
Cravit 0.5% Eye Drops 5 ml
Rp172.600
Botol
Informasi Ini untuk Kalangan Medis
Deskripsi
Cravit 0.5% Eye Drops 5 ml adalah obat yang mengandung Levofloxacin 0,5% dalam sediaan tetes mata untuk mengatasi infeksi bakteri pada mata.
Informasi terkait kandungan obat:
Levofloxacin adalah antibiotik florokuinolon generasi ketiga (isomer L-aktif dari Ofloxacin) yang bekerja bakterisidal dengan menghambat enzim DNA gyrase (topoisomerase II) dan topoisomerase IV bakteri, yang berperan penting dalam replikasi, transkripsi, dan perbaikan DNA bakteri, sehingga menghambat pertumbuhan dan menyebabkan kematian sel bakteri. Levofloxacin memiliki spektrum luas yang mencakup bakteri Gram-positif, Gram-negatif, dan patogen atipikal.
Absorpsi: Diserap cepat dan hampir sempurna dari saluran cerna, bioavailabilitas oral sekitar 99%, kadar plasma puncak dalam 1-2 jam.
Distribusi: Distribusi luas ke jaringan tubuh termasuk paru, prostat, dan cairan interstisial; ikatan protein plasma rendah hingga sedang (24-38%); menembus plasenta dan masuk ke ASI.
Metabolisme: Dimetabolisme minimal di hati (kurang dari 5%).
Ekskresi: Terutama melalui urin dalam bentuk utuh (sekitar 87%); waktu paruh eliminasi sekitar 6-8 jam pada fungsi ginjal normal, memanjang signifikan pada gangguan fungsi ginjal (memerlukan penyesuaian dosis).
Obat ini tergolong Obat Keras dalam penggunaannya harus sesuai anjuran dokter/resep dokter.

Dosis
PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER.
Dewasa dan anak usia lebih dari 1 tahun: 1-2 tetes pada mata yang terinfeksi setiap 2 jam selama waktu bangun pada 2 hari pertama (hingga 8 kali sehari), kemudian dikurangi menjadi 4 kali sehari pada hari ke-3 hingga ke-7.
Aturan Pakai
Cuci tangan sebelum dan sesudah menggunakan obat.
Tundukkan kepala sedikit ke belakang, tarik kelopak mata bagian bawah, teteskan obat pada bagian dalam kelopak mata, hindari ujung botol menyentuh mata.
Tutup mata perlahan selama 1-2 menit setelah penetesan.
Jangan gunakan lensa kontak selama pengobatan kecuali diizinkan dokter.

Kategori Kehamilan: C
Butuh Perhatian
Obat ini memiliki risiko untuk ibu hamil dan janin. Konsultasikan dengan dokter dan pertimbangkan alternatif lain.
Perhatian
Dapat menyebabkan tendinitis dan ruptur tendon (terutama tendon Achilles); risiko meningkat pada lansia, penggunaan bersama kortikosteroid, atau riwayat transplantasi organ. Hentikan penggunaan dan istirahatkan area yang terkena bila muncul nyeri, bengkak, atau peradangan pada tendon.
Dapat menyebabkan efek pada sistem saraf pusat (pusing, kebingungan, halusinasi, kejang), terutama pada pasien dengan riwayat gangguan kejang atau gangguan sistem saraf pusat.
Dapat menyebabkan neuropati perifer (kesemutan, rasa terbakar, nyeri) yang dapat bersifat ireversibel; hentikan penggunaan bila muncul gejala ini.
Dapat memperpanjang interval QT pada elektrokardiogram (EKG), meningkatkan risiko aritmia jantung; gunakan dengan hati-hati pada pasien dengan riwayat gangguan irama jantung atau yang menggunakan obat lain yang juga memperpanjang interval QT.
Dapat menyebabkan reaksi hipersensitivitas serius termasuk reaksi anafilaksis, terutama setelah dosis pertama.
Dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari (fotosensitivitas); hindari pajanan sinar matahari berlebihan dan gunakan pelindung matahari selama pengobatan.
Dapat memengaruhi kadar gula darah (hipoglikemia atau hiperglikemia), terutama pada pasien diabetes yang menggunakan obat antidiabetes.
Kehamilan: Hindari penggunaan kecuali tidak ada alternatif yang lebih aman, karena data keamanan pada kehamilan manusia terbatas dan berpotensi memengaruhi perkembangan tulang rawan janin.
Menyusui: Dapat masuk ke ASI; hindari penggunaan kecuali atas anjuran dokter.
kontraindikasi
Hipersensitivitas terhadap Levofloxacin atau florokuinolon lain. Riwayat gangguan tendon terkait pemakaian florokuinolon sebelumnya. Epilepsi atau riwayat kejang yang tidak terkontrol. Anak dan remaja dalam masa pertumbuhan (di bawah 18 tahun) kecuali atas anjuran dokter untuk indikasi tertentu, karena risiko gangguan pertumbuhan tulang rawan. Kehamilan dan menyusui kecuali tidak ada alternatif lain yang lebih aman.
Efek Samping
Umum:
Mual, diare, sakit kepala, pusing, insomnia.
Tidak umum:
Muntah, konstipasi, ruam kulit, gangguan pencernaan (dispepsia), peningkatan enzim hati.
Jarang:
Tendinitis, neuropati perifer, gangguan sistem saraf pusat (kebingungan, kecemasan), fotosensitivitas, perpanjangan interval QT.
Sangat jarang:
Ruptur tendon, kejang, reaksi hipersensitivitas berat (anafilaksis, sindrom Stevens-Johnson), gangguan hematologi, hepatotoksisitas berat, aneurisma dan diseksi aorta (terutama pada lansia atau pasien dengan faktor risiko kardiovaskular lain).

Indikasi Umum
Infeksi bakteri pada mata (konjungtivitis bakteri).
Komposisi
Levofloxacin 0.5% (setara 5 mg/mL)
Golongan Produk
Obat Keras (Merah)
Manufaktur
Ferron Par Pharmaceutical
Kemasan
Dus, Botol @ 5 ml
No. Registrasi
BPOM: DKI0367600546A1
BPOM (https://cekbpom.pom.go.id/)
MIMS INDONESIA (https://www.mims.com/indonesia/drug)Informasi ini bersifat referensial bagi tenaga kesehatan dan tidak menggantikan penilaian atau keputusan klinis
Diperbarui: 27 Agu 2026

Cendo Protagenta Minidose 0.6 ml
Rp52.100 - Rp52.100

Cendo Tobroson Minidose 0.6 ml
Rp41.800 - Rp41.800

Cendo Xitrol Salep Mata 3.5 g
Rp51.900 - Rp51.900

Cendo Lyteers Eye Drops 15 ml
Rp32.300 - Rp32.300

