Ad Placeholder Image

Mengenal Fungal Acne yang Berbeda dari Jerawat Biasa

13 menit
Ditinjau oleh  dr. Erlian Dimas SpDVE 02 Oktober 2026

Meskipun mirip jerawat, fungal acne adalah kondisi kulit yang terjadi akibat infeksi bakteri.

Mengenal Fungal Acne yang Berbeda dari Jerawat BiasaMengenal Fungal Acne yang Berbeda dari Jerawat Biasa

DAFTAR ISI


Fungal acne merupakan infeksi pada folikel rambut yang terjadi akibat pertumbuhan jamur yang berlebihan. Kondisi tersebut bisa menyebabkan kumpulan benjolan kecil, gatal dan merah di kulit sehingga banyak orang sering mengiranya sebagai jerawat.

Padahal meskipun terdapat istilah ‘acne’ atau jerawat, fungal acne atau jerawat jamur bukanlah jerawat. Melainkan sejenis folikulitis, yaitu peradangan pada folikel rambut atau tempat rambut tumbuh. 

Agar tidak bingung, simak penjelasan mengenai fungal acne lebih jauh di sini!

Apa Itu Fungal Acne?

Fungal acne adalah kondisi kulit yang terjadi akibat infeksi jamur bernama ragi Malassezia. Itulah mengapa kondisi ini disebut juga Malassezia folikulitis atau Pityrosporum folikulitis.

Namun, tidak seperti jerawat, penyebab utama jerawat jamur bukanlah minyak dan bakteri yang menyumbat pori-pori. Meskipun produksi minyak dan sebum berperan besar dalam membantu memberi makan bakteri penyebab masalah kulit ini.

Sebaliknya, benjolan seperti jerawat dan kulit yang teriritasi akibat fungal acne ini terjadi akibat ragi Malassezia bertumbuh secara berlebihan. Jamur atau ragi sebenarnya selalu ada di kulit manusia.

Biasanya, tubuh mampu menyeimbangkan ragi, jamur lain dan bakteri yang juga merupakan bagian dari kulit kamu.

Namun, bila keseimbangan alami tersebut terganggu, pertumbuhan berlebih bisa terjadi. Ketika itulah infeksi folikel rambut berkembang, dan gejala seperti jerawat muncul.

Perbedaan Fungal Acne dan Jerawat Biasa

Perbedaan utama antara fungal acne dan jerawat biasa terletak pada penyebabnya.

Jerawat biasa (acne vulgaris) disebabkan oleh bakteri Cutibacterium acnes, produksi sebum berlebih, dan penyumbatan pori-pori.

Sementara itu, fungal acne disebabkan oleh pertumbuhan jamur Malassezia yang berlebihan.

Penyebab

  • Fungal Acne: Disebabkan oleh pertumbuhan berlebih jamur Malassezia.
  • Jerawat Biasa: Disebabkan oleh bakteri Cutibacterium acnes, produksi sebum berlebih, dan penyumbatan pori-pori.

Penampilan

  • Fungal Acne: Berupa benjolan kecil, seragam ukurannya, dan terasa gatal.
  • Jerawat Biasa: Berupa komedo, papula (benjolan merah kecil), pustula (jerawat bernanah), nodul, atau kista.

Lokasi

  • Fungal Acne: Cenderung muncul di dada, punggung, dan lengan atas.
  • Jerawat Biasa: Umumnya ditemukan di wajah, leher, dada, dan punggung.

Respons terhadap Pengobatan Jerawat

  • Fungal Acne: Tidak membaik atau bahkan memburuk saat diobati dengan produk jerawat biasa.
  • Jerawat Biasa: Membaik dengan pengobatan jerawat topikal atau oral standar.

Penyebab Fungal Acne

Ada beberapa kondisi yang bisa mengganggu keseimbangan bakteri dan jamur dan menyebabkan fungal acne, yaitu:

1. Kondisi lembap

Mengenakan pakaian olahraga yang basah karena keringat terlalu lama bisa mendorong pertumbuhan jamur.

Mengenakan kembali pakaian olahraga tanpa mencucinya juga dapat membuat kulit kamu terkena jamur yang tumbuh di pakaian tersebut.

2. Obat-obatan

Bila kamu minum antibiotik, bakteri di kulit kamu bisa berkurang. Hal ini bisa memungkinkan jamur untuk tumbuh secara berlebihan.

3. Sistem kekebalan tubuh tertekan

Orang dengan sistem kekebalan yang lemah mungkin lebih berisiko mengembangkan jerawat jamur.

4. Perubahan pola makan

Jamur dan ragi memakan karbohidrat. Jadi, banyak mengonsumsi makanan manis dan kaya karbohidrat bisa memicu pertumbuhan jamur berlebih.

Oleh karena itu, sebaiknya hindari Makanan yang Bisa Memicu Jerawat.

5. Mengenakan pakaian ketat

Mengenakan pakaian yang tidak memungkinkan kulitmu bernapas lega bisa mendorong keringat dan kelembapan ekstra. Ini dapat menumbuhkan lingkungan kulit yang kondusif untuk pertumbuhan ragi.

6. Lingkungan yang hangat dan lembap

Orang yang tinggal di iklim panas, di mana lebih mungkin berkeringat, mungkin lebih sering mengalami fungal acne.

Gejala Fungal Acne

Gejala fungal acne sekilas mungkin terlihat sama dengan jerawat akibat bakteri, yaitu munculnya benjolan-benjolan kecil yang mungkin tampak seperti ruam. Itulah mengapa banyak orang sering tidak bisa membedakannya

Namun, berikut adalah cara membedakan jerawat jamur dan jerawat bakteri:

  • Ukuran. Benjolan berisi nanah yang muncul akibat fungal acne cenderung memiliki ukuran yang hampir sama, sedangkan jerawat bakteri muncul dengan berbagai ukuran.
  • Lokasi. Jerawat jamur sering muncul di lengan, dada, dan punggung. Namun, bisa juga di wajah, di mana jerawat bakteri paling sering terjadi.
  • Gatal. Infeksi jamur ini juga sering kali menyebabkan rasa gatal, gejala yang jarang terjadi pada jerawat.
  • Berkelompok. Fungal acne sering muncul dalam kelompok benjolan kecil. Jerawat bakteri jarang berkelompok.

Karena masalah kulit ini terjadi akibat pertumbuhan jamur, kamu mungkin juga bisa mengalami kondisi terkait ragi lainnya, seperti psoriasis dan ketombe.

Ini juga bisa membantu kamu menentukan apakah jerawat kamu akibat jamur atau penyebab lainnya.

Jadi, jangan salah kira ya, Hati-Hati, Ini Jenis Infeksi Kulit yang Mirip dengan Jerawat.

Diagnosis Fungal Acne

Diagnosis fungal acne biasanya dilakukan melalui pemeriksaan fisik oleh dokter. Dokter akan memeriksa ruam dan menanyakan tentang gejala dan riwayat kesehatan. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin mengambil sampel kulit (kerokan kulit) untuk diperiksa di laboratorium dan memastikan keberadaan jamur Malassezia.

Pengobatan Fungal Acne

Fungal acne sering kali tidak kunjung sembuh karena banyak orang mengobatinya dengan pengobatan yang salah. Obat anti jerawat tidak efektif untuk mengatasinya

Cara terbaik untuk mengobati jerawat jamur adalah dengan obat atau krim anti jamur. Ada berbagai krim dan salep antijamur yang bisa kamu dapatkan secara bebas.

Carilah krim dengan kandungan seperti krim ketokonazol, butenafine, atau klotrimazol. Dokter spesialis kulit juga bisa meresepkan obat oral, seperti fluconazole dan itraconazole, untuk menghilangkan infeksi.

Selain itu, kamu juga perlu melakukan perawatan diri berikut untuk membantu pemulihan kulit:

1. Mandi lebih teratur

Bila kamu rutin berolahraga atau memiliki pekerjaan yang membuat kamu berkeringat, cobalah mandi dan berganti pakaian tepat setelah gym atau bekerja.

Hal ini membantu menghilangkan jamur yang mungkin mulai bertumbuh di kulit yang hangat dan lembap akibat pakaian basah.

2. Kenakan pakaian yang lebih longgar

Bila kamu sering mengenakan pakaian ketat, gesekan dan aliran udara yang sedikit bisa mendorong pertumbuhan jamur pada kulit.

Jadi, kenakanlah pakaian yang lebih longgar agar kulit bisa mendapatkan sirkulasi yang tepat dan mendorong pertumbuhan bakteri dan jamur yang seimbang.

3. Cobalah sabun mandi menggunakan sampo antiketombe

Sampo antiketombe yang mengandung pyrithione zinc atau selenium sulfide sebenarnya bisa kamu gunakan sebagai sabun mandi. Ini adalah penggunaan sampo yang tidak ada di label, tetapi bisa efektif.

Cobalah bersihkan kulit kamu beberapa kali seminggu dengan sampo ketombe ini saat kamu sedang berjerawat.

Kamu juga bisa mempertimbangkan untuk menggunakannya secara teratur, seminggu sekali, untuk membantu menjaga keseimbangan ragi dan bakteri yang sehat di kulit.

Selain cara-cara di atas, ketahui juga 3 Cara Efektif Mengatasi Infeksi Jamur pada Kulit.

Pilihan Obat Antijamur untuk Fungal Acne

Berikut adalah beberapa pilihan obat antijamur yang umum digunakan untuk mengatasi fungal acne:

  • Ketoconazole: Tersedia dalam bentuk krim, sampo, dan tablet oral. Krim dan sampo ketoconazole digunakan secara topikal untuk membunuh jamur pada kulit.
  • Selenium sulfide: Biasanya ditemukan dalam sampo antijamur. Selenium sulfide membantu mengurangi pertumbuhan jamur dan meredakan peradangan.
  • Ciclopirox olamine: Tersedia dalam bentuk krim, losion, dan gel. Ciclopirox olamine memiliki sifat antijamur dan anti-inflamasi.
  • Fluconazole dan itraconazole: Obat antijamur oral yang diresepkan oleh dokter untuk kasus fungal acne yang parah atau tidak merespons pengobatan topikal.

Disclaimer: Penggunaan obat antijamur harus sesuai dengan resep dan petunjuk dokter. Jangan menggunakan obat antijamur tanpa konsultasi medis.

Cara Mencegah Fungal Acne

Daripada mengobati, berikut beberapa cara agar terhindar dari fungal acne:

  • Gunakan sampo ketombe secara teratur.
  • Kenakan pakaian yang memungkinkan kulit bernapas.
  • Mandi dan ganti pakaian segera setelah berkeringat.
  • Konsumsi makanan bergizi seimbang.

Bila kamu mengalami masalah kulit ini, coba hubungi dokter spesialis kulit di Halodoc untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Hubungi Dokter Ini untuk Menghilangkan Fungal Acne

Apabila kamu atau orang terdekat mengalami gejala fungal acne, seperti benjolan yang berisi nanah, segera hubungi dokter spesialis kulit di Halodoc untuk mendapat saran perawatan dan penanganan yang tepat.

Untungnya ada beberapa dokter spesialis di Halodoc yang bisa kamu hubungi segera.

Selain berpengalaman, mereka juga mendapatkan penilaian baik dari pasien yang sebelumnya mereka tangani.

Berikut dokter pilihan di Halodoc yang bisa kamu hubungi:

1. dr. Rina Diana Winta Sp.D.V.E

Pertama, kamu bisa menghubungi dr. Rina Diana Winta Sp.D.V.E yang merupakan dokter kulit pilihan di Halodoc.

Ia merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga pada 2005. Ia melanjutkan studinya untuk memperoleh gelar spesialis kulit di Universitas Diponegoro dan lulus pada 2011.

Saat ini, dokter Rina Diana Winta Sp.D.V.E berpraktik di Surabaya, Jawa Timur.

Ia juga tergabung sebagai anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) dengan nomor STR 3321602422005243.

Berpengalaman sebagai dokter spesialis kulit selama 21 tahun, dr. Rina Diana Winta Sp.D.V.E mampu memberikan layanan konsultasi di Halodoc terkait berbagai masalah kulit.

Chat dr. Rina Diana Winta Sp.D.V.E dari Rp 149.000,- di Halodoc.

2. dr. Raymond Suryaatmadja Sp.D.V.E

Dokter kulit pilihan lainnya yang bisa kamu hubungi adalah dr. Raymond Suryaatmadja Sp.D.V.E. Ia merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga pada 2006 dan Universitas Diponegoro pada 2018.

Saat ini, dokter Raymond Suryaatmadja Sp.D.V.E berpraktik di Surabaya, Jawa Timur.

Ia juga tergabung sebagai anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) dengan nomor STR AS00000383526715.

Berpengalaman sebagai dokter spesialis kulit selama 18 tahun, dr. Raymond Suryaatmadja Sp.D.V.E mampu memberikan layanan konsultasi di Halodoc terkait berbagai masalah kulit.

Chat dr. Raymond Suryaatmadja Sp.D.V.E dari Rp 149.000,- di Halodoc.

3. dr. Frieda Sp.D.V.E

Kamu bisa menghubungi dr. Frieda Sp.D.V.E yang merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Atmajaya pada 2015. Ia melanjutkan studinya untuk memperoleh gelar spesialis kulit di Universitas Sebelas Maret dan lulus pada 2022.

Saat ini, dokter Frieda Sp.D.V.E berpraktik di Bogor, Jawa Barat.

Ia juga tergabung sebagai anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) dengan nomor STR 3321602322166922.

Berpengalaman sebagai dokter spesialis kulit selama 11 tahun, dr. Frieda Sp.D.V.E mampu memberikan layanan konsultasi di Halodoc terkait berbagai masalah kulit.

Chat dr. Frieda Sp.D.V.E dari Rp 59.000,- di Halodoc.

4. dr. Made Martina W. M.Biomed, Sp.D.V.E

Kamu juga bisa menghubungi Made Martina W. M.Biomed, Sp.D.V.E apabila membutuhkan pengobatan terkait berbagai masalah kulit

Ia merupakan alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya pada 2011 dan Universitas Udayana pada 2017. 

Ia kini berpraktik di Denpasar, Bali dan tergabung sebagai tergabung sebagai anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) dengan nomor STR 5121 602423127230.

Berbekal pengalaman selama 15 tahun, dr. Made Martina W. M.Biomed, Sp.D.V.E memberikan layanan konsultasi di Halodoc seputar masalah dan perawatan kulit.

Chat dr. Made Martina W. M.Biomed, Sp.D.V.E mulai dari Rp 59.000,- di Halodoc. 

5. dr. Thigita Aga Pandaleke Sp.D.V.E

Dokter lainnya yang bisa kamu hubungi adalah dr. Thigita Aga Pandaleke Sp.D.V.E. Ia merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi pada 2007. Ia melanjutkan studinya untuk memperoleh gelar spesialis kulit di universitas yang sama dan lulus pada 2015.

Saat ini, dokter Thigita Aga Pandaleke Sp.D.V.E berpraktik di Manado, Sulawesi Utara.

Ia juga tergabung sebagai anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) dengan nomor STR JS00001392706835.

Berpengalaman sebagai dokter spesialis kulit selama 18 tahun, dr. Thigita Aga Pandaleke Sp.D.V.E mampu memberikan layanan konsultasi di Halodoc terkait berbagai masalah kulit.

Chat dr. Thigita Aga Pandaleke Sp.D.V.E dari Rp 75.000,- di Halodoc.

Itulah beberapa dokter yang bisa kamu hubungi untuk bantu obati fungal acne. Jangan ragu untuk segera menghubungi dokter agar kondisi tersebut dapat segera ditangani dan membaik. 

Dokter tersebut tersedia selama 24 jam di Halodoc sehingga kamu bisa lakukan konsultasi dari mana saja dan kapan saja.

Namun, jika dokter sedang tidak tersedia atau offline, kamu tetap bisa membuat janji konsultasi melalui aplikasi Halodoc atau konsultasi dengan dokter lain yang sedang online.

Tunggu apalagi? Ayo, pakai Halodoc sekarang juga!

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Dengan chat dokter di Halodoc, kamu bisa mendapatkan jawaban medis yang tepat dan personal tanpa perlu keluar rumah.

Lewat fitur Dokter Pilihan, kamu menikmati layanan kesehatan dengan berbagai keunggulan:

✅ Dokter Pilihan Ber-Rating Tinggi: Berlisensi resmi (STR & SIP) dengan ulasan terbaik dari pasien.

✅ Jaminan Uang Kembali: Konsultasi lebih tenang dengan jaminan kepuasan.

✅ Tersedia 24 Jam & Bebas Antre: Konsultasi kapan saja, di mana saja.

✅ Resep Resmi & Obat Asli 100%: Langsung tebus via aplikasi atau WhatsApp Halodoc.

✅ Proteksi Maksimal: Privasi terjamin dan bisa dicover asuransi.

Tunggu apa lagi? Hubungi Dokter Pilihan di Halodoc sekarang!

Rekomendasi Obat Jerawat

1. Aza 20 Cream 10 g

Aza 20 Cream mengandungi asam azelaat (Azelaic acid 20%) yang bekerja efektif menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada kulit, meredakan peradangan, serta membantu menyamarkan noda hitam bekas jerawat. Obat ini tergolong obat keras sehingga penggunaannya harus sesuai petunjuk dosis dan arahan dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Aza 20 Cream 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

2. Medi-Klin Gel 15 g

Medi-Klin Gel mengandung Clindamycin phosphate 1% yang bertindak sebagai antibiotik topikal. Obat ini bekerja membasmi bakteri penyebab jerawat meradang (*acne vulgaris*). Oleskan tipis pada area berjerawat sesuai dosis resep dokter. Merupakan golongan obat keras.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Medi-Klin Gel 15 g di Toko Kesehatan Halodoc

3. Clidacor 1% Gel 10 g

Clidacor Gel mengandung zat aktif Clindamycin 1% yang berfungsi menghambat sintesis protein bakteri pemicu jerawat. Gel ini digunakan untuk mengatasi jerawat yang parah atau meradang. Penggunaannya memerlukan resep serta pengawasan dari dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Clidacor 1% Gel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

4. Digenta Cream 10 g

Digenta Cream mengombinasikan Betamethasone valerate (kortikosteroid) dan Gentamicin sulfate (antibiotik). Kombinasi ini efektif mengatasi peradangan kulit (dermatosis) yang disertai infeksi bakteri sekunder. Termasuk dalam golongan obat keras yang membutuhkan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Digenta Cream 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

5. Niacef 4% Gel 15 g

Niacef Gel mengandung Niacinamide 4% yang bermanfaat untuk meredakan inflamasi, mengurangi kemerahan pada kulit berjerawat, serta mengontrol produksi sebum. Oleskan pada area bermasalah secara teratur sesuai petunjuk penggunaan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Niacef 4% Gel 15 g di Toko Kesehatan Halodoc

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Referensi
Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology. Diakses pada 2026. Malassezia (Pityrosporum) Folliculitis: Incognito No More.
PubMed Central (NCBI). Diakses pada 2026. Fungal Acne: Diagnosis and Management of Malassezia Folliculitis.
WebMD. Diakses pada 2026. Fungal Acne: What to Know.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI). Diakses pada 2026. Cek Produk BPOM Obat Bebas dan Obat Keras Terdaftar.

FAQ

1. Apakah fungal acne bisa hilang sendiri?

Fungal acne jarang bisa hilang dengan sendirinya tanpa penanganan khusus. Perawatan dengan agen antifungal serta eliminasi faktor pemicu kelembapan sangat diperlukan agar jamur tidak terus berkembang.

2. Apakah bruntusan fungal acne boleh dipencet?

Sangat tidak disarankan untuk memencetnya. Berbeda dengan jerawat biasa, fungal acne tidak memiliki penumpukan lemak/nanah yang bisa dikeluarkan, dan memencetnya justru memicu iritasi serta merusak lapisan kulit.

3. Kandungan produk apa yang perlu dihindari saat mengalami fungal acne?

Sebaiknya hindari produk kecantikan yang mengandung minyak alami (*natural oils*), asam lemak (*fatty acids*), dan bahan hasil fermentasi, karena senyawa tersebut dapat menjadi makanan bagi jamur Malassezia.