
Perbandingan Manfaat Wegovy dan Mounjaro pada Osteoarthritis
Wegovy sudah memiliki bukti uji klinis plasebo-terkontrol yang membuktikan manfaatnya meredakan nyeri osteoarthritis lutut, sementara manfaat Mounjaro pada kondisi ini masih bersifat perkiraan sambil menunggu hasil uji klinis khususnya.

DAFTAR ISI
- Bukti Kuat dari Uji Klinis Semaglutide: STEP 9
- Bagaimana dengan Tirzepatide?
- Kenapa Prediksi Ini Masuk Akal, Tapi Belum Bisa Dipastikan?
- Kesimpulan
- Turunkan Berat Badan Sekaligus Jaga Fungsi Organ Tubuh dengan Halofit
Osteoarthritis lutut adalah salah satu komplikasi paling umum dari obesitas. Kelebihan berat badan meningkatkan beban mekanis pada sendi lutut sekaligus memicu peradangan tingkat rendah di seluruh tubuh, dua faktor yang mempercepat kerusakan tulang rawan.
Karena itu, wajar jika obat penurun berat badan seperti Wegovy (semaglutide) dan Mounjaro (tirzepatide) mulai diteliti sebagai terapi tambahan untuk osteoarthritis, bukan hanya untuk menurunkan berat badan.
Bukti Kuat dari Uji Klinis Semaglutide: STEP 9
Semaglutide adalah obat pertama dari kelompoknya yang diuji secara khusus dan ketat untuk osteoarthritis lutut melalui uji klinis STEP 9.
Uji klinis fase 3 ini bersifat acak, tersamar ganda (double-blind), dan terkontrol plasebo, melibatkan 407 orang dewasa dengan obesitas dan diagnosis osteoarthritis lutut sedang berdasarkan kriteria American College of Rheumatology, disertai skor nyeri WOMAC minimal 40 dari 100.
Hasilnya dipublikasikan di New England Journal of Medicine pada akhir 2024: semaglutidea 2,4 mg terbukti lebih unggul dibanding plasebo dalam menurunkan skor nyeri WOMAC, menurunkan berat badan, sekaligus memperbaiki fungsi fisik peserta selama 68 minggu pengamatan.
Karena desainnya yang tersamar ganda, hasil ini dianggap kuat karena mengesampingkan efek plasebo yang biasanya besar pada penilaian nyeri subjektif.
Temuan ini membuka potensi semaglutide membantu mengurangi ketergantungan pasien pada obat pereda nyeri seperti NSAID atau bahkan opioid.
Untuk info lebih lengkapnya, kamu juga bisa artikel ini: Wegovy Berpotensi Bantu Atasi Radang Sendi, Ini Faktanya.
Bagaimana dengan Tirzepatide?
Berbeda dengan semaglutide, tirzepatide hingga saat ini belum memiliki hasil uji klinis khusus osteoarthritis yang telah dipublikasikan.
Uji klinis yang dirancang untuk menjawab pertanyaan ini, bernama STOP KNEE-OA, memang sedang berjalan dan bertujuan menguji apakah tirzepatide lebih unggul dari plasebo dalam memperbaiki gejala osteoarthritis, menurunkan keinginan pasien menjalani operasi penggantian lutut, serta mengurangi penggunaan obat pereda nyeri dalam jangka panjang.
Namun, hasil dari uji ini belum tersedia untuk publik.
Sumber bukti yang ada saat ini untuk tirzepatide pada osteoarthritis justru berasal dari studi pemodelan atau simulasi ekonomi kesehatan, bukan hasil pengukuran nyeri secara langsung.
Salah satu studi mikrosimulasi menggunakan data peserta dari uji STEP 9 dan memproyeksikan hasil serupa untuk tirzepatide berdasarkan besarnya penurunan berat badan yang biasa dicapai obat ini pada uji klinis obesitas umum.
Studi ini menyimpulkan tirzepatide berpotensi lebih cost-effective dibanding semaglutide (peluang 64% dianggap efisien biaya dibanding 34% untuk semaglutide), dengan proyeksi kualitas hidup (QALY) yang sedikit lebih tinggi.
Kenapa Prediksi Ini Masuk Akal, Tapi Belum Bisa Dipastikan?
Dasar proyeksi ini bukan tanpa alasan ilmiah.
Sejumlah analisis gabungan sebelumnya menemukan hubungan dosis-respons yang cukup konsisten antara penurunan berat badan dan perbaikan gejala osteoarthritis lutut: setiap penurunan 1% berat badan dikaitkan dengan penurunan sekitar 2% pada skor nyeri, fungsi, dan kekakuan WOMAC
Karena tirzepatide secara umum menghasilkan penurunan berat badan yang lebih besar dibanding semaglutide pada berbagai uji klinis obesitas, secara teori manfaatnya terhadap nyeri osteoarthritis juga bisa lebih besar.
Namun, ini tetaplah sebuah proyeksi berbasis asumsi, bukan hasil pengukuran nyeri yang benar-benar diamati langsung pada pasien osteoarthritis yang memakai tirzepatide.
Ada kemungkinan mekanisme kerja ganda tirzepatide (GIP dan GLP-1) memberikan efek tambahan pada peradangan sendi yang tidak sepenuhnya bisa diprediksi hanya dari besarnya penurunan berat badan, atau sebaliknya, efeknya bisa jadi tidak sebesar yang diperkirakan. Kepastian ini baru bisa dijawab setelah hasil STOP KNEE-OA dipublikasikan.
Kesimpulan
Untuk saat ini, semaglutide (Wegovy) adalah satu-satunya di antara kedua obat ini yang memiliki bukti langsung dari uji klinis acak plasebo-terkontrol yang secara khusus membuktikan manfaatnya meredakan nyeri osteoarthritis lutut pada orang dengan obesitas.
Tirzepatide (Mounjaro) menunjukkan potensi manfaat yang menjanjikan berdasarkan hubungan penurunan berat badan dengan perbaikan gejala osteoarthritis, serta diperkirakan lebih efisien biaya dalam model simulasi ekonomi kesehatan, tetapi bukti klinis langsungnya masih ditunggu dari uji STOP KNEE-OA yang sedang berjalan.
Pasien dengan osteoarthritis dan obesitas sebaiknya mendiskusikan pilihan terapi ini bersama dokter, dengan mempertimbangkan bukti yang tersedia saat ini serta kondisi kesehatan masing-masing.
Turunkan Berat Badan Sekaligus Jaga Fungsi Organ Tubuh dengan Halofit
Sedang mencari cara menurunkan berat badan yang cepat, aman, tetap dalam pengawasan dokter? Halofit, layanan Klinik Obesitas Digital dari Halodoc, hadir dengan pendekatan klinis, nutrisi, dan gaya hidup yang disesuaikan dengan kondisi serta targetmu.
Didampingi dokter dan ahli gizi, program Halofit dirancang untuk membantu menurunkan berat badan 10–12 kg* dalam 60 hari secara sehat dan terukur.
Berikut dua pilihan program yang bisa kamu pilih:
1. Halofit Advanced – Rp750.000/bulan
Cocok untuk kamu yang ingin memulai perjalanan penurunan berat badan dengan pendampingan dokter dan ahli gizi selama 30 hari. Program ini mencakup meal plan personal dan obat pendamping penurun berat badan yang diresepkan dokter sesuai kebutuhanmu.
2. Halofit Transform – Mulai dari Rp3.300.000/bulan
Program premium untuk kamu yang membutuhkan pendekatan lebih intensif melalui terapi injeksi GLP-1. Terapi ini membantu mengontrol nafsu makan dan mendukung penurunan berat badan, dengan pemantauan dokter selama program.
Semua layanan tersedia melalui aplikasi Halodoc, mulai dari konsultasi, pemesanan paket, hingga pemantauan progres, tanpa perlu datang ke klinik.
Yuk, mulai perjalanan penurunan berat badan yang lebih terarah bersama Halofit!




