Ad Placeholder Image

Kenali Manfaat dan Bahaya Mengonsumsi Telur Setengah Matang

6 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 25 September 2026

Telur setengah matang berisiko terkontaminasi bakteri Salmonella yang dapat memicu gangguan di sistem pencernaan.

Kenali Manfaat dan Bahaya Mengonsumsi Telur Setengah MatangKenali Manfaat dan Bahaya Mengonsumsi Telur Setengah Matang

DAFTAR ISI


Telur setengah matang sering dipilih karena teksturnya lembut dan rasanya lebih creamy. Namun, cara mengolah telur ini memiliki risiko kesehatan tertentu, terutama jika telur terkontaminasi bakteri.

Manfaat telur tetap dapat diperoleh dengan memasaknya hingga matang sempurna. Memahami risiko dan cara aman mengonsumsi telur membantu mencegah keracunan makanan, khususnya pada kelompok rentan.

Risiko Telur Setengah Matang

Bahaya utama telur setengah matang adalah infeksi Salmonella. Bakteri ini dapat berada di bagian luar maupun dalam telur, lalu berkembang jika telur tidak dimasak pada suhu yang cukup atau disimpan secara tidak tepat.

Gejala infeksi Salmonella dapat berupa diare, demam, kram perut, mual, dan muntah. Keluhan biasanya muncul dalam beberapa jam hingga beberapa hari setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, dengan tingkat keparahan yang berbeda pada setiap orang.

Risiko komplikasi lebih besar pada bayi, anak-anak, lansia, ibu hamil, serta orang dengan daya tahan tubuh lemah. Pada kelompok tersebut, telur sebaiknya dimasak sampai putih dan kuningnya padat untuk menurunkan risiko infeksi.

Telur juga mengandung protein, vitamin, dan mineral yang penting bagi tubuh. Meski begitu, kandungan gizi tersebut tidak membuat telur mentah atau setengah matang bebas dari risiko kontaminasi.

Cara Aman Mengonsumsi Telur

  • Pilih telur yang bersih, tidak retak, dan simpan di dalam kulkas.
  • Cuci tangan, peralatan, dan permukaan dapur sebelum serta sesudah mengolah telur.
  • Masak telur hingga bagian putih dan kuningnya matang sempurna.
  • Hindari adonan makanan yang mengandung telur mentah, terutama untuk anak-anak dan ibu hamil.
  • Jangan membiarkan hidangan berbahan telur berada pada suhu ruang terlalu lama.
  • Gunakan telur yang sudah dipasteurisasi jika resep mengharuskan penggunaan telur mentah atau setengah matang.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera cari pertolongan medis jika diare atau muntah berlangsung terus-menerus, terdapat darah pada tinja, demam tinggi, nyeri perut berat, atau muncul tanda dehidrasi seperti sangat haus, jarang buang air kecil, dan lemas. Bayi, lansia, ibu hamil, serta orang dengan gangguan imunitas sebaiknya berkonsultasi lebih awal ketika mengalami gejala setelah makan telur setengah matang.

Studi Terkait

Keamanan pangan secara umum menekankan pentingnya kebersihan, pemisahan makanan mentah dan matang, pemasakan menyeluruh, serta penyimpanan pada suhu yang aman. Prinsip ini membantu mengurangi risiko penyakit akibat makanan, termasuk infeksi bakteri dari telur.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Jika mengalami diare, muntah, atau demam setelah mengonsumsi telur setengah matang, konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Dokter dapat membantu menilai gejala dan menentukan apakah kamu memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Referensi
World Health Organization. Diakses pada 2026. Five Keys to Safer Food.
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2026. Salmonella and Eggs.
U.S. Food and Drug Administration. Diakses pada 2026. What You Need to Know About Egg Safety.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Keamanan Pangan.

FAQ

Apakah telur setengah matang aman dikonsumsi?

Telur setengah matang tetap memiliki risiko kontaminasi bakteri, terutama Salmonella. Memasak telur hingga putih dan kuningnya matang dapat membantu menurunkan risiko tersebut.

Apa tanda keracunan setelah makan telur setengah matang?

Gejalanya dapat berupa diare, demam, kram perut, mual, dan muntah. Segera periksa jika gejala berat, menetap, atau disertai tanda dehidrasi.

Siapa yang sebaiknya menghindari telur setengah matang?

Bayi, anak-anak, lansia, ibu hamil, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah sebaiknya menghindari telur mentah atau setengah matang. Kelompok ini lebih berisiko mengalami komplikasi infeksi.

Bagaimana cara menyimpan telur yang benar?

Simpan telur di dalam kulkas dan jangan gunakan telur yang retak. Pisahkan telur mentah dari makanan siap santap, serta cuci tangan dan peralatan setelah menyentuh telur mentah.