Dokter spesialis penyakit dalam atau internis memiliki peran dan tugas untuk mendiagnosis penyakit, baik akut dan kronis melalui tindakan nonbedah; memberikan rekomendasi perawatan penyakit; dan memberikan pemahaman tentang kesehatan penyakit dalam secara umum kepada pasien.

DAFTAR ISI
- Kompetensi atau Tindakan Medis yang Bisa Dilakukan Dokter Spesialis Penyakit Dalam
- Peran dan Tugas Dokter Spesialis Penyakit Dalam
- Rekomendasi Dokter Penyakit Dalam di Halodoc
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- Bingung Harus Konsul ke Dokter Apa? Tanya HILDA, Gratis!
- FAQ
Dokter spesialis penyakit dalam atau internis adalah dokter yang menangani berbagai keluhan dan masalah kesehatan pada pasien dewasa dan lansia. Penanganan yang dilakukan mencakup semua organ tubuh bagian dalam.
Gelar dokter spesialis penyakit dalam atau SpPD diberikan kepada dokter yang sudah menempuh dan menyelesaikan Program Pendidikan Spesialis Ilmu Penyakit Dalam. Ilmu penyakit dalam adalah ilmu kedokteran yang menangani orang dewasa dan lansia, meliputi penyakit-penyakit non-bedah, mencakup hampir seluruh tubuh manusia dengan berbagai keluhan dan gejala penyakit.
Kompetensi atau Tindakan Medis yang Bisa Dilakukan Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Berikut ini adalah beberapa tindakan medis yang bisa dilakukan oleh dokter spesialis penyakit dalam:
- Mengevaluasi gejala pada pasien, untuk mendiagnosis suatu penyakit.
- Memberikan pelayanan kesehatan preventif (pencegahan) dasar, seperti vaksinasi dewasa, melakukan upaya penurunan faktor risiko penyakit, menilai keberhasilan terapi, dan merencanakan tindak lanjutnya.
- Melakukan pemeriksaan fisik dan serta menilai hasil pemeriksaan penunjang, seperti pemeriksaan darah, elektrokardiogram (EKG), pemeriksaan fungsi paru, analisis cairan tubuh, misalnya urine dan dahak, foto Rontgen, USG, dan CT scan.
- Memberikan pengobatan terkait diagnosis dan kondisi pasien.
- Bersama dokter gizi, mengatur asupan nutrisi dan tatalaksana nutrisi yang terkait penyakit tertentu, misalnya diabetes mellitus, malnutrisi, obesitas, dan penyakit ginjal kronik.
- Memberikan penanganan pada keadaan kritis dan kedaruratan medis.
Peran dan Tugas Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Berikut ini beberapa peran dan tugas seorang dokter spesialis penyakit dalam:
- Mendiagnosis dan menangani penyakit pada orang dewasa dan lansia, baik akut maupun kronis, melalui tindakan nonbedah.
- Memberikan rekomendasi perawatan penyakit yang diderita pasien dewasa dan lansia.
- Memberikan pemahaman tentang kesehatan secara umum kepada pasien, mencakup cara menjaga kesehatan, dan pencegahan penyakit.
Rekomendasi Dokter Penyakit Dalam di Halodoc
Penanganan yang tepat saat kamu mengalami gejala penyakit akan meminimalkan risiko penyakit berkembang menjadi lebih serius.
Nah, jika kamu atau orang terdekat mengalami gejala penyakit yang mengkhawatirkan, sebaiknya segera hubungi dokter di Halodoc.
Berikut ini terdapat beberapa rekomendasi dokter yang bisa kamu hubungi dengan pengalaman lebih dari 8 tahun.
Ini rekomendasi dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc:
1. dr. Muhammad Giovanni Abdillah, Sp.PD

Dokter spesialis penyakit dalam pertama yang bisa kamu hubungi adalah dr. Muhammad Giovanni Abdillah, Sp.PD.
Saat ini, dr. Muhammad Giovanni Abdillah berpraktik di Bekasi, Jawa Barat. Ia juga merupakan anggota aktif Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Ia merupakan lulusan Universitas Sriwijaya pada 2014.
Dengan pengalaman 11 tahun sebagai dokter spesialis penyakit dalam, dr. Muhammad Giovanni Abdillah siap memberikan layanan konsultasi terbaik untuk kamu melalui Halodoc.
Chat dr. Muhammad Giovanni Abdillah, Sp.PD mulai dari Rp 59.000,- di Halodoc.
2. dr. Puguh Krisnadi Sandjojo Sp.PD

Dokter spesialis penyakit dalam pertama yang bisa kamu hubungi adalah dr. Puguh Krisnadi Sandjojo Sp.PD.
Saat ini, Dokter Puguh Krisnadi Sandjojo berpraktik di Cikarang, Jawa Barat. Ia juga termasuk anggota aktif dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI)
Ia merupakan lulusan Universitas Hang Tuah Surabaya pada 2012 dan Universitas Sam Ratulangi Manado pada 2020 .
Pengalamannya selama 12 tahun sebagai dokter spesialis penyakit dalam akan memberikan layanan konsultasi terbaik untuk kamu melalui Halodoc.
Chat dr. Puguh Krisnadi Sandjojo Sp.PD mulai dari Rp 59.000,- di Halodoc.
3. dr. Maya Puspita Sari Sp.PD, AIFO-K

Pilihan lainnya untuk dokter spesialis penyakit dalam adalah dr. Maya Puspita Sari Sp.PD, AIFO-K.
Dokter Maya Puspita Sari merupakan dokter lulusan Universitas Srijawijaya pada 2015 dan 2023.
Saat ini ia berpraktik di Lampung Tengah, Lampung dan tergabung sebagai anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Berpengalaman sebagai dokter spesialis penyakit dalam selama 9 tahun, dr. Maya Puspita Sari Sp.PD, AIFO-K dapat memberikan layanan konsultasi di Halodoc mengenai berbagai permasalahan terkait penyakit dalam.
Chat dr. Maya Puspita Sari Sp.PD, AIFO dari Rp 59.000,- di Halodoc
Itulah beberapa rekomendasi dokter spesialis penyakit dalam yang bisa kamu hubungi untuk melakukan konsultasi terkait penyakit dalam.
Jika dokter sedang tidak tersedia atau offline, kamu dapat membuat janji konsultasi di lain waktu melalui aplikasi Halodoc.
Klik gambar di bawah ini untuk melakukan konsultasi dengan spesialis penyakit dalam di Halodoc menggunakan kupon agar lebih hemat.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Keluhan kesehatan bisa datang kapan saja. Daripada bingung mencari informasi sendiri, konsultasikan langsung dengan dokter umum dan spesialis di Halodoc:
✅ Dokter tersedia 24 jam.
✅ Dokter memiliki lisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP).
✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
✅ Bisa dicover asuransi.
✅ Privasi terjaga: Data kesehatan terlindungi dengan aman.
✅ Bisa dapat resep resmi. Kamu bisa dapat resep obat online dan menebusnya setelah chat.
✅ Bisa juga beli obat langsung lewat WhatsApp Halodoc, tanpa download aplikasi, tanpa log in, dan produk yang diterima dijamin asli 100%.
Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc sekarang!

Bingung Harus Konsul ke Dokter Apa? Tanya HILDA, Gratis!
Pernah merasakan gangguan kesehatan yang bikin nggak nyaman tapi malah makin stres karena bingung harus konsul ke mana? Berhenti scrolling gejala di internet yang cuma bikin panik, ya!
Kenalin HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant), asisten AI pintar yang siap jadi “pintu pertama” perjalanan sehatmu di Halodoc. HILDA bukan cuma asisten biasa; dia bakal bantu kamu:
- Kasih Gambaran Awal: Jawab pertanyaan kesehatan umum kamu dalam sekejap.
- Navigasi Spesialis: Bingung mau ke dokter apa? HILDA bakal arahkan ke dokter spesialis yang paling pas.
- Solusi Cepat: Mulai dari cari obat sampai layanan kesehatan yang tepat, semua dibantu HILDA.
Gak perlu bingung lagi, ada HILDA yang selalu siaga. Download Halodoc sekarang!

Referensi:
Better Health Channel. Diakses pada 2026. Preparing for a Health or Medical Appointment.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. What’s the Difference between an Internist and a Family Physician?
Healthline. Diakses pada 2026. Guide to Primary Care Practice (PCP), Family Doctors, and Internists.
MedicineNet. Diakses pada 2026. Medical Definition of Internist.
WebMD. Diakses pada 2026. What Is an Internist?
FAQ
1. Dokter spesialis penyakit dalam untuk sakit apa?
Dokter spesialis penyakit dalam (Sp.PD) menangani berbagai penyakit pada organ dalam, seperti diabetes, hipertensi, gangguan lambung, penyakit hati, ginjal, dan infeksi pada orang dewasa.
2. GERD ke dokter spesialis apa?
GERD dapat ditangani oleh dokter spesialis penyakit dalam, terutama konsultan gastroenterologi-hepatologi (Sp.PD-KGEH) yang memiliki keahlian pada gangguan saluran pencernaan dan hati.
3. Berapa biaya periksa ke dokter spesialis penyakit dalam?
Biaya konsultasi dokter spesialis penyakit dalam bervariasi, tergantung fasilitas kesehatan, lokasi, dan tindakan yang dilakukan. Sebaiknya cek tarif di rumah sakit atau klinik yang dituju sebelum pemeriksaan.
4. Dr. Sp.KKLP spesialis apa?
Sp.KKLP adalah gelar untuk Dokter Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer. Dokter dengan spesialisasi ini menangani berbagai masalah kesehatan secara menyeluruh dan berkesinambungan, termasuk pencegahan, diagnosis, pengobatan, serta pemantauan kesehatan.





