Ad Placeholder Image

Sistolik dan Diastolik: Kenali Perbedaan Tekanan Darah

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 09 September 2026

Tekanan darah terdiri dari sistolik dan diastolik, dua angka penting yang mencerminkan kondisi jantung dan perlu dipantau secara rutin untuk mencegah komplikasi serius.

Sistolik dan Diastolik: Kenali Perbedaan Tekanan DarahSistolik dan Diastolik: Kenali Perbedaan Tekanan Darah

DAFTAR ISI


Tekanan darah adalah salah satu indikator utama untuk menilai kesehatan sistem kardiovaskular seseorang. Hasil pemeriksaannya ditunjukkan melalui dua angka yang dipisahkan oleh tanda garis miring, yaitu angka sistolik dan diastolik.

Memahami arti kedua angka ini sangat penting untuk mendeteksi dini risiko masalah kesehatan, seperti hipertensi atau hipotensi. Mari kenali perbedaan fungsi serta nilai normal dari tekanan darah sistolik dan diastolik berikut ini.

Memahami Angka Sistolik dan Diastolik

Tekanan darah sistolik adalah angka pertama atau angka atas yang menunjukkan besarnya tekanan saat jantung berdetak dan memompa darah ke seluruh tubuh. Sementara itu, tekanan darah diastolik adalah angka kedua atau angka bawah yang mengukur tekanan di dalam pembuluh darah saat otot jantung beristirahat di antara detakan.

Secara umum, tekanan darah normal pada orang dewasa berada di bawah 120/80 mmHg. Seseorang dikatakan mengalami hipertensi apabila tekanan sistoliknya konsisten mencapai 140 mmHg atau lebih, dan/atau tekanan diastoliknya mencapai 90 mmHg atau lebih. Mengontrol kedua angka ini sangat krusial untuk mencegah komplikasi berbahaya seperti serangan jantung dan stroke.

Bagi pasien yang terdiagnosis hipertensi, dokter umumnya akan meresepkan obat antihipertensi untuk membantu menjaga angka sistolik dan diastolik tetap terkontrol secara stabil.

Rekomendasi Obat Darah Tinggi

Berikut adalah beberapa pilihan obat hipertensi yang sering diresepkan oleh dokter untuk menurunkan dan mengontrol tekanan darah tinggi:

1. Amlodipine 5 mg 10 Tablet

Amlodipine adalah obat golongan Calcium Channel Blockers (CCB) yang bekerja merelaksasi pembuluh darah agar darah dapat mengalir lebih lancar. Obat ini efektif untuk mengobati hipertensi dan membantu mencegah komplikasi penyakit jantung. Dosis umum dewasa adalah 5 mg sekali sehari, dengan dosis maksimal 10 mg per hari. Obat ini tergolong Obat Keras yang penggunaannya harus sesuai dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Amlodipine 5 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Amlodipine 10 mg 10 Tablet

Mengandung zat aktif Amlodipine besylate 10 mg, obat ini digunakan untuk pasien hipertensi yang membutuhkan dosis lebih tinggi untuk mengontrol tekanan darah sistolik dan diastolik. Selain hipertensi, obat ini juga digunakan untuk mengatasi angina pektoris. Dosis diminum 1 kali sehari sesuai arahan medis. Obat ini merupakan Obat Keras dan membutuhkan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Amlodipine 10 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

3. Candesartan Dexa 8 mg 3 Strip (10 Tablet/Strip) – Obat Rutin

Candesartan merupakan obat hipertensi dari golongan Angiotensin II Receptor Blocker (ARB). Cara kerjanya adalah menghambat reseptor angiotensin II sehingga pembuluh darah melebar dan tekanan darah menurun. Sangat cocok digunakan sebagai terapi jangka panjang atau obat rutin. Penggunaannya harus berdasarkan evaluasi dan resep dari dokter karena tergolong Obat Keras.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Candesartan Dexa 8 mg 3 Strip di Toko Kesehatan Halodoc

4. Amlodipine 10 mg 3 Strip (10 Tablet/Strip) – Obat Rutin

Varian kemasan obat rutin ini berisi 30 tablet Amlodipine 10 mg yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian pasien hipertensi kronis. Mengonsumsi obat ini secara teratur membantu menjaga kestabilan arteri dan meringankan beban kerja jantung. Obat ini termasuk dalam kategori Obat Keras yang memerlukan resep resmi dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Amlodipine 10 mg 3 Strip di Toko Kesehatan Halodoc

5. Amlodipine 5 mg 3 Strip (10 Tablet/Strip) – Obat Rutin

Paket obat rutin Amlodipine dosis 5 mg ini mempermudah pasien dalam menjaga kontinuitas pengobatan hipertensi selama satu bulan. Dengan mengonsumsi obat antihipertensi secara konsisten, risiko terjadinya kerusakan organ akibat hipertensi dapat ditekan. Penggunaan obat ini wajib di bawah pengawasan medis karena tergolong Obat Keras.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Amlodipine 5 mg 3 Strip di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Alami Menjaga Tekanan Darah Normal

Selain mengonsumsi obat-obatan sesuai petunjuk dokter, menjaga pola hidup sehat sangat efektif untuk membantu mengontrol angka sistolik dan diastolik. Beberapa langkah yang dapat dilakukan meliputi:

  • Membatasi asupan garam (natrium) maksimal 1 sendok teh per hari.
  • Rutin berolahraga aerobik seperti jalan cepat atau bersepeda minimal 150 menit per minggu.
  • Mengonsumsi makanan tinggi serat dan kalium, seperti buah dan sayuran segar.
  • Mengelola stres dengan baik dan menghindari kebiasaan merokok serta konsumsi alkohol.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika hasil pemeriksaan tekanan darahmu secara konsisten berada di atas 140/90 mmHg, atau jika kamu mengalami gejala pusing hebat, nyeri dada, dan sesak napas, segera lakukan evaluasi medis. Kamu dapat konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja melalui layanan Dokter Penyakit Dalam di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Layanan konsultasi dokter online di Halodoc memberikan kemudahan bagi kamu untuk berdiskusi langsung dengan dokter profesional kapan pun dibutuhkan.

  • Dokter berlisensi: Konsultasi ditangani oleh dokter ahli dengan STR dan SIP aktif.
  • Akses 24/7: Dokter selalu siap melayani pertanyaan medis kamu kapan saja dan dari mana saja.
  • Privasi aman: Sesi konsultasi terjaga kerahasiaannya dengan sistem keamanan data terenkripsi.
  • Layanan terintegrasi: Dokter dapat memberikan rekomendasi resep obat yang bisa langsung kamu pesan melalui layanan beli obat online di Halodoc.

Referensi

American Heart Association (AHA). Diakses pada 2026. Understanding Blood Pressure Readings.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Mengenal Tekanan Darah Sistolik dan Diastolik.
National Institutes of Health – PubMed. Diakses pada 2026. Systolic and Diastolic Blood Pressure Control in Hypertension Management.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Hypertension.

FAQ

1. Berapa angka tekanan darah sistolik dan diastolik yang normal?
Tekanan darah normal untuk orang dewasa adalah di bawah 120 mmHg untuk sistolik dan di bawah 80 mmHg untuk diastolik (120/80 mmHg). Jika angkanya melampaui batas ini secara konsisten, kamu disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter.

2. Mana yang lebih berbahaya, sistolik tinggi atau diastolik tinggi?
Kedua angka tersebut sama pentingnya untuk dipantau. Namun, pada orang berusia di atas 50 tahun, peningkatan angka sistolik biasanya menjadi indikator yang lebih kuat terkait risiko penyakit jantung dan stroke.

3. Apakah hipertensi selalu menimbulkan gejala yang jelas?
Sebagian besar penderita hipertensi tidak merasakan gejala apa pun, sehingga kondisi ini sering disebut sebagai silent killer. Oleh sebab itu, melakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala sangat dianjurkan meskipun tubuh terasa sehat.