Ad Placeholder Image

Mengenal DOMS, Kondisi Nyeri Otot usai Berolahraga

6 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 18 September 2026

DOMS dapat diatasi dengan memberi pijatan lembut.

Mengenal DOMS, Kondisi Nyeri Otot usai BerolahragaMengenal DOMS, Kondisi Nyeri Otot usai Berolahraga

DAFTAR ISI


DOMS (Delayed Onset Muscle Soreness) adalah nyeri dan kaku pada otot yang muncul beberapa jam hingga 1–3 hari setelah berolahraga. Kondisi ini sering terjadi setelah melakukan latihan baru, meningkatkan intensitas latihan, atau melakukan gerakan yang banyak melibatkan kontraksi eksentrik, seperti saat menurunkan beban.

DOMS umumnya membaik secara bertahap dalam beberapa hari dengan perawatan mandiri. Namun, nyeri yang sangat berat, pembengkakan, kelemahan, atau urine berwarna gelap dapat menandakan masalah yang lebih serius dan memerlukan pemeriksaan medis.

Mengenal DOMS

DOMS terjadi karena adanya kerusakan mikroskopis pada serat otot akibat aktivitas fisik yang belum biasa dilakukan tubuh. Proses pemulihan tersebut memicu respons peradangan ringan sehingga otot terasa nyeri, kencang, sensitif saat disentuh, dan gerakannya menjadi terbatas.

Berbeda dari cedera akut, DOMS biasanya tidak langsung terasa saat berolahraga. Keluhan dapat mulai muncul sekitar 6–12 jam setelah latihan, mencapai puncak dalam 24–72 jam, lalu berangsur membaik dalam 3–7 hari.

DOMS dapat mengenai otot yang digunakan saat latihan, terutama paha, bokong, betis, lengan, dan bahu. Nyeri biasanya terasa pada kedua sisi tubuh dan tidak disertai memar atau perubahan bentuk sendi.

Untuk membantu mengurangi keluhan, istirahatkan otot yang nyeri, lakukan gerakan ringan, cukup minum, dan hindari memaksakan latihan dengan intensitas tinggi sampai tubuh pulih. Bila diperlukan, obat pereda nyeri topikal dapat dipertimbangkan sesuai petunjuk pada kemasan atau anjuran tenaga kesehatan.

Rekomendasi Pereda Nyeri Otot

1. Salonpas Koyo 10 Patch

Salonpas Koyo mengandung bahan aktif metil salisilat dan mentol yang memberikan sensasi hangat atau dingin pada kulit serta membantu meredakan nyeri otot dan pegal secara sementara. Produk ini digunakan dengan menempelkan koyo pada kulit yang bersih dan kering, bukan pada luka atau kulit yang mengalami iritasi.

Gunakan sesuai petunjuk pada kemasan dan jangan menempelkan beberapa lembar pada area yang sama tanpa anjuran tenaga kesehatan. Produk ini termasuk obat luar; hentikan pemakaian jika muncul kemerahan, gatal, rasa terbakar, atau reaksi alergi. Hindari penggunaan pada orang yang alergi terhadap aspirin atau obat antiinflamasi tertentu tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Salonpas Koyo 10 Patch di Toko Kesehatan Halodoc

2. Voltaren Emulgel 10 g

Voltaren Emulgel mengandung diklofenak dietilamin, yaitu obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) topikal yang membantu mengurangi nyeri dan peradangan pada area otot atau sendi. Gel dioleskan tipis pada area yang nyeri sesuai aturan pakai, kemudian tangan dicuci setelah penggunaan, kecuali area yang diobati adalah tangan.

Jangan gunakan pada luka terbuka, kulit terinfeksi, mata, atau selaput lendir, serta jangan menutup area dengan perban kedap udara tanpa arahan dokter. Obat ini termasuk obat bebas terbatas dan perlu digunakan secara hati-hati oleh orang dengan riwayat alergi OAINS, asma yang dipicu OAINS, penyakit lambung, gangguan ginjal, atau ibu hamil—terutama pada trimester ketiga. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker bila sedang menggunakan obat lain.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Voltaren Emulgel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Meredakan DOMS

DOMS biasanya membaik dengan perawatan sederhana. Beberapa langkah yang dapat dilakukan meliputi:

  • Istirahat relatif: Kurangi latihan berat pada otot yang nyeri, tetapi tetap lakukan aktivitas ringan agar tubuh tidak kaku.
  • Kompres: Kompres dingin dapat membantu mengurangi rasa nyeri pada fase awal, sedangkan kompres hangat dapat membuat otot lebih rileks.
  • Peregangan ringan: Lakukan peregangan secara perlahan dan hentikan jika nyeri bertambah.
  • Pijat ringan atau foam rolling: Cara ini dapat membantu mengurangi rasa kaku, tetapi jangan memberikan tekanan berlebihan pada area yang sangat nyeri atau bengkak.
  • Cukupi cairan dan nutrisi: Minum air yang cukup dan konsumsi makanan bergizi dengan protein untuk mendukung pemulihan otot.
  • Naikkan intensitas latihan secara bertahap: Lakukan pemanasan dan pendinginan untuk mengurangi risiko keluhan setelah olahraga.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika nyeri otot tidak membaik setelah beberapa hari, semakin parah, mengganggu aktivitas, atau disertai bengkak berat, memar, kelemahan, demam, dan keterbatasan gerak, segera konsultasikan dengan Dokter Umum di Halodoc. Urine berwarna gelap seperti teh atau berkurangnya frekuensi buang air kecil setelah olahraga juga membutuhkan pemeriksaan segera karena dapat menjadi tanda kerusakan otot berat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi melalui Halodoc dapat membantu menilai apakah nyeri otot yang dialami sesuai dengan DOMS atau memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Dokter juga dapat memberikan saran mengenai perawatan, pilihan obat yang sesuai, serta kapan perlu datang langsung ke fasilitas kesehatan.

Referensi

Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS). PubMed. Diakses pada 2026.
Delayed Onset Muscle Soreness. WebMD. Diakses pada 2026.
Guidelines on Physical Activity and Sedentary Behaviour. World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026.
Informasi Obat dan Makanan. Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI). Diakses pada 2026.
Panduan Aktivitas Fisik untuk Kesehatan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026.

FAQ

1. Berapa lama DOMS biasanya berlangsung?

DOMS umumnya mulai terasa beberapa jam setelah olahraga, memburuk dalam 1–3 hari, dan membaik dalam 3–7 hari. Lama pemulihan dapat berbeda tergantung intensitas latihan, kondisi tubuh, dan otot yang terdampak.

2. Apakah tetap boleh berolahraga saat mengalami DOMS?

Aktivitas ringan seperti berjalan atau peregangan lembut biasanya dapat dilakukan jika tidak menambah nyeri. Hindari latihan berat yang melibatkan otot yang sama sampai keluhan membaik.

3. Apa perbedaan DOMS dan cedera otot?

DOMS biasanya muncul bertahap setelah olahraga dan terasa pada otot yang digunakan, sedangkan cedera dapat menyebabkan nyeri tajam yang muncul tiba-tiba, bengkak, memar, atau kelemahan. Jika ragu atau gejala berat muncul, konsultasikan dengan dokter.