Perawatan Wajah

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Rutinitas melakukan perawatan wajah harus dilakukan setiap hari. Tidak boleh asal, pemilihan skin care yang tepat pun dibutuhkan agar kesehatan kulit wajah selalu terjaga dan terhindar dari masalah kulit seperti jerawat dan penuaan dini. Oleh sebab itu, kenali jenis kulit serta skin care yang tepat agar dapat merawat wajah secara maksimal.

Baca juga: 3 Tips Perawatan Wajah Sehari-hari Anti Ribet

Berikut adalah jenis-jenis perawatan wajah yang sering dijalani atau dilakukan oleh wanita:

  1. Totok Wajah

Salah satu perawatan kecantikan wajah yang bisa kamu lakukan adalah totok wajah. Meski tidak menggunakan teknologi canggih, perawatan ini tetap digemari oleh banyak orang, lho. Totok wajah dilakukan dengan menekan titik-titik tertentu pada wajah yang bertujuan untuk menyegarkan serta merelaksasi kulit. Dengan begitu, wajah pun akan terasa lebih kenyal dan bersinar. Tak hanya bermanfaat untuk menjaga kecantikan wajah, totok wajah juga dapat meredakan berbagai keluhan penyakit ringan, seperti otot tegang, migren, dan sakit kepala.

  1. Masker

Walau masker bukanlah cara baru dalam merawat dan menjaga kecantikan wajah, jenis perawatan wajah ini tetap menjadi salah satu yang digemari hingga sekarang. Hanya ada sedikit saja hal yang membedakan, yaitu formula dari masker itu sendiri yang kini semakin berkembang. Sebut saja masker yang beberapa tahun belakangan ini hadir dengan kandungan kolagen dan charcoal.

Baca juga: Perlu Dilakukan Sesuai Umur, Ini 6 Perawatan Kecantikan untuk Remaja

  1. Facial

Jenis perawatan wajah ini merupakan jenis perawatan yang umumnya dipilih oleh beberapa wanita. Facial sendiri memiliki berbagai macam jenis, karena setiap salon perawatan juga menawarkan berbagai jenis facial yang berbeda. Facial adalah prosedur membersihkan kulit wajah dari semua jenis kotoran wajah, seperti jerawat, komedo, dan lain-lain. Umumnya, jenis perawatan ini menggunakan ekstrak green tea yang mengandung antiseptik, sehingga mampu menyembuhkan masalah jerawat. Sebelum melakukan perawatan ini, ada baiknya kamu berdiskusi terlebih dahulu dengan dokter kulit, sehingga tahu kondisi kulit wajahmu saat ini.

  1. Mikrodermabrasi

Perawatan kecantikan wajah yang satu ini dapat membuat wajah kamu menjadi lebih kencang dan sehat. Mikrodermabrasi adalah sejenis tindakan pengelupasan (exfoliation) dengan menggunakan kristal mikro untuk mengangkat sel-sel kulit mati, sehingga kulit tampak lebih muda dan cerah. Praktik pengelupasan kulit ini juga mendorong produksi kolagen meningkat, sehingga mampu mengembalikan elastisitas kulit. Karena itu tidak heran bila perawatan ini dapat mengurangi munculnya garis-garis halus dan menjadikan tekstur kulitmu terlihat lebih halus, sehingga kulit wajahmu tampak lebih muda.

  1. Radio Frequency

Kamu pasti ingin punya kulit yang selalu tampak muda bukan? Kerutan pada wajah sering menjadi masalah yang diidentikkan dengan penuaan. Jika merawat kecantikan wajah agar kencang dan sehat telah dilakukan, tapi kerutan masih tetap bandel muncul di wajah, coba saja beralih ke teknologi baru di bidang kecantikan seperti Radio Frequency Treatment (RF). Teknologi yang sering disebut "setrika wajah" ini tidak hanya bisa membuat pipi lebih tirus,  tapi juga bisa menghilangkan kerutan.

  1. Botox

Perawatan yang satu ini juga bisa membuat tampilan wajah menjadi tampak lebih muda. Botox bekerja dengan cara merelaksasi otot-otot yang menjadi penyebab kerutan, sehingga kulit menjadi lebih kencang. Dengan melakukan perawatan ini, kamu enggak perlu melakukan operasi untuk tampil lebih muda daripada usiamu sekarang ini.

Baca juga: Usir Penuaan Dini, Ini 6 Manfaat Masker Wajah

  1. Tanam Benang

Tanam benang juga merupakan perawatan yang cukup digemari banyak wanita saat ini. Perawatan ini memiliki manfaat untuk membuat wajah kembali kencang dan meremajakan kulit, sehingga kulit wajah tampak lebih muda. Prosedur perawatan ini adalah dengan menanamkan sebuah benang di bagian bawah kulit. Nantinya benang tersebut akan merangsang terbentuknya kolagen, sehingga kulit terlihat lebih kencang.

Referensi:
American Academy of Facial Esthetics (AAFE). Diakses pada 2019. Types of Skin Treatments: Be nice to your skin!

 

Pertanyaan Seputar Perawatan Wajah

Dok, saya mau  tanya kalau untuk pembersih muka yang sensitif sebenarnya boleh pake sabun bayi sama pelembab kulit bayi nggak si?

Ditanyakan oleh: Wuriipuspita

Dijawab oleh: dr Fadhli Rizal Makarim

Kulit sensitif sering kali diidentikkan dengan kulit yang mudah teriritasi atau alergi. Penggunaan sabun bayi yang dianggap lembut memang dapat membantu sebagian orang dengan kulit sensitif. Namun, perlu diingat, bahwa sabun bayi juga memiliki kandungan pH tinggi atau alkali, sehingga bagi sebagian orang, hal ini juga justru dapat membuat iritasi bagian muka. Penggunaan sabun dengan pH normal dan hipoalergenik akan lebih baik digunakan bagi orang yang memiliki kulit yang sensitif

 

Dok, debu berpengaruh gak sih bikin muka beruntusan? Masalahnya saya abis pergi langsung banyak banget muncul beruntusan.

Ditanyakan oleh: n1a_ch4n

Dijawab oleh: dr Fadhli Rizal Makarim

Debu dan partikel kecil lain di udara (seperti asap kendaraan, asap industri, dsb) dapat memengaruhi kesehatan kulit. Hal ini disebabkan kandungan toksin dan partikel kecil lain yang ada di udara dapat masuk ke dalam kulit melalui pori-pori kulit yang terbuka dan menyebabkan peradangan pada kulit karena radikal bebas yang terkandung di dalam udara tersebut. Peradangan pada kulit inilah yang sering kita lihat sebagai beruntusan. Membersihkan wajah setelah keluar rumah atau melindungi sebagian muka dengan menggunakan masker, dapat mengurangi kejadian beruntusan pada kulit muka.

 

Apakah pemakaian make up yang berlebihan bisa bikin penuaan dini dok?

Ditanyakan oleh: iin288

Dijawab oleh: dr Fadhli Rizal Makarim

Proses penuaan secara garis besar merupakan proses ketika sel yang mengalami penuaan atau kematian lebih banyak daripada sel yang mengalami regenerasi. Proses ini biasanya merupakan sebuah proses alami yang terjadi pada manusia dengan pengaruh lingkungan dan hormon. Namun, proses penuaan bisa saja terjadi lebih cepat apabila kematian sel jauh lebih banyak daripada seharusnya. Hal ini mungkin disebabkan karena proses inflamasi/peradangan yang tak kunjung usai dan regenerasi sel tidak segera muncul menggantikan sel yang mengalami proses radang.

Kulit biasanya lebih sering terpapar zat oksidan tinggi dari luar seperti matahari/sinar UV dan debu daripada dari makeup. Riasan sendiri jarang menyebabkan penuaan dini, kecuali kandungan makeup tersebut terdapat zat-zat berbahaya (karsinogenik atau zat polutan) yang dapat menyebabkan peradangan pada kulit berulang.