
Demam Malam Hari pada Anak: Gejala dan Kapan Harus ke Dokter
Demam pada anak di malam hari bisa terjadi karena tubuh mengalami infeksi virus atau bakteri.

DAFTAR ISI
- Penyebab Demam Malam Hari pada Anak
- Rekomendasi Obat Demam Anak
- Penanganan Pertama di Rumah
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Suhu tubuh anak yang melonjak secara mendadak pada malam hari sering kali membuat orang tua merasa cemas dan khawatir.
Kondisi ini sebenarnya merupakan respons alami sistem kekebalan tubuh anak dalam melawan infeksi virus maupun bakteri.
Untuk mengatasi keluhan ini dengan tepat, ibu perlu mengetahui penyebab utama serta langkah penanganan awal yang aman bagi si Kecil.
Penyebab Demam Malam Hari pada Anak
Demam yang melonjak saat malam hari dipengaruhi oleh irama sirkadian tubuh, yaitu jam biologis yang mengatur suhu tubuh manusia. Pada sore hingga malam hari, suhu tubuh secara alami mengalami sedikit peningkatan, sehingga demam akibat infeksi tampak lebih tinggi dibandingkan pagi hari.
Selain itu, sistem imun anak bekerja lebih aktif pada malam hari dengan melepaskan zat sitokin. Pelepasan zat ini bertujuan untuk melawan kuman penyakit, tetapi efek sampingnya memicu kenaikan suhu tubuh dan membuat anak merasa tidak nyaman atau menggigil.
Beberapa infeksi umum seperti infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), flu, infeksi telinga, atau tumbuh gigi sering menjadi pemicu utama. Selain pemberian istirahat cukup dan cairan yang memadai, penggunaan obat penurun panas dapat membantu meredakan gejala agar si Kecil bisa tidur lebih nyenyak.
Rekomendasi Obat Demam Anak
Berikut adalah beberapa pilihan obat penurun demam yang aman dan efektif untuk anak maupun keluarga di rumah:
- Sanmol Sirup 60 ml. Obat penurun panas dan pereda nyeri untuk anak yang mengandung Paracetamol 120 mg per 5 ml. Bekerja efektif meredakan demam serta meredakan rasa sakit ringan hingga sedang, seperti sakit kepala dan sakit gigi pada anak, dengan rasa yang disukai anak-anak.
- Tempra Forte Sirup Rasa Jeruk 60 ml. Obat penurunan demam dengan kandungan Paracetamol dosis ekstra (250 mg per 5 ml) rasa jeruk manis. Sangat cocok diberikan kepada anak usia 6 tahun ke atas yang mengalami demam tinggi, nyeri setelah imunisasi, atau rasa tidak nyaman akibat sakit gigi.
- Proris Sirup 60 ml. Obat pereda demam dan nyeri anak yang mengandung Ibuprofen 100 mg per 5 ml (golongan OAINS). Selain efektif menurunkan suhu tubuh tinggi, obat ini juga memiliki efek antiinflamasi untuk mengurangi peradangan atau pembengkakan ringan akibat sakit gigi maupun nyeri otot.
- Panadol Anak-Anak (1-6 Tahun) Sirup 60 ml. Sirup pereda demam dan nyeri yang diformulasikan khusus untuk balita usia 1 hingga 6 tahun dengan kandungan Paracetamol 160 mg per 5 ml. Bebas alkohol dan ramah di lambung si Kecil, efektif menurunkan panas serta meredakan rasa tidak nyaman akibat batuk pilek atau tumbuh gigi.
- Fermol Demam Anak Sirup Rasa Anggur 60 ml. Obat pereda demam dan nyeri anak berbasis Paracetamol dengan rasa anggur yang lezat. Bekerja langsung pada pusat pengatur suhu di otak untuk menurunkan panas demam sekaligus meredakan rasa nyeri ringan secara aman dan efektif.
Penanganan Pertama di Rumah
Selain memberikan obat penurun panas, beberapa perawatan sederhana di rumah dapat membantu menurunkan suhu tubuh anak secara efektif:
- Kompres hangat: Usapkan kain yang dibasahi air hangat pada lipatan ketiak dan selangkangan anak selama 10–15 menit. Jangan gunakan air dingin atau es.
- Cukupi kebutuhan cairan: Berikan air putih, ASI, atau kuah sup agar si Kecil tidak mengalami dehidrasi akibat penguapan cairan saat demam.
- Pakaian yang menyerap keringat: Gunakan pakaian tipis dan hindari menyelimuti anak dengan selimut tebal yang dapat mengurung panas tubuh.
- Atur suhu ruangan: Pastikan ventilasi udara kamar baik dan jaga suhu ruangan tetap sejuk serta nyaman.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika demam anak berlangsung lebih dari 3 hari, suhu tubuh melampaui 39°C, atau disertai gejala seperti kejang, leher kaku, dan lemas berkelanjutan, segera lakukan konsultasi dengan Dokter Spesialis Anak di Halodoc.
Penanganan dokter secara tepat waktu sangat penting untuk mencegah risiko komplikasi yang lebih berat.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Kamu bisa dengan mudah konsultasi dengan dokter spesialis anak atau dokter umum tepercaya melalui Halodoc tanpa perlu keluar rumah.
- ✅ Dokter Berpengalaman: Dokter-dokter di Halodoc telah terverifikasi resmi (memiliki STR dan SIP) dan berpengalaman dalam menangani berbagai masalah kesehatan anak.
- ✅ Tersedia 24 Jam: Akses konsultasi kapan saja, termasuk tengah malam saat demam anak mendadak tinggi.
- ✅ Resep Obat Digital: Jika memerlukan obat resep, dokter akan memberikan resep digital yang bisa langsung dibeli melalui aplikasi Halodoc.
- ✅ Respon Cepat & Praktis: Konsultasi dapat dilakukan melalui chat, voice call, atau video call sesuai kenyamananmu.
Referensi
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Fever in children: Management and clinical guidance.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Diakses pada 2026. Pedoman Penanganan Demam pada Anak di Rumah.
WebMD. Diakses pada 2026. Fever in Children: Causes, Symptoms, and When to Call a Doctor.
PubMed Central. Diakses pada 2026. Circadian Rhythms and Immune Responses during Fever in Pediatric Patients.
FAQ
1. Mengapa demam pada anak sering naik di malam hari?
Demam cenderung naik di malam hari karena adanya peningkatan alami suhu tubuh sesuai irama sirkadian, serta respons imun anak yang melepaskan zat pemicu panas untuk melawan infeksi saat malam hari.
2. Apakah demam malam hari pada anak selalu berbahaya?
Tidak selalu, demam merupakan tanda aktifnya imun anak. Namun, ibu perlu waspada jika demam disertai gejala kejang, anak sangat lemas, atau tidak mau minum sama sekali.
3. Kapan obat penurun panas boleh diberikan saat anak demam?
Obat penurun panas dapat diberikan jika suhu anak mencapai atau melebihi 38.5°C, atau saat anak tampak rewel dan tidak nyaman akibat suhu tubuh yang meningkat.




