Ad Placeholder Image

Ini 6 Ide Permainan Sensory Play dan Manfaatnya untuk Anak

6 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 29 September 2026

“Mengenalkan permainan sensory play kepada anak dapat memberikan banyak manfaat untuk perkembangan sensorik dan kognitifnya. Contoh ide permainannya seperti bermain pasir dan tanah liat, memasak bersama ibu, hingga permainan balok kayu.”

Ini 6 Ide Permainan Sensory Play dan Manfaatnya untuk AnakIni 6 Ide Permainan Sensory Play dan Manfaatnya untuk Anak

DAFTAR ISI


Sensory play adalah aktivitas bermain yang melibatkan indra anak, seperti peraba, penglihatan, pendengaran, penciuman, dan pengecap. Selain seru, ide permainan sensory play bisa menjadi cara sederhana untuk menstimulasi tumbuh kembang si kecil di rumah.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menjelaskan bahwa sel otak berkembang sangat pesat hingga usia 3 tahun, dan hubungan antarsel otak terbentuk lewat rangsangan dari lingkungan. Makin beragam dan sering stimulasi yang diberikan, makin kuat pula hubungan tersebut.

Ide Permainan Sensory Play dan Manfaatnya untuk Anak

Menurut Cleveland Clinic, sensory play tidak hanya melibatkan lima indra, tetapi juga kesadaran posisi tubuh (propriosepsi) dan keseimbangan (sistem vestibular). Aktivitas ini disebut dapat mendukung perkembangan bahasa dan motorik, kemampuan berpikir dan memecahkan masalah, memberi efek menenangkan, serta melatih interaksi sosial dengan teman atau saudara.

IDAI juga menganjurkan stimulasi harian yang menyasar seluruh sistem indra, motorik kasar dan halus, serta kemampuan komunikasi dan emosi, yang dilakukan dengan cara bermain penuh kasih sayang. Berikut 6 ide sensory play yang bisa kamu coba.

1. Sensory Bin

Isi wadah besar dengan bahan bertekstur, seperti beras, pasta kering, atau kacang-kacangan, lalu biarkan anak menyendok, menuang, dan meraba. Permainan ini melatih motorik halus dan rasa ingin tahu. Pastikan anak selalu diawasi karena bahan kecil berisiko tersedak.

2. Melukis dengan Jari

Finger painting membantu anak mengenal warna dan tekstur sekaligus melatih kreativitas. Bayi pun bisa ikut bermain dengan bantuan orang tua. Pilih cat yang aman untuk anak dan jauhkan dari mulut.

3. Bermain Adonan (Playdough)

Meremas, menggulung, dan membentuk adonan melatih kekuatan jari dan koordinasi tangan. Kamu bisa membuat adonan sendiri dari bahan dapur agar lebih aman.

4. Bermain Pasir dan Air

IDAI menyebutkan permainan pasir dan air termasuk mainan yang sesuai untuk anak usia sekitar 2 tahun untuk melatih motorik dan kemampuan berpikir. Selalu dampingi anak saat bermain air, sekecil apa pun wadahnya.

5. Bermain di Luar Rumah

Berjalan di atas rumput, bermain ayunan, atau bersepeda melatih keseimbangan dan motorik kasar. Aktivitas di alam, seperti menanam atau mengamati cuaca, juga dianjurkan IDAI untuk merangsang kecerdasan naturalis.

6. Bermain Bunyi dan Musik

Ajak anak mendengarkan lagu, bernyanyi, atau membuat bunyi dari peralatan rumah tangga yang aman. Aktivitas ini melatih pendengaran, bahasa, dan kecerdasan musikal.

Tips Aman Melakukan Sensory Play di Rumah

  • Sesuaikan jenis permainan dengan usia dan tahap perkembangan anak, sebagaimana dianjurkan IDAI dalam memilih mainan.
  • Hindari benda berukuran kecil yang bisa tertelan atau masuk ke hidung, terutama pada bayi dan balita.
  • Selalu awasi anak selama bermain, khususnya saat bermain air atau bahan makanan.
  • Gunakan bahan yang tidak beracun dan perhatikan tanda alergi atau iritasi kulit setelah bermain.
  • Cuci tangan anak dengan sabun setelah bermain pasir, tanah, atau adonan.
  • Manfaatkan daftar cek perkembangan di Buku KIA untuk memantau kemampuan anak sesuai usianya.

Kapan Harus ke Dokter?

Konsultasikan ke dokter bila anak tampak sangat terganggu atau menolak keras sentuhan, suara, atau tekstur tertentu, atau bila ada kemampuan di daftar cek Buku KIA yang belum tercapai sesuai usianya. Kemenkes menekankan bahwa makin cepat keterlambatan perkembangan terdeteksi, makin besar peluang anak untuk mengejar ketertinggalan. Segera cari pertolongan medis jika anak tersedak, menelan benda asing, atau mengalami reaksi alergi berat saat bermain.

Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk membahas tumbuh kembang dan stimulasi yang sesuai untuk si kecil.

Studi Terkait

IDAI dalam artikel tentang stimulasi bermain untuk kecerdasan multipel menjelaskan bahwa stimulasi yang beragam, mulai dari bercerita, menyusun balok, menari, bernyanyi, hingga menjelajahi alam, dapat mendukung berbagai jenis kecerdasan anak. Stimulasi terbaik diberikan setiap hari melalui interaksi bermain yang hangat bersama orang tua.

Kementerian Kesehatan RI melalui Ayo Sehat juga mengingatkan bahwa gizi dan imunisasi saja tidak cukup untuk tumbuh kembang optimal, tanpa stimulasi yang konsisten. Orang tua dianjurkan memantau perkembangan anak dengan Buku KIA dan rutin datang ke posyandu.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Setiap anak berkembang dengan kecepatan yang berbeda, sehingga orang tua kadang ragu apakah kemampuan si kecil sudah sesuai usianya. Lewat chat, dokter dapat membantu menilai perkembangan anak, memberi ide stimulasi yang tepat, dan menyarankan pemeriksaan lanjutan bila diperlukan.

Chat dengan dokter Halodoc kapan saja untuk mendapatkan saran seputar tumbuh kembang dan stimulasi anak.

Referensi
Ikatan Dokter Anak Indonesia. Diakses pada 2026. Pentingnya Stimulasi Bermain untuk Merangsang Kecerdasan Multipel.
Ikatan Dokter Anak Indonesia. Diakses pada 2026. Pemilihan Mainan Anak sesuai Fase Perkembangan.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia – Ayo Sehat. Diakses pada 2026. Rahasia Anak Sehat Dan Cerdas, Lakukan Stimulasi Tumbuh Kembang! Dengan Buku KIA.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. What Is Sensory Play? The Benefits For Your Child and Sensory Play Ideas.

FAQ

Apa itu sensory play?

Sensory play adalah aktivitas bermain yang merangsang indra anak, seperti peraba, penglihatan, pendengaran, penciuman, dan pengecap, serta keseimbangan tubuh. Contohnya melukis dengan jari, bermain pasir, dan bermain adonan.

Mulai usia berapa anak boleh melakukan sensory play?

Stimulasi indra bisa dimulai sejak bayi, misalnya dengan mainan berwarna dan berbunyi. Jenis permainannya perlu disesuaikan dengan usia dan tahap perkembangan anak.

Apa manfaat sensory play untuk anak?

Sensory play dapat mendukung perkembangan motorik, bahasa, kemampuan berpikir, dan interaksi sosial. Aktivitas ini juga bisa membantu anak merasa lebih tenang.

Apakah sensory play aman untuk bayi?

Aman selama bahan yang digunakan tidak beracun, tidak berukuran kecil, dan anak selalu diawasi. Hindari benda yang berisiko tertelan dan perhatikan tanda alergi setelah bermain.