
Tidak Sama, Ini Bedanya Chia Seed dan Biji Selasih
“Chia seed dan biji selasih menjadi dua jenis biji-bijian yang umum dikonsumsi. Namun, keduanya menimbulkan pertanyaan besar, karena tampilannya yang terlihat mirip. Agar tidak keliru, berikut ini beberapa perbedaan besar antara chia seed dan biji selasih.”

DAFTAR ISI
- Kandungan Gizi dan Manfaat Chia Seed
- Cara Memilih dan Mengonsumsi Chia Seed
- Studi Terkait
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Pohon chia seed atau Salvia hispanica merupakan tanaman yang menghasilkan biji kecil berwarna hitam, abu-abu, atau putih. Biji ini sering ditambahkan ke minuman, oatmeal, yoghurt, dan makanan sehat karena mengandung serat serta lemak tidak jenuh.
Meski kerap disamakan dengan biji selasih, chia seed dan biji selasih berasal dari tanaman yang berbeda. Memahami perbedaan, kandungan gizi, dan cara konsumsinya membantu kamu memilih bahan pangan yang sesuai kebutuhan.
Perbedaan Chia Seed dan Biji Selasih
Chia seed berasal dari tanaman Salvia hispanica, sedangkan biji selasih berasal dari tanaman Ocimum basilicum. Keduanya dapat mengembang saat direndam dalam air, tetapi chia seed biasanya membentuk gel yang lebih tebal dan memiliki tekstur lebih padat.
Dari sisi gizi, chia seed dikenal sebagai sumber serat, protein nabati, asam alfa-linolenat atau ALA dari kelompok omega-3, serta beberapa mineral. Biji selasih juga mengandung serat, tetapi kandungan gizinya dapat berbeda bergantung pada jenis, jumlah, dan cara pengolahannya.
Kandungan Gizi dan Manfaat Chia Seed
Satu porsi chia seed sekitar 28 gram mengandung kurang lebih 140 kalori, sekitar 10–11 gram serat, 4–5 gram protein, dan 8–9 gram lemak. Nilai tersebut dapat bervariasi menurut merek dan ukuran porsi, sehingga periksa label kemasan bila tersedia.
- Mendukung kesehatan pencernaan: serat membantu meningkatkan volume tinja dan menjaga keteraturan buang air besar.
- Membantu rasa kenyang: serat dan protein dapat membuat kenyang lebih lama bila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang.
- Mendukung asupan lemak sehat: ALA merupakan salah satu jenis asam lemak omega-3 dari sumber nabati.
- Menambah nutrisi makanan: chia seed dapat menjadi pelengkap yoghurt, salad, atau bubur gandum.
Manfaat tersebut tidak berarti chia seed dapat menggantikan obat atau menyembuhkan penyakit tertentu. Jika memiliki kondisi kesehatan khusus, termasuk gangguan menelan atau masalah pencernaan, konsultasikan pohon chia seed dan pola konsumsi yang tepat dengan dokter.
Cara Memilih dan Mengonsumsi Chia Seed
Pilih chia seed dalam kemasan utuh, berlabel jelas, dan belum melewati tanggal kedaluwarsa. Simpan di tempat kering dan tertutup agar kualitasnya terjaga.
Chia seed dapat direndam dalam air atau susu hingga membentuk gel sebelum dikonsumsi. Hindari menelan chia seed kering dalam jumlah banyak, terutama jika kamu memiliki kesulitan menelan, karena biji dapat mengembang setelah terkena cairan.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan dengan dokter jika setelah mengonsumsi chia seed muncul sesak napas, bengkak pada wajah atau bibir, muntah berulang, atau keluhan berat lainnya. Kamu juga sebaiknya berkonsultasi sebelum meningkatkan asupan serat bila memiliki penyakit pencernaan atau sedang menjalani diet khusus.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Kamu dapat berkonsultasi dengan dokter untuk memahami keluhan kesehatan, kebutuhan nutrisi, atau keamanan konsumsi makanan tertentu sesuai kondisi tubuh.
Referensi
PubMed. Diakses pada 2026. Chia Seeds and Their Health Benefits.
BPOM RI. Diakses pada 2026. Informasi Nilai Gizi pada Label Pangan Olahan.
WebMD. Diakses pada 2026. Chia Seeds: Health Benefits and Nutrition.
World Health Organization. Diakses pada 2026. Healthy Diet.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Gizi Seimbang.
FAQ
Apakah chia seed sama dengan biji selasih?
Tidak. Chia seed dan biji selasih berasal dari tanaman yang berbeda, meskipun keduanya dapat mengembang ketika direndam dalam air.
Berapa kalori dalam chia seed?
Sekitar 28 gram chia seed mengandung kurang lebih 140 kalori. Jumlahnya dapat berbeda berdasarkan merek dan ukuran porsi.
Apakah chia seed boleh dimakan setiap hari?
Chia seed dapat dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang dengan porsi yang sesuai. Pastikan cukup minum dan tingkatkan asupan secara bertahap untuk membantu mencegah rasa kembung.
Bagaimana cara terbaik mengonsumsi chia seed?
Rendam chia seed dalam air, susu, atau yoghurt hingga mengembang sebelum dikonsumsi. Hindari menelan biji kering dalam jumlah banyak, terutama jika mengalami kesulitan menelan.




