11 Pilihan Obat Batuk Alami Berbahan Herbal untuk Orang Dewasa
Ada berbagai macam obat batuk alami, mulai dari madu, daun thyme, jahe dan berkumur menggunakan air garam.

DAFTAR ISI
- Apa Itu Batuk?
- Obat Batuk Alami yang Ampuh
- Hubungi Dokter di Halodoc Jika Mengalami Batuk
- Bagaimana Agar Batuk Cepat Hilang?
- Apa Kata Riset?
- Rekomendasi Obat Batuk untuk Dewasa
- FAQ
Batuk dapat menimbulkan perasaan tidak nyaman dan bahkan mengganggu produktivitas jika dibiarkan. Salah satu cara untuk meringankannya yaitu meminum obat batuk alami atau resep dokter.
Saat di rumah tidak ada obat batuk, kamu bisa membuatnya dengan berbagai bahan yang ada. Bahkan, efektivitasnya tidak kalah dengan berbagai obat dengan bahan kimia, serta lebih aman untuk dikonsumsi.
Penasaran, apa saja obat batuk alami yang ampuh untuk meredakan gejala? Simak selengkapnya di Halodoc.
Apa Itu Batuk?
Batuk adalah respons alami tubuh untuk membersihkan saluran pernapasan dari iritasi, seperti debu, kuman, atau lendir. Batuk bisa menjadi gejala dari berbagai kondisi kesehatan, mulai dari infeksi ringan hingga penyakit yang lebih serius.
Beberapa penyebab umum batuk meliputi:
- Infeksi virus (seperti flu atau pilek).
- Alergi.
- Asma.
- Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).
- Paparan iritan (seperti asap rokok atau polusi udara).
Obat Batuk Alami yang Ampuh
Apa obat alami batuk? Ada beberapa obat batuk alami yang bisa kamu coba di rumah, antara lain:
1. Jeruk nipis
Jeruk nipis terkenal sebagai salah satu bahan alami untuk mengatasi batuk. Hal ini terjadi karena dalam buah ini terdapat asam sitrat yang mampu mengencerkan dahak sehingga batuk dapat membaik.
Namun, apakah air jeruk nipis dan kecap bisa menyembuhkan batuk?
Melansir dari jurnal dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya, dengan judul Effect Of Mixed Water Lime And Soy Sauce In The Healing Cough Of Toddler, campuran keduanya bisa meredakan batuk.
Bukan hanya untuk orang dewasa, campuran ini juga bisa berguna untuk anak. Akan tetapi, sebaiknya pengobatan alami ini tidak untuk anak yang berusia kurang dari satu tahun.
2. Madu
Salah satu bahan alami yang mampu mengatasi batuk adalah madu. Kandungan di dalamnya bisa mengobati kondisi batuk akibat infeksi pada saluran pernapasan atas.
Selain itu, madu juga mampu menekan batuk dan mengurangi kebutuhan antibiotik. Sehingga sangat cocok menjadi obat batuk kering alami maupun batuk berdahak.
Melansir dari BMJ Journal dalam judul Effectiveness of honey for symptomatic relief in upper respiratory tract infections: a systematic review and meta-analysis, madu terbilang efektif untuk mengatasi batuk akibat infeksi saluran pernapasan atas.
Bahkan, hasil penelitian mengatakan madu memiliki manfaat yang lebih baik untuk mengatasi batuk daripada penggunaan obat-obatan lainnya.
Kamu hanya perlu menelan satu sendok madu secara langsung atau menambahkannya ke minuman panas, seperti teh herbal. Kombinasi madu dan teh tentu dapat memberikan manfaat yang baik pada tenggorokan.
Dapatkan juga obat batuk pilek alami paling ampuh untuk anak dengan rekomendasi di artikel berikut: Ini Obat Batuk Pilek Anak Alami Paling Ampuh di Apotek.
3. Jahe
Jahe menjadi salah satu bahan alami yang memiliki sifat antiinflamasi. Sifat ini menjadikannya sebagai pilihan obat alami batuk berdahak maupun batuk kering.
Sebuah penelitian pada tahun 2015 dalam jurnal Chronic Respiratory Disease, meneliti sepuluh bahan alami termasuk jahe untuk pengobatan alami. Para peneliti menemukan bahwa jahe bisa menjadi solusi alami untuk mengatasi batuk.
4. Kumur dengan air garam
Obat batuk alami untuk dewasa lainnya yaitu berkumur dengan air garam. Metode ini dapat meringankan sakit tenggorokan dan berbagai gejalanya. Larutan ini juga mengeluarkan lendir yang bertumpuk.
Begini cara membuat air garam:
- Aduk setengah sendok teh garam ke dalam secangkir air hangat hingga larut.
- Biarkan agak dingin sebelum berkumur.
- Diamkan sejenak cairan tersebut di belakang tenggorokan sebelum dikeluarkan.
- Lakukan beberapa kali hingga batuk membaik.
- Sebaiknya tidak dilakukan oleh anak kecil dan seseorang yang memiliki tekanan darah tinggi.
Selain itu, alternatif lainnya adalah berkumur dengan obat antiseptik yang ampuh dalam mengatasi virus atau bakteri yang ada di tenggorokan.
5. Daun thyme
Daun thyme atau daun timi juga bisa menjadi obat batu alami berkat khasiatnya. Tanaman alami juga terkenal akan manfaatnya untuk mengatasi beberapa penyakit pernapasan.
Tahukah kamu Manfaat Daun Thyme Bagi Kesehatan?
Dalam sebuah jurnal berjudul Effectiveness and tolerability of the thyme/ivy herbal fluid extract BNO 1200 for the treatment of acute cough: an observational pharmacy-based study, dalam Current Medical Research and Opinion, mengatakan bahwa ekstrak thyme mampu mengurangi batuk kronis.
Hal ini berkat kandungan senyawa flavonoid di dalamnya yang mampu mengendurkan otot tenggorokan.
Selain itu, penggunaan bahan alami ini juga tidak memicu efek samping apapun pada kesehatan. Kamu bisa membuat teh dengan campuran daun thyme atau mencampurkan daun ini ke dalam masakan.
6. Nanas
Bromelain adalah enzim yang berasal dari nanas. Senyawa ini memiliki sifat anti-inflamasi dari sifat mukolitik. Kedua sifat tersebut dapat memecah lendir dan mengeluarkannya dari tubuh.
Beberapa orang minum jus nanas setiap hari untuk mengurangi lendir di tenggorokan dan menekan batuk. Namun, kamu bisa meminum suplemen bromlain agar lebih praktis.
7. Kunyit
Kunyit bisa menjadi salah satu obat batuk alami yang berguna untuk orang dewasa. Melansir dari Journal of The Science of Food and Agriculture, kunyit memiliki sifat antiinflamasi yang bisa meredakan batuk.
Kamu bisa mengonsumsi kunyit dalam bentuk air perasan atau bubuk. Untuk air perasan kunyit, kamu bisa tambahkan air hangat dan madu. Kamu juga bisa mengonsumsi bubuk kunyit yang kamu campurkan pada susu hangat.
8. Daun peppermint
Daun peppermint juga menjadi bahan alami yang bisa mengobati batuk. Kamu bisa mencampurkan daun peppermint yang sudah bersih dengan teh hangat. Cobalah untuk mengonsumsinya secara rutin untuk meredakan batuk.
9. Yoghurt
Cobalah mengonsumsi yoghurt jika kamu mengalami batuk yang tidak kunjung membaik.
Yoghurt mengandung prebiotik yang bisa mengoptimalkan sistem imun tubuh. Ketika imun tubuh menjadi lebih optimal, kondisi ini bisa membuat batuk menjadi lebih cepat membaik.
10. Air hangat
Lantas, minum apa agar batuk cepat sembuh?
Nah, kamu bisa mengatasi batuk yang membandel dengan mengonsumsi air hangat. Saat mengonsumsi air hangat, kamu bisa mengencerkan dahak sehingga batuk menjadi reda.
Selain air putih hangat, cobalah mengonsumsi susu atau teh hangat. Kamu bisa mencampurkan dengan madu atau bahan alami lain yang bisa mengatasi batuk.
11. Teh camomile
Kamu juga bisa mengonsumsi teh herbal, seperti teh camomile. Teh ini mengandung flavonoid yang berasal dari camomile. Ketika batuk atau sakit tenggorokan, mengonsumsi teh camomile bisa membantu mengatasi peradangan pada tenggorokan.
Cari tahu juga 9 Cara Ampuh Mengatasi Batuk Berdahak di artikel berikut.
Fakta Tentang Pemakaian Obat Batuk Alami
Obat batuk alami bisa jadi pilihan ampuh dan lebih minim efek samping jika digunakan dengan tepat. Tapi, kalau batuk berlangsung lebih dari seminggu atau disertai gejala berat seperti demam tinggi atau sesak napas, sebaiknya kamu tetap konsultasi ke dokter.
Hubungi Dokter di Halodoc Jika Mengalami Batuk
Jika kamu mengalami batuk dan butuh saran penanganan yang tepat, segera hubungi dokter di Halodoc.
Dokter dapat memberikan saran penanganan yang tepat sekaligus meresepkan obat.
Nah, berikut rekomendasi dokter di Halodoc yang sudah memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun.
Mereka juga memiliki penilaian yang baik dari pasien-pasien yang pernah mereka tangani sebelumnya.
Ini daftarnya:
1. dr. Lim Jen Siong

Dokter Lim Jen Siong mendapatkan gelar dokter umum di Universitas Tarumanagara pada 2005.
Ia kini berpraktik di Jakarta Utara dan tergabung sebagai anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dengan nomor STR 3111100422013438.
Dengan pengalamannya sebagai dokter umum selama 18 tahun, dr. Lim Jen Siong mampu memberikan layanan konsultasi di Halodoc terkait batuk yang kamu alami.
Char dr. Lim Jen Siong mulai dari Rp 45.000,- di Halodoc.
2. dr. Septianus Hermanto

Kamu juga bisa menghubungi dr. Septianus Hermanto untuk penanganan gastritis.
Ia adalah alumnus Fakultas Kedokteran UKRIDA pada 2007 yang kini membuka praktik di Bekasi, Jawa Barat dan tergabung sebagai anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dengan nomor STR 3111100522082213.
Berbekal pengalaman lebih dari 6 tahun, dr. Septianus Hermanto bisa memberikan layanan konsultasi terkait gejala yang kamu alami di Halodoc.
Chat dr. Septianus Hermanto mulai dari Rp 25.000,- di Halodoc.
Jika dokter sedang tidak tersedia atau offline, kamu tak perlu khawatir.
Sebab kamu tetap bisa membuat janji konsultasi di lain waktu melalui aplikasi Halodoc atau berkonsultasi dengan dokter lainnya.
Tunggu apa lagi? Yuk pakai Halodoc sekarang!
Bagaimana agar Batuk Cepat Hilang?
Selain mencoba obat batuk alami di atas, kamu bisa melakukan tips berikut untuk mempercepat penyembuhan:
1. Minum obat ekspektoran
Obat ekspektoran mudah kamu dapatkan karena dijual bebas.
Ekspektoran mengandung guaifenesin yang mengencerkan sekresi pernapasan di saluran udara.
Dengan begitu, efek tersebut bisa membantu mengeluarkan lendir yang berlebihan dan melegakan hidung tersumbat.
2. Cari obat pereda batuk
Untuk meredakan batuk kering dan batuk sementara, cobalah minum obat batuk yang mengandung dextromethorphan. Nah, jenis obat ini efektif menghambat refleks batuk.
Namun, jangan berikan obat batuk kepada anak di bawah empat tahun. Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), untuk anak berusia 4-6 tahun, hanya gunakan obat batuk jika mendapatkan saran dari dokter anak.
Cari tahu Tips Memilih Obat Batuk Anak yang Tepat melalui artikel ini.
3. Saat alami batuk, cobalah minuman hangat
Minuman apa yang bisa menghentikan batuk?
Coba perbanyak minum air hangat seperti teh, sup, kaldu, atau air lemon untuk melegakan tenggorokan yang terasa perih atau perih akibat batuk.
Cairan hangat juga membantu melonggarkan lendir, sehingga memudahkan proses pengeluaran lendir.
4. Penuhi asupan cairan saat batuk
Pastikan kamu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Sebab, tubuh yang terhidrasi dengan baik akan membantu mengencerkan lendir sehingga batuk bisa lebih mereda. Tak selalu air putih, kamu bisa mengonsumsi sup kaldu untuk memenuhi kebutuhan cairan.
5. Mengisap hard candy
Obat batuk baik untuk menenangkan tenggorokan yang kering dan teriritasi serta mengurangi keinginan untuk batuk terus-menerus.
Jika kamu tidak memiliki tablet isap, permen keras apa pun juga bisa meningkatkan produksi air liur dan memberikan kelembapan untuk meredakan batuk kering.
6. Cuci tangan secara teratur
Kamu juga perlu menjaga kebersihan diri untuk mempercepat penyembuhan.
Salah satu caranya dengan mencuci tangan secara teratur menggunakan sabun dan air hangat. Fungsinya untuk menghilangkan bakteri dan virus dari kulit.
Orang tua dan pengasuh dapat mengajarkan anak cara mencuci tangan yang benar.
Jika tidak tersedia air, kamu dapat menggunakan pembersih tangan berbasis alkohol saat jauh dari sumber air mengalir.
7. Gunakan disinfektan
Jika kamu sedang batuk atau anggota keluarga lain, pastikan bersihkan dapur dan kamar mandi secara teratur dengan disinfektan. Jangan lupa mencuci seprai, handuk, dan mainan dengan air panas untuk memastikan bakteri dan virus benar-benar mati.
8. Cukupi kebutuhan tidur
Kamu juga harus mencukupi kebutuhan tidur selama 7–9 jam setiap malam. Pasalnya, tubuh membutuhkan waktu untuk membangun sistem kekebalan tubuh. Dengan begitu, imun bisa lebih efektif membunuh virus atau bakteri penyebab batuk.
9. Konsumsi makanan sehat dan bergizi
Jangan lupa untuk mengonsumsi berbagai makanan sehat dengan gizi seimbang. Salah satu vitamin yang perlu kamu penuhi selama batuk adalah vitamin C.
Selain itu, hindari berbagai makanan yang pedas untuk menurunkan batuk semakin memburuk.
Apa Kata Riset?
Sebuah tinjauan yang diterbitkan di MDPI menyoroti bahwa:
- Beberapa tanaman herbal, seperti eucalyptus dan grindelia, memiliki potensi sebagai obat batuk alami. Eucalyptus telah terbukti efektif dalam mengurangi gejala batuk dan hidung tersumbat.
- Sementara grindelia menunjukkan efek antiinflamasi yang dapat membantu meredakan iritasi saluran pernapasan.
- Penggunaan tanaman-tanaman ini dalam bentuk minyak esensial atau teh herbal dapat menjadi pilihan tambahan untuk mengatasi batuk secara alami.
Rekomendasi Obat Batuk untuk Dewasa
Jika bahan alami tak efektif untuk mengatasi batuk, ada beberapa obat batuk yang bisa kamu konsumsi, seperti:
- Actifed Plus Expectorant Sirup 60 ml. Digunakan untuk meringankan batuk berdahak maupun kondisi pilek. Bahan aktif guaifenesin di dalamnya dapat membantu mengurangi produksi lendir.
- Bisolvon Extra Sirup 125 ml. Obat ini digunakan untuk mengatasi batuk berdahak yang bekerja sebagai mukolitik dan ekspektoran untuk meredakan batuk berdahak, dan mempermudah pengeluaran dahak pada saat batuk.
- Sanadryl Expectorant Sirup 120 ml. Digunakan untuk mengatasi batuk berdahak yang diakibatkan oleh reaksi alergi.
- Actifed Plus Cough Supressant Sirup 60 ml (Merah). Diindikasikan untuk meredakan gejala flu pilek dan batuk kering. Kandungan bahan aktifnya dapat membantu menekan refleks batuk.
- Sanadryl DMP Sirup 60 ml. Mengandung kombinasi zat aktif seperti dextromethorphan HBr, difenhidramin, menthol, amonium klorida, dan natrium sitrat yang dapat meredakan dan mengobati batuk kering.
- Siladex Antitussive Sirup 60 ml. Digunakan untuk meredakan batuk tidak berdahak atau batuk kering yang disertai alergi.
Itulah berbagai hal yang bisa membantu kamu menurunkan batuk. Pastikan mengonsumsi obat batuk sesuai dengan arahan dokter.
Supaya mudah, ibu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter spesialis penyakit dalam kapan saja dan di mana saja.
Kamu bisa beli obat online atau produk kesehatan lainnya dengan praktis dan mudah di Apotek Online Halodoc.
Toko Kesehatan Halodoc Produknya 100% asli dan tepercaya. Tanpa perlu antre, obat bisa diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat dari lokasi kamu berada.
Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga dan dapatkan obat dari apotek 24 jam terdekat!
Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2026. What can I do to make my cough go away?
Healthline. Diakses pada 2026. The Best Natural Cough Remedies.
Chronic Respiratory Disease. Diakses pada 2026. Natural products for chronic cough: Text Mining the East Asian Historical Literature for Future Therapeutics.
Journal of The Science of Food and Agriculture. Diakses pada 2026. Curcumin, the active substance of turmeric: its effects on health and ways to improve its bioavailability.
Pharm Easy. Diakses pada 2026. 10 Best Types Of Teas to Relieve Your Cough And Cold.
BMJ Journal. Diakses pada 2026. Effectiveness of honey for symptomatic relief in upper respiratory tract infections: a systematic review and meta-analysis.
Current Medical Research and Opinion. Diakses pada 2026. Effectiveness and tolerability of the thyme/ivy herbal fluid extract BNO 1200 for the treatment of acute cough: an observational pharmacy-based study.
Livestrong. Diakses pada 2026. Food to Eat When Coughing.
MDPI. Diakses pada 2026. Natural Products for the Prevention and Treatment of Common Cold and Viral Respiratory Infections.
FAQ
1. Apakah obat batuk alami aman untuk semua orang?
Obat batuk alami umumnya aman, tetapi beberapa orang mungkin mengalami reaksi tertentu akibat obat herbal.
Wanita hamil dan menyusui, serta orang dengan kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat batuk alami.
2. Seberapa cepat obat batuk alami bekerja?
Efektivitas obat batuk alami bervariasi tergantung pada penyebab batuk dan kondisi individu. Beberapa orang mungkin merasakan perbaikan dalam beberapa hari, sementara yang lain mungkin membutuhkan waktu lebih lama.
3. Bisakah obat batuk alami digunakan untuk batuk kronis?
Obat batuk alami dapat membantu meredakan gejala batuk kronis, tetapi penting untuk mencari tahu penyebab batuk dan mendapatkan penanganan medis yang tepat.


