
UGD dan IGD Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Keduanya
Istilah Unit Gawat Darurat atau UGD dan Instalasi Gawat Darurat atau IGD di rumah sakit sering dikira sama, padahal keduanya adalah dua istilah kesehatan yang berbeda.

DAFTAR ISI
- Perbedaan UGD dan IGD
- Sistem Triase di Layanan Darurat
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Saat terjadi kondisi medis mendesak, pertolongan cepat sangat dibutuhkan untuk mencegah komplikasi fatal. Namun, masyarakat sering kali bingung membedakan antara UGD dan IGD saat memilih fasilitas pertolongan pertama.
Perbedaan UGD dan IGD
Secara umum, Unit Gawat Darurat (UGD) dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) memiliki fungsi dasar yang sama, yaitu memberikan penanganan medis darurat secara cepat. Perbedaan mendasar di antara keduanya terletak pada tingkat kelengkapan fasilitas, kapasitas ruangan, serta ketersediaan dokter spesialis.
UGD biasanya ditemukan di fasilitas kesehatan berskala lebih kecil seperti puskesmas, klinik pratama, atau rumah sakit tipe C dan D. Fasilitas medis di UGD umumnya dirancang untuk penanganan kegawatdaruratan tingkat dasar yang ditangani oleh dokter umum serta perawat medis.
Sementara itu, IGD berdiri sebagai instalasi mandiri di rumah sakit berskala besar (tipe A dan B) dengan fasilitas penunjang medis yang jauh lebih lengkap. IGD memiliki dokter spesialis dari berbagai bidang yang bersiaga 24 jam, ruang operasi darurat, serta peralatan pemindaian yang canggih.
Sistem Triase di Layanan Darurat
Baik UGD maupun IGD tidak menerapkan sistem antrean berdasarkan waktu kedatangan, melainkan menggunakan sistem triase. Tenaga medis akan mengategorikan pasien berdasarkan tingkat keparahan kondisi, yaitu prioritas merah (gawat darurat mengancam jiwa), kuning (darurat tidak mengancam jiwa langsung), dan hijau (non-darurat).
Pasien dengan kategori merah seperti serangan jantung atau perdarahan hebat akan diprioritaskan. Untuk keluhan non-darurat, kamu disarankan untuk melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja agar penanganan layanan darurat rumah sakit dapat berjalan optimal bagi pasien kritis.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu atau orang terdekat mengalami gejala mengancam jiwa seperti nyeri dada hebat, sesak napas berat, atau penurunan kesadaran, segera kunjungi IGD rumah sakit terdekat. Untuk keluhan kesehatan umum yang sifatnya ringan hingga sedang, kamu bisa melakukan penanganan awal dengan berkonsultasi kepada Dokter Umum di Halodoc.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Layanan telekonsultasi Halodoc memberikan kemudahan akses kesehatan tepercaya sebelum kamu memutuskan pergi ke fasilitas medis fisik.
- ✅ Dokter Berlisensi: Seluruh dokter di Halodoc terdaftar resmi serta memiliki STR dan SIP aktif.
- ✅ Akses 24 Jam: Kamu dapat melakukan konsultasi kapan saja saat gejala mulai dirasakan tanpa perlu mengantre di rumah sakit.
- ✅ Privasi Terjamin: Informasi medis dan riwayat konsultasi tersimpan rapi dan terjamin kerahasiaannya.
Referensi
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Standar Pelayanan Gawat Darurat Rumah Sakit.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Emergency and Trauma Care.
Journal of Emergency Medicine. Diakses pada 2026. Emergency Department Triage and Resource Allocation.
WebMD. Diakses pada 2026. Emergency Room vs. Urgent Care: What You Need to Know.
FAQ
Apakah kasus penyakit ringan bisa ditangani di IGD?
Pasien dengan penyakit ringan tetap bisa diterima, namun akan dikategorikan ke dalam triase non-darurat. Hal ini menyebabkan waktu tunggu penanganan menjadi lebih lama dibandingkan pasien kritis.
Apakah UGD dan IGD beroperasi selama 24 jam?
Ya, baik UGD maupun IGD selalu beroperasi 24 jam nonstop untuk memberikan penanganan pertolongan pertama pada kondisi darurat medis.
Mana yang lebih disarankan saat terjadi kecelakaan berat?
IGD di rumah sakit besar lebih disarankan karena memiliki alat pemindaian lengkap, ruang bedah darurat, serta ketersediaan dokter spesialis bedah yang siaga.




