatanmu untuk memastikan tidak ada efek samping yang berbahaya.
- Protokol kesehatan ketat.
- Partner resmi produsen vaksin internasional, sehingga vaksin terjamin keasliannya dan sudah terdaftar BPOM.
- Hemat waktu dan biaya.
- Harga satu dosis vaksin MMR mulai dari Rp Rp690.000,-
- Tanpa biaya tambahan.
- Setelah tindakan, kamu akan mendapat gratis voucher senilai 25rb di Halodoc untuk chat dokter.
Cara Memesan Layanan Vaksin di Rumah pakai Halodoc Homecare
Cara mendapatkan layanan Vaksin MMR untuk anak dari Halodoc cukup mudah.
Kamu bisa order dengan menghubungi langsung nomor Official WhatsApp Homecare di 0888-0999-9226.
Selain itu, kamu juga melakukan pemesanan di aplikasi. Berikut langkah-langkah yang bisa kamu lakukan:
- Download aplikasi Halodoc terlebih dahulu di Play Store dan Google App.
- Kemudian masuk ke aplikasi dan pilih ‘Homecare & Vaksinasi’.
- Pilih kategori layanan yang kamu butuhkan.
- Lalu, tentukan tanggal dan jadwal kunjungan yang kamu inginkan.
- Setelah kamu menyelesaikan pembayaran di aplikasi Halodoc, admin Homecare Halodoc akan menghubungimu melalui WhatsApp untuk mengonfirmasi jadwal dan alamat. Jadwal bisa berubah menyesuaikan dengan ketersediaan petugas lab, kendala yang berkaitan dengan cuaca, atau kendala lainnya. Jadi, pastikan nomor kamu dapat dihubungi.
- Harga sudah termasuk biaya layanan, biaya transportasi, dan biaya alat pelindung diri (APD).
- Mohon memberikan informasi kepada petugas terkait beberapa kondisi yang mungkin dapat memengaruhi hasil (lamanya puasa, obat yang dikonsumsi, kondisi penyakit atau keluhan lain).
Dengan memesan layanan vaksin dan imunisasi di Halodoc, kesehatan dan imunitas tubuh kamu akan tetap terjaga.
Dengan Halodoc, kamu bisa melakukan vaksin dengan mudah dan aman, tanpa harus ke luar rumah.
Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, gunakan Halodoc sekarang juga!
Booking Layanan Vaksin MMR untuk Anak Lebih Mudah di Rumah Lewat Halodoc.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera bawa bayi ke dokter jika menunjukkan gejala campak, terutama jika:
- Bayi berusia di bawah 6 bulan.
- Kondisi demam pada bayi yang cukup tinggi (lebih dari 39°C).
- Bayi mengalami kesulitan bernapas.
- Kondisi kejang pada bayi.
- Bayi tampak sangat lemas atau tidak responsif.
- Muncul komplikasi pada bayi lainnya, seperti pneumonia atau ensefalitis.
Penting untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat dari dokter untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.
Jika bayi menunjukkan gejala campak, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Pastikan bayi mendapatkan istirahat yang cukup, cairan yang cukup, dan perawatan yang sesuai untuk meredakan gejala dan mencegah komplikasi.
Vaksinasi adalah langkah terbaik untuk melindungi bayi dari campak dan penyakit menular lainnya.
Jangan ragu untuk memanfaatkan layanan konsultasi dokter di Halodoc untuk mendapatkan informasi dan saran medis yang tepercaya hanya dengan klik banner di bawah ini!

Referensi:
Parents. Diakses pada 2025. What to Do If You or Your Child Gets the Measles.
Baby Centre. Diakses pada 2025. Measles in babies.
FAQ
1. Apakah campak pada bayi berbahaya?
Ya, campak pada bayi sangat berbahaya dan dapat menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia, infeksi telinga, ensefalitis, dan bahkan kematian.
2. Bagaimana cara mencegah campak pada bayi?
Vaksinasi MMR adalah cara paling efektif untuk mencegah campak. Vaksin ini biasanya diberikan pada usia 9 bulan dan 15 bulan.
3. Apa yang harus dilakukan jika bayi saya terkena campak?
Segera bawa bayi ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Berikan istirahat yang cukup, cairan yang cukup, dan obat penurun demam jika diperlukan.
4. Apakah campak bisa dicegah setelah terpapar virus?
Imunoglobulin dapat diberikan kepada bayi yang belum memenuhi syarat untuk vaksinasi MMR dan terpapar campak untuk memberikan perlindungan sementara.
5. Apakah bayi yang sudah divaksin tetap bisa terkena campak?
Vaksin memberikan perlindungan hingga 97%, namun kemungkinan kecil tetap ada. Jika tertular, gejalanya biasanya jauh lebih ringan dibandingkan bayi yang tidak divaksin.
6. Berapa lama masa penularan campak?
Bayi dapat menularkan virus sekitar 4 hari sebelum ruam muncul hingga 4 hari setelah ruam mereda.
7. Bolehkah bayi mandi saat terkena campak?
Mandi diperbolehkan asalkan menggunakan air hangat untuk menjaga kebersihan kulit dan kenyamanan bayi, selama kondisi fisik bayi memungkinkan.


