
Lansia Umur Berapa? Kenali Batasan dan Klasifikasinya
Menjaga kesehatan di usia lanjut sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian.

DAFTAR ISI
- Batasan Usia dan Klasifikasi Lansia
- Tips Menjaga Kesehatan di Usia Senja
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Lanjut usia (lansia) merupakan tahap akhir dari proses penuaan yang dialami oleh setiap manusia. Memahami batasan usia lansia sangat penting untuk menentukan perawatan medis, pemenuhan gizi, dan penanganan kesehatan yang tepat.
Setiap lembaga kesehatan memiliki standar masing-masing dalam menentukan kapan seseorang mulai dikategorikan sebagai lansia. Jika kamu memiliki anggota keluarga usia lanjut, kamu bisa melakukan konsultasi ke dokter Halodoc untuk memantau kondisi kesehatannya secara berkala.
Batasan Usia dan Klasifikasi Lansia
Penetapan usia seseorang sebagai lansia berbeda-beda tergantung pada acuan hukum atau organisasi kesehatan yang digunakan. Di Indonesia, aturan penentuan usia lansia mengacu pada regulasi pemerintah serta pedoman medis internasional.
Berikut adalah batasan dan klasifikasi usia lansia menurut beberapa lembaga resmi:
- Kementerian Kesehatan RI (UU No. 13 Tahun 1998): Seseorang dikatakan lansia apabila telah mencapai usia 60 tahun ke atas. Pada tahap ini, terjadi penurunan fungsi biologis, psikologis, dan sosial secara bertahap.
- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO): WHO membagi masa lanjut usia ke dalam empat tingkatan, yaitu usia pertengahan (middle age: 45–59 tahun), lanjut usia (elderly: 60–74 tahun), lanjut usia tua (old: 75–90 tahun), dan usia sangat tua (very old: di atas 90 tahun).
- Pengelompokan Medis Kemenkes RI:
- Pra-lansia: Usia 45–59 tahun (masa transisi menuju penuaan).
- Lansia: Usia 60–69 tahun.
- Lansia Risiko Tinggi: Usia 70 tahun ke atas, atau usia 60 tahun ke atas yang memiliki masalah kesehatan kronis.
Seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami berbagai perubahan fisiologis seperti penurunan fungsi imun, berkurangnya massa otot, serta penurunan kepadatan tulang. Oleh karena itu, pengkategorian ini bertujuan agar intervensi medis dan gizi dapat disesuaikan dengan kebutuhan fisik lansia.
Tips Menjaga Kesehatan di Usia Senja
Menjaga stamina dan kesehatan tubuh di usia tua memerlukan pola hidup yang teratur dan adaptif. Berikut adalah langkah sederhana yang dapat diterapkan untuk menjaga kualitas hidup lansia:
- Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang: Utamakan makanan kaya kalsium, serat, dan protein tanpa lemak untuk menjaga kesehatan tulang serta pencernaan.
- Rutin Beraktivitas Fisik Ringan: Olahraga ringan seperti jalan kaki atau senam lansia selama 15–30 menit sehari membantu menjaga kelenturan sendi dan kesehatan jantung.
- Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Berkala: Cek tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol secara rutin untuk mendeteksi penyakit kronis sejak dini.
- Menjaga Kesehatan Mental dan Sosial: Tetap aktif berinteraksi dengan keluarga dan komunitas untuk mencegah risiko depresi dan demensia.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika lansia mengalami penurunan fungsi fisik yang drastis, gangguan ingatan parah, atau gejala penyakit kronis seperti sesak napas dan nyeri dada, segera konsultasi dengan Dokter Penyakit Dalam di Halodoc.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Ada beberapa keunggulan utama jika kamu menggunakan fitur chat dokter di Halodoc, seperti:
- ✅ Dokter berlisensi: Konsultasi dilakukan bersama dokter berlisensi dengan SIP dan STR aktif.
- ✅ Respon cepat: Dokter siap menjawab pertanyaan dan memberi saran medis dalam hitungan menit.
- ✅ 24 Jam non-stop: Bebas konsultasi kapan saja dan dari mana saja.
- ✅ Privasi terjamin: Kerahasiaan data medis dan obrolan dokter terlindungi secara aman.
Referensi
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia di Pusat Kesehatan Masyarakat.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Ageing and Health: Definition of an Older Person.
PubMed Central. Diakses pada 2026. Physiological Changes and Nutritional Needs in the Elderly Population.
WebMD. Diakses pada 2026. Healthy Aging: What to Expect as You Get Older.
FAQ
1. Umur berapa seseorang resmi dikategorikan sebagai lansia di Indonesia?
Berdasarkan Undang-Undang No. 13 Tahun 1998, seseorang resmi dikategorikan sebagai lansia jika telah mencapai usia 60 tahun ke atas.
2. Apa perbedaan antara pra-lansia dan lansia?
Pra-lansia adalah individu yang berada pada kelompok usia 45–59 tahun sebagai masa transisi. Sementara lansia adalah mereka yang sudah memasuki usia 60 tahun ke atas.
3. Mengapa lansia perlu mendapatkan perhatian medis khusus?
Proses penuaan menurunkan fungsi organ dan sistem kekebalan tubuh secara drastis. Penanganan medis khusus diperlukan untuk mencegah serta mengelola berbagai penyakit degeneratif sejak dini.




