Pantoprazole 40 mg 10 Tablet

Rp119.500
Strip
Informasi Ini untuk Kalangan Medis

Deskripsi & Manfaat
Deskripsi & Manfaat
Deskripsi
Pantoprazole 40 mg 10 Tablet mengandung Pantoprazole 40 mg dalam sediaan tablet yang digunakan untuk mengatasi gangguan asam lambung berlebih, seperti tukak lambung, tukak duodenum, dan penyakit refluks asam lambung (GERD). Informasi terkait kandungan obat: Pantoprazole bekerja dengan menghambat secara ireversibel pompa proton (enzim H+/K+ ATPase) pada sel parietal lambung, sehingga produksi asam lambung berkurang secara signifikan dan gejala seperti nyeri ulu hati, rasa terbakar di dada, serta luka pada lambung/kerongkongan dapat mereda dan sembuh. Pantoprazole tergolong golongan Proton Pump Inhibitor (PPI), dan karena hambatan terhadap pompa proton bersifat ireversibel, efek penekan asam lambungnya dapat bertahan lama meski kadar obat dalam darah sudah menurun (waktu paruh plasma sekitar 1 jam, namun efek penekanan asam berlangsung hingga produksi enzim baru terbentuk kembali). Absorpsi: Diserap baik dari saluran cerna dengan bioavailabilitas oral sekitar 77%; sediaan tablet bersalut enterik (tahan asam lambung) sehingga baru larut dan diserap di usus halus. Distribusi: Ikatan protein plasma tinggi, sekitar 98%, terutama pada albumin. Metabolisme: Ekstensif di hati, terutama melalui enzim CYP2C19 dan sebagian CYP3A4, menjadi metabolit tidak aktif. Ekskresi: Terutama melalui urine sebagai metabolit; waktu paruh eliminasi sekitar 1 jam pada metabolisme normal, dapat memanjang hingga 3,5-10 jam pada individu dengan defisiensi enzim CYP2C19. Obat ini tergolong Obat Keras dalam penggunaannya harus sesuai anjuran dokter/resep dokter.
Dosis & Aturan Pakai
Dosis & Aturan Pakai
Dosis
PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER. 1 tablet (40 mg), 1 kali sehari pada pagi hari sebelum makan, untuk pencegahan/pengobatan gangguan asam lambung ringan-sedang sesuai anjuran dokter. Dosis lazim Pantoprazole pada dewasa: Penyakit refluks asam lambung (GERD)/esofagitis: 40 mg sekali sehari selama 4-8 minggu. Pencegahan tukak akibat OAINS pada pasien berisiko tinggi: 20 mg sekali sehari. Tukak lambung/duodenum yang lebih berat: 40 mg dua kali sehari sesuai evaluasi dokter. Sindrom Zollinger-Ellison (produksi asam lambung berlebih): dosis awal 80 mg sehari, disesuaikan menurut respons, hingga maksimal 80 mg per pemberian.
Aturan Pakai
Diminum 1 kali sehari, sebaiknya pada pagi hari, sekitar 1 jam sebelum makan. Telan tablet utuh dengan segelas air; jangan dikunyah, dihancurkan, atau dibelah, karena salut enterik pada tablet melindungi obat dari asam lambung. Minum pada jam yang kurang lebih sama setiap hari agar penekanan asam lambung optimal. Jangan menghentikan penggunaan secara mendadak tanpa anjuran dokter, terutama pada terapi jangka panjang.
Informasi Keamanan
Informasi Keamanan
Kategori Kehamilan: B
Aman
Obat ini cenderung aman untuk ibu hamil dan janin. Tidak ada risiko terhadap janin berdasarkan riset hewan, tetapi riset pada manusia masih terbatas.
Perhatian
Penggunaan jangka panjang (lebih dari 1 tahun), terutama pada dosis tinggi dan pasien lansia, dapat meningkatkan risiko patah tulang (fraktur), terutama pada tulang pinggul, pergelangan tangan, dan tulang belakang - diskusikan dengan dokter bila terapi diperlukan dalam jangka panjang. Dapat meningkatkan risiko infeksi saluran cerna, termasuk diare berat akibat infeksi Clostridioides difficile, karena penekanan asam lambung mengurangi salah satu pertahanan alami tubuh terhadap bakteri. Dapat menutupi (menyamarkan) gejala kanker lambung - pastikan diagnosis yang mendasari sudah jelas sebelum memulai terapi jangka panjang, terutama pada pasien dengan gejala alarm seperti penurunan berat badan tanpa sebab jelas, muntah darah, atau BAB berwarna hitam. Gunakan dengan hati-hati pada gangguan fungsi hati sedang-berat (dosis mungkin perlu diturunkan). Kadar magnesium darah rendah (hipomagnesemia) dapat terjadi pada penggunaan jangka panjang (umumnya lebih dari 3 bulan), dengan gejala seperti kejang otot, jantung berdebar, atau kejang - dokter dapat mempertimbangkan pemeriksaan kadar magnesium secara berkala pada terapi jangka panjang. Kehamilan dan menyusui: Data keamanan pada kehamilan manusia terbatas namun sejauh ini tidak menunjukkan efek berbahaya; gunakan hanya bila benar-benar diperlukan dan atas anjuran dokter. Kemungkinan terekskresi ke dalam ASI dalam jumlah kecil - konsultasikan ke dokter sebelum digunakan selama menyusui.
kontraindikasi
Hipersensitivitas terhadap Pantoprazole, golongan Proton Pump Inhibitor (PPI) lain, atau komponen dalam sediaan. Penggunaan bersama Atazanavir (obat HIV) karena Pantoprazole dapat menurunkan kadar Atazanavir secara bermakna.
Efek Samping
Umum: Sakit kepala, diare, mual, nyeri perut, kembung (flatulen), dan gangguan pencernaan. Tidak umum: Pusing, gangguan penglihatan (penglihatan kabur), muntah, mulut kering, ruam kulit, gatal, nyeri sendi, dan nyeri otot. Jarang: Reaksi alergi (termasuk anafilaksis dan angioedema), gangguan fungsi hati, kadar magnesium darah rendah (terutama pada penggunaan jangka panjang), depresi, dan disorientasi. Sangat jarang: Reaksi kulit berat (sindrom Stevens-Johnson, nekrolisis epidermal toksik, eritema multiforme), penurunan sel darah (trombositopenia, leukopenia, pansitopenia), dan gangguan penglihatan berat.
Interaksi Obat
Dapat menurunkan konsentrasi plasma rilpivirine dan atazanavir. Peningkatan risiko hipomagnesemia dengan diuretik. Peningkatan risiko efek kardiotoksik yang diinduksi digoksin. Dapat meningkatkan INR dan waktu protrombin warfarin. Dapat meningkatkan konsentrasi plasma metotreksat. Dapat menurunkan penyerapan itraconazole, ketoconazole, posaconazole, erlotinib. Dapat mengurangi efek terapi clopidogrel.
Detail Produk
Detail Produk
Indikasi Umum
Tukak lambung dan tukak duodenum (usus dua belas jari), penyakit refluks gastroesofageal (GERD) termasuk esofagitis erosif, pencegahan tukak lambung/duodenum akibat OAINS pada pasien berisiko tinggi, dispepsia, serta eradikasi Helicobacter pylori (dikombinasikan dengan antibiotik lain sesuai regimen dokter). Pada dosis lebih tinggi, digunakan untuk kondisi produksi asam lambung berlebih seperti sindrom Zollinger-Ellison.
Komposisi
Pantoprazole 40 mg.
Golongan Produk
Obat Keras (Merah)
Manufaktur
Generic Manufacturer
Kemasan
Dus, 1 Strip @ 10 Tablet Salut Enterik
No. Registrasi
BPOM: GKL1505051115B1* *) Obat ini merupakan obat Generik. Nomor Registrasi dapat berbeda sesuai dengan ketersediaan stock Apotek.
Nomor Sertifikasi Halal:
halalID00410000120550321
BPOM (https://cekbpom.pom.go.id/) MIMS INDONESIA (https://www.mims.com/indonesia/drug/info/pantoprazole) British National Formulary (BNF) 82, September 2021-March 2022. London: BMJ Group and Pharmaceutical Press; 2021. Monograf Pantoprazole, p.87-88. Drug Information Handbook (Lexi-Drugs Online), 17th Edition. Hudson (OH): Lexi-Comp Inc; 2009. Monograf Pantoprazole, p.5365-5371 (mengikuti penomoran halaman file yang tersedia; edisi ini adalah konversi digital dari database Lexi-Drugs Online). Preston CL (ed). Stockley's Drug Interactions Pocket Companion 2015. London/Chicago: Pharmaceutical Press; 2015. Clopidogrel + Proton pump inhibitors p.274; HIV-protease inhibitors + Proton pump inhibitors p.432; Methotrexate + Proton pump inhibitors p.497; Proton pump inhibitors + Warfarin and related oral anticoagulants p.561.Informasi ini bersifat referensial bagi tenaga kesehatan dan tidak menggantikan penilaian atau keputusan klinis

Diperbarui: 30 Sep 2026

related_medicine
Obat sejenis
Duphalac Sirup 200 ml

Duphalac Sirup 200 ml

Rp132.100 - Rp132.100

Polysilane Max Peppermint 4 Tablet Kunyah

Polysilane Max Peppermint 4 Tablet Kunyah

Rp8.900 - Rp8.900

Lansoprazole 30 mg 10 Kapsul

Lansoprazole 30 mg 10 Kapsul

Rp17.500 - Rp17.500

Omeprazole 20 mg 10 Kapsul

Omeprazole 20 mg 10 Kapsul

Rp8.300 - Rp8.300